Jakarta Ooo Jakarta.... Macet bukan hal yang aneh, udah jadi salah satu trademark-nya bukan?? Pagi udah pasti macetnya, semua pendatang Jakarta berhamburan dari kediaman masing-masing demi mencari "Sebongkah Berlian". Juga yang masih menuntut ilmu; dianter sopir, bawa mobil sendiri, motor, berseragam abu2, biru, batik, kotak-kotak; gak kalah banyaknya.. Belom lagi Metro Mini, Bis ber-AC, Bis non-AC, Bis Feeder Busway... Semua berebutan menggunakan jalan yang sama yang kayaknya susah lagi untuk dilebarin.. Jam Pulang kantor gimana?? Samaaaaa, gak berkurang macetnya. apa lagi kalau lagi musim hujan.. waaahhhh bisa 2 - 4 jam sampe di rumah... What's a life...
Saya ada di salah satu bagian dari kehidupan itu... Rumah di pinggiran Jakarta, mencari "Segunung Berlian" ke beberapa tempat yang berbeda setiap hari. Nggak pake sopir; nyetir sendiri.. Mobilnya bukan yang Matic alias Manual... Gak kalah jago nyetirnya sama sopir Metro Mini..
Pagi ini kebetulan hujan merata.. dari rumah hingga kota Jakarta diguyur hujan yang lumayan... Udah pasti dong lebih macet dari biasanya... Hari ini tujuan saya adalah daerah Senayan.. Berangkat dari rumah dengan hati yang ikut menjadi dingin, menembus jalanan diiringi lagu yang bisa membuat semangat. Tidak ada hambatan yang berarti dari pintu gerbang perumahan, jalan propinsi, hingga masuk Tol.. ooo senangnya tidak perlu menginjak kopling dan rem.
Menjelang keluar tol, terlihat antrian mobil yang cukup panjang dengan 2 jalur kendaraan... Agak ragu saya memilih; ambil kiri atau kanan.. Kiri berarti ikut dalam antrian tersebut, kanan berarti tidak ada antrian, tetapi harus bayar tol lagi untuk jarak kurang dari 2 km. Saya putuskan ambil kanan; relakan deh Rp 7000,- bayar tol untuk 2 km jalan. Alhamdulillah tidak ada antrian hingga keluar tol berikutnya.. Gak rugi deh bayar... Semakin semangat saya menyetir mobil dan ikut bernyanyi..
Lampu merah terlihat kurang lebih 200 meter di depan, saya harus belok kiri... begitu belok kiri... Hup!! Mobil harus berhenti; ternyata padat!! Mobil maju perlahan dan hanya beberapa meter, kemudian berhenti lagi. Beberapa saat kemudian, jalan lagi.... hup!! berhenti lagi.. Begitu seterusnya sampai kurang lebih 3 km yang memakan waktu kurang lebih 45 menit... Terpaksa kaki kiri saya berkali-kali menginjak kopling, kaki kanan berkali-kali menginjak rem bergantian dengan gas... Oow.. kasiannya ini kaki...
Saya jadi inget pada saat berlatih di Fitness Center... Pada saat bolak balik menginjak kopling, kaki saya berlatih otot apa ya??? Sepertinya otot yang di pergelangan kaki, betis, dan paha bagian depan... Berapa repetisi ya tadi?? Lebih dari 30 kali repetisi kayanya... Berapa set ya?? Hahaha... Terus peregangannya gimana?? Kata Personal Trainer; kaki yang berlatih diangkat dan diluruskan ke kursi dengan posisi kita tetap berdiri, kemudian tangan memegang ujung jari-jari dan ditarik ke arah badan. Kemudian, dengan posisi berdiri, kaki dilipat ke arah belakang untuk peregangan di bagian paha depan... Waduh... tapi yang berlatih cuman kaki kiri yaaa... gimana nih yang kanan? Gerakkan kaki kanan seolah-olah sedang nyetir dan macet di jalan... Bener gak siiihhh??? Hihi.. ntar tanya lagi deh...
Dalam setiap kesempatan; meskipun keadaan kurang menyenangkan... selalu ada sisi positifnya.. kalaudicari.com
Selamat mencoba mencari sisi positif dari keadaan kurang menyenangkan...
Sabtu, 20 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar