Begin with the end in mind... saya baca tulisan itu dari buku 7 habits of highly effective people... Maksud dari statement itu adalah Mulailah sesuatu dengan hasil akhir sebagai acuan.
Empat bulan sudah saya menjalankan Project ini, mengalami semangat sekali, semangat, dan drop semangatnya... Program saya masih tersisa 1,5 bulan lagi. Sebetulnya secara angka2 Goal Fitness saya sudah tercapai; Berat badan sudah turun 11 kg, Kadar lemak tubuh sudah average, Body age sudah lebih muda 10 tahun dari sebelum menjalankan project. Apalagi yang bisa memotivasi saya... Apalagi my Personal Trainer baru saya kenal.
Pada saat saya memutuskan mengganti Personal Trainer, Manager di Club saya bergabung menyerahkan sepenuhnya kepada saya siapa yang akan menjadi pengganti Personal Trainer berikutnya.. hihi.. sering banget ya ganti Personal Trainer; ini ke dua kalinya saya ganti Personal Trainer. Sebetulnya semua Personal Trainer mendapatkan ilmu yang sama sebelum mereka menjadi Personal Trainer, yang membedakan adalah bagaimana mereka menggunakan ilmunya dan soft skill yang mereka punya, dan hal tersebut penting untuk diketahui oleh trainee-nya. Salah satu yang diperkenalkan kepada saya adalah Personal Trainer yang baru pindah dari Club lain. Konon menurut Manager Club dan orang-orang lain di Club, Personal Trainer yang ini berkualitas, levelnya lebih tinggi dari yang lain. Tapi menurut teman saya tampangnya koq agak serem yaaaa.. kayaknya galak banget deh.. Agak ragu saya..
Apa yang bisa memotivasi saya? Saya hampir saja memutuskan untuk tidak melanjutkan Project ini. Tapi sayang juga yaaa sesi yang tersisa, saya sudah bayar mahal untuk itu. Akhirnya saya putuskan menerima tawaran Manager Club menggunakan jasa Personal Trainer yang menurut teman saya orangnya serius, tampangnya serem dan berkesan galak. Mungkin dia bisa memberikan tantangan buat saya.
My new Personal Trainer menghubungi saya beberapa jam sebelum berlatih, saya meminta waktu untuk ngobrol-ngobrol terlebih dahulu. Saya ingin mengetahui apa yang bisa saya dapat dari sesi tersisa ini. Saya juga ingin my new Personal Trainer tahu dimana posisi saya sekarang dalam hal level fitness saya dan situasi yang sedang low motivation. Buat saya ini penting untuk diketahui kedua belah pihak, terlebih buat saya yang sedang low motivation. Saya sedang mencari, apa yang bisa membuat semangat saya timbul kembali. Semangat perlu dicari, jangan berharap akan datang dengan sendirinya. Kita yang memutuskan untuk bersemangat atau tidak; bukan orang lain, bukan lingkungan, bukan situasi.
Setelah berbincang-bincang, dilakukan pengecekan "vital sign" tubuh dan pengukuran bagian-bagian tubuh spt lingkar lengan, leher, perut, dll. Dari hasil pengecekan; secara umum "vital sign" tubuh menunjukaan perbaikan dibandingkan sebelum Project. Ya iya laaahhh... masa gak ada perbaikan... bisa komplain saya kalau gak ada perbaikan yang significant. Ini hasilnya :
1. Berat Badan turun 11 kg; dari 65 kg menjadi 54 kg
2. Kadar lemak turun 7%; dari 35% menjadi 28%
3. Usia Tubuh turun 10 tahun dibandingkan sebelumnya.
Tapi kalau dilihat lebih detil, di bagian-bagian tertentu tubuh, kedar lemaknya masih tinggi. Seperti di lengan, perut, dan paha, secara fisik keliatan juga sih kalau masih agak banyak timbunan lemak di bagian tersebut.
Dari hasil pengecekan tersebut, diputuskan bahwa Goal Fitness selanjutnya adalah menurunkan kadar lemak di bagian-bagian tertentu, pengencangan tubuh, dan melatih fleksibilitas tubuh.
Namanya juga Personal Trainer baru, dia perlu waktu untuk melihat sampai dimana kemampuan saya. Setelah berlatih di hari pertama dengan Personal Trainer baru, ternyata masih banyak yang perlu saya perbaiki. Pada saat berlatih Cardio, terlihat sekali kalau otot jantung dan paru-paru saya belum kuat. Saya terlihat berat melakukan treadmill dengan kriteria yang ditentukan-nya (beda soalnya treadmillnya sama PT lama) dan terlihat sangat lelah hampir tidak kuat. Menurutnya, Latihan Cardio sangat penting, karena itu adalah pondasi. Percuma kalau bentuk badannya bagus tetapi Otot Jantung dan Paru-parunya tidak kuat. Iya juga sih... secara itu organ tubuh yang membuat kita hidup bukan???
Pada saat angkat beban, terlihat Core Muscle atau otot inti saya juga belum kuat..., yeaaaahhhhh..... kemana aja ya kemarin latihannya?? koq belum kuat siiihhhh.... Apa standard PT baru ini terlalu tinggi kali... hihihi... alasannnn. Perasaan kemarin oke-oke aja tuh.. koq jadi kurang oke... Kalau Core Muscle belum baik, berarti penurunan Berat Badan saya lebih banyak karena pengaturan pola makan bukan karena otot yang terbentuk. Hahay.... agak sedih dengernya... Tapi gak usah balik ke belakang deh... Let's move on!!
Ini kesimpulan, dimana saya berada pada saat itu :
1. Berat badan sudah cukup
2. Secara fisik, terlihat tubuh saya belum kencang
3. Power/tenaga masih kurang karena otot yang terbentuk belum baik
4. Kemampuan Cardio saya masih 65%, masih terlihat lelah pada saat berlatih cardio
Waaaahhh saya tidak boleh menyia-nyiakan waktu yang tersisa untuk memperbaiki hal-hal tersebut. Saya kembali bersemangat!! Saya akan fokus di hasil akhir yang akan dicapai... Begin with the end in mind...
Kita lihat 1 bulan ke depan yaaaa....
Jumat, 26 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar