Kayaknya udah sering banget deh saya melakukan Treadmill.. Dari awal saya menjalankan Project ini, setiap latihan diawali dengan Treadmill. Di awal Project malahan diawali dan diakhiri dengan Treadmill.
Treadmill merupakan latihan yang sifatnya aerobik, bermanfaat untuk fat burning / pembakaran lemak dan bisa juga untuk latihan cardio atau melatih kekuatan otot jantung. Sebetulnya untuk latihan yang sifatnya Aerobik, tidak hanya dengan melakukan Treadmill saja; bisa dengan berenang, jogging, basket, cross trainer, sepeda static/RPM dan masih banyak lagi. Tapi banyak orang memilih melakukan dengan cara Treadmill. Dengan melakukan treadmill, hambatan-hambatan yang terjadi seperti pada saat jogging atau jalan di udara bebas seperti terpaan angin, bisa dikurangi. Demikian halnya dengan saya.. Selama saya berlatih di Project ini, Treadmill adalah pilihan latihan Aerobik saya, belum tergantikan oleh latihan yang lainnya.
Rasa-rasanya sih saya sudah melakukan dengan benar pada saat melakukan Treadmill. Pertama, pilih jenis latihan Treadmill yang akan dilakukan; Fat burning atau Cardio atau Manual. Dari awal saya berlatih, Personal Trainer selalu memilih Manual. Dengan pilihan manual, berati kecepatan dan kemiringan alat kita yang menentukan.. e salah.. Personal Trainer yang menentukan, walaupun Personal Trainer akan melihat sejauh mana kemampuan kita. Langkah berikutnya, masukkan berat badan dan usia kita. Kemudian masukkan kecepatan dan kemiringan alat yang diinginkan. Mulai deh kita Treadmill... Gampang kan... Pada mesin Treadmill yang saya gunakan, kita bisa melihat berapa kalori yang dibakar setiap saat hingga selesai berlatih. Rasanya senang sekali, kalau angka yang tertera di mesin tersebut tinggi, seakan-akan makanan yang kita makan luruh tidak menjadi lemak yang tertimbun di dalam tubuh. Kita juga bisa melihat berapa heart rate kita pada saat Treadmill dengan meletakkan tangan di handle yang tersedia yang terdapat sensornya.
Personal Trainer saya yang baru, mendampingi saya di Treadmill pertama berlatih dengannya... Hahaha.. udah lama tuh nggak didampingi pada saat Treadmill. Saya kan member yang mandiri, bisa melakukan sendiri tanpa pengawasan.. sok tau banget ya gue... Tapi, koq Treadmill nya lain yaaa ama kemaren-kemaren.. Lainnya; pada saat saya Treadmill, Personal Trainer cerewet banget dengan kata-kata "Jangan Pegangan". Iiiihhh kenapa sih nggak boleh pegangan, kan udah disediain pegangannya. Setiap tangan saya menyentuh handle mesin, beberapa detik kemudian keluarlah kata-kata itu "Jangan Pegangan". Terasa lebih berat memang kalau kita tidak memegang handle, makanya beberapa kali saya berpegangan karena merasa tidak kuat. Padahal, kecepatan dan kemiringan mesin diset lebih rendah dari biasanya.
Di latihan ke 2, Mesin Treadmill diset dengan waktu 30 menit.... hehe.. kecepetan dateng ni latihan sampai diset 30 menit. Di menit pertama sih belum berat, kecepatan dan kemiringan masih rendah meskipun tetap "Jangan Pegangan". Berikutnya hampir setiap 2-3 menit, kecepatan dan kemiringan ditambah. Waaaahhhh koq lama-lama cape banget yaaa. Beberapa kali tangan saya menyentuh handle, gak lebih dari 5 detik kata-kata "Jangan Pegangan" terdengar. Beberapa kali, tangan saya dipukul; pelan tapinya, karena kelamaan pegangan. Galak banget siy... kan capek dan mau jatoh. Di menit ke 25, saya gak tahan.. saya tekan tombol "Pause".. hahaha... Kirain mau kasian ni PT sama gw.... eee nggak loh.... suruh terusin tuh 5 menit lagi... Dan tetep dong... "Jangan Pegangan"
Pernah nih... saya sedang Treadmill sendiri tidak didampingi.. Wah enak nih bisa pegangan lebih lama... hahaha.. tetep aja ya kalo nggak diawasin sih pengen melanggar aturan. BlackBerry kedip2 nih di depan, berarti ada BBM... Buka ahh... siapa tau penting.. Tau gak sih siapa yang kirim??? Tulisannya "Jangan Pegangan". Liat aja lagi gw pegangan.... Dasaaaarrr suka ngintip... hihi..
Segitu pentingnya "Jangan Pegangan" pada saat Treadmill, sampai bolak balik diingatkan. Kenapa sih?? Ini jawabannya ; Lakukan Treadmill, seperti kalau kita berjalan atau jogging atau lari tidak menggunakan alat, jadi harus seperti keadaan sebenarnya. Tangan bebas tidak memegang apa-apa, perut ditarik ke dalam, buka dadanya, pandangan lurus ke depan, mulai deh. Kalau Treadmill dengan tangan memegang handle terasa lebih ringan, sehingga kalori yang terbakar tidak maksimal. Lalu apa maksudnya kalori terbakar yang tertera di mesin? Itu adalah keadaan ideal dan merupakan hitungan matematis dari input yang kita masukkan ke mesin di awal sebelum Treadmill; berat badan, usia, kecepatan, dan kemiringan. Jadi kalau kita berpegangan pada saat Treadmill, menjadi tidak ideal karena terasa lebih ringan dan jangan bahagia dengan kalori terbakar yang tertera di mesin, itu bukan kalori terbakar yang sebenarnya..
Yaaaahhhh, koq baru tau sih??? Better late than never deh... Meskipun berasa late banget.
Nggak percaya dengan omongan Personal Trainer, saya cari informasi di Google mengenai "Jangan Pegangan". Gak ada sih yang secara detil menjelaskan, tapi kalau saya lihat foto-foto mengenai Treadmill memang gak ada juga yang pegangan. Jadi, kesimpulan saya memang gak usah nanya lagi kenapa gak boleh pegangan, itu adalah sudah aturannya kalau ingin pembakaran kalori maksimal.
Jadi.... "Jangan Pegangan" yaaaaa.... Lakukan Treadmill dengan benar untuk hasil yang maksimal..
Kamis, 04 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Treadmill bagi saya hanya untuk pemanaskan badan sebelum workout dengan PT. It's too boring for me. I prefer RPM or yoga.
BalasHapusJane, memang boring kalau kecepatan dan incline nya sama terus... Coba deh dirubah-rubah... sebentar jalan, trus jalan cepat, jogging, balik lagi jalan... Tapi it's okay RPM juga, karena itu pun termasuk kategori aerobik..
BalasHapus