Sabtu, 30 Januari 2010

What are you doing??

Pada saat saya berolah raga dengan My Personal Trainer, ada 4 bagian penting yang dilakukan setiap kali saya berlatih.  Empat bagian penting itu adalah Pemanasan, Aerobik, Latihan Beban dan Peregangan.

Pemanasan dilakukan di lima menit pertama pada saat saya melakukan Treadmill atau hingga keringat pertama keluar dari tubuh kita.  Pada saat treadmill, yang dilakukan pertama kali adalah memilih menu apakah kita akan melakukan latihan secara manual, untuk cardio, atau untuk fat burner.  Saya pilih treadmill dengan cara manual, sehingga treadmill akan dilakukan dengan kecepatan dan incline yang diatur oleh kita.  Kemudian mesin akan meminta kita untuk mengisi umur, berat badan, incline, kecepatan, dan waktu yang diinginkan.  Di awal melakukan treadmill untuk pemanasan, biasanya saya set di incline 10 dan speed 4,5 dan waktu 15 menit.  Yang dimaksud incline 10 adalah alat diset dengan kemiringan 10 derajat, jadi seolah-olah kita sedang berjalan menanjak dengan kemiringan 10 derajat, speed 4,5  maksudnya kecepatan gerakan 4,5 km/jam.  Tentunya setting ini berlainan untuk setiap orang, tergantung dari level fitness dan stamina seseorang.  Biasanya Personal Trainer akan melihat kemampuan kita untuk menetapkan setting ini. 

Fungsi dari pemanasan adalah mempersiapkan tubuh untuk bekerja, dari keadaan  tidak beraktivitas menjadi beraktivitas.  Yang saya rasakan sesaat setelah melakukan pemanasan, jantung berdetak lebih cepat yang berarti aliran darah bergerak lebih cepat, napas sedikit terengah-engah dan pastinya berkeringat.

Setelah 3-5 menit, incline saya naikkan menjadi 15 dan speed dinaikkan menjadi 5,5.  Tahap ini sudah dinamakan Aerobik atau latihan cardiovaskuler.  Latihan cardiovaskuler adalah latihan yang melibatkan sekelompok otot jantung dan menggunakan banyak oksigen.  Gerakan dari latihan ini berulang-ulang, kontinyu, dan berirama, seperti treadmill yang selalu saya lakukan.  Pada saat treadmill ini, kita juga bisa melihat heart rate  atau detak jantung per menit kita.  Untuk latihan Cardio, heart rate yang terjadi seharusnya berkisar di 80%-90% dari maksimal detak jantung.  Rumusaan maksimal detak jantung adalah 220-usia (untuk pria), dan 210-usia (untuk wanita). Pada alat treadmill yang canggih, kita dapat melihat heart rate yang terjadi dengan cara meletakan tangan kita di sensor alat tersebut dan untuk mendapatkan heart rate yang diinginkan, kita dapat mengubah incline atau speed dari alat tersebut. Sebetulnya banyak jenis lain yang termasuk latihan cardiovaskuler; seperti cross trainer, sepeda statis, stair climber. 

Sumber energi yang digunakan untuk latihan ini adalah lemak dengan syarat latihan ini dilakukan pada saat cadangan gula dalam darah rendah; umumnya kalau kita berlatih pagi hari sebelum sarapan dan sesudah latihan beban.  Syarat lainnya; detak jantung per menit mencapai zona pembakaran; 60%-80% dari maksimal detak jantung.

Banyak manfaat dari latihan cardiovaskuler ini; mengurangi kadar lemak hdl dan meningkatkan lemak ldl sehingga dapat menurunkan kadar kolestrol di dalam tubuh, meningkatkan kekuatan otot jantung, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Setelah latihan cardiovaskuler, saya bersama Personal Trainer melakukan latihan beban atau resistance training selama kurang lebih 45 menit.  Latihan Beban adalah latihan yang mengacu kepada beban untuk menkontraksi kekuatan otot sehingga massa otot meningkat. Tenang aja para wanita..., Latihan ini tidak akan membuat badan kita berotot seperti Ade Rai, tapi akan membuat badan kita berbentuk sesuai dengan yang diinginkan; tinggal pilih mau seperti siapa bentuk badan yang diinginkan; seperti Angelina Jolie? Bisa... Seperti Julia Perez? Bisa... Atau seperti Luna Maya?? Bisa juga...  Para Personal Trainer pada pinter koq...

Peningkatan massa otot ini memberikan banyak manfaat; membantu mencegah osteoporosis dan sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes.  Bayangkan kalau kita menderita penyakit osteoporosis di saat tua nanti, aduuhh pasti sakit banget tulang-tulangnya.  Atau menderita diabetes yang merupakan "ibu" nya penyakit.  Orang yang sudah menderita diabetes, seringkali mempunyai penyakit degeneratif yang lain.  Manfaat penting lain adalah untuk membentuk tubuh supaya ideal.... waaaahhh kayaknya kalau secara visual ini yang paling penting, betul gak?????  Jadi latihan bebanlah.. Udah pasti gak ada ruginya.

Otot apa saja sih yang dilatih pada saat Latihan Beban? Yang dilatih adalah Otot Rangka yang umumnya terbagi menjadi Otot Bahu, Dada, Perut, Lengan, Punggung,  Paha dan Betis Belakang, Paha Depan.

Di awal sesi latihan, my Personal Trainer  melakukan Total Body Conditioning, yang berarti semua jenis otot dilatih.  Dalam 1 kali sesi latihan, biasanya 3-4 otot dilatih.  Karena badan saya awalnya besar di semua bagian, tentunya mudah saja menentukan otot mana dulu yang akan dilatih.  Paha, perut, dan tangan sepertinya menjadi perhatian utama my Personal Trainer pada awalnya. 

Nah ini, latihan-latihan yang bisa dilakukan untuk masing-masing otot...
Latihan untuk melatih otot Paha : Squats Leg Press, Dumble Lunges, Leg Extension
Latihan untuk meatih otot Perut : Hanging Leg Raises, Crunches, Sit Up
Latihan untuk melatih otot Tangan :  (Biceps) Preacher Curl, One Arm Cable Curl, Concentration  Curl ; (Triceps) Close Grip Banch Press, Triceps Pushdown, Triceps Kickback
Latihan untuk melatih otot Bahu : Dumbell/Barbell Press, Side Lateral Raise, Barbel Shrug
Latihan untuk melatih otot Dada : Pec Dec, Incline Press (Dumble), Dumbell Pullover
Latihan untuk melatih otot Punggung : Pulldown, Bent Over Row, Deadlift, Hyperextension, One Arm Dumbell Row
Foto-fotonya menyusul yaaa....

Pada saat latihan beban, ada istilah yang namanya repetisi atau pengulangan, itu berarti dari masing-masing gerakan perlu dilakukan beberapa kali pengulangan.  Ada juga istilah set yang berarti setiap gerakan dengan masing-masing repetisinya dilakukan beberapa kali.  Kata-kata yang saya sering dengar dari My Personal Trainer : "Ya 15 kali repetisi, 3 set ya.. mulai : satu, dua, tiga, empat....." dan seterusnya.  Itu diwaktu awal-awal latihan.  Lama-lama 20 kali repetisi, 3 set; 25 kali repetisi 3 set,  hehe... nggak ada matinya tuh Personal Trainer.. Setiap set gerakan kita beristirahat sebentar antara 30 detik - 2 menit tergantung otot yang dilatih dan intensitas latihan.  Pada saat istirahat ini, sebaiknya kita melakukan peregangan otot yang baru saja dilatih, semakin tinggi intensitas latihan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk istirahat atau melakukan peregangan. 

Setelah beberapa kali latihan; hasil sudah kelihatan; dilihat dari berat badan yang sudah dicapai, fat persen tubuh, massa otot yang sudah terbentuk, metode latihan dirubah.  Di satu kali pertemuan, dilatih hanya 1 bagian otot saja; misalnya hari Selasa latihan tangan Bicep dan Tricep, hari Jumat kaki paha depan, belakang, dan betis dan seterusnya.  Trainer juga menawarkan ke kita, bagian mana lagi yang masih dirasa kurang dan ingin dibentuk lebih bagus.  Bener kan bisa bikin badan kaya siapa aja.... ya disinilah waktunya kita bereksperimen dengan cara yang alami.

Penting bagi pemula untuk melakukan gerakan dengan benar, that's what Personal Trainer are for.. memastikan latihan berjalan dengan benar.  Tidak perlu beban yang terlalu berat, yang penting melakukan latihan dengan gerakan yang benar.  Ini sangat penting untuk menguasai teknik berlatih, sehingga untuk jangka panjang jika beban sudah mulai berat akan mengurangi resiko cedera otot.

Di akhir sesi latihan, kurang lebih 10 menit terakhir, dilakukan Peregangan untuk semua otot.  Dari semua latihan pada setiap sesi latihan, bagian inilah yang paling enak.. hahaha.. Dengan posisi laying down, badan rileks, otot2 yang baru saja dilatih diregang, maunya sih lama waktunya... tapi Trainernya gak mau kali... hehehe. 

Saya berlatih 3 kali seminggu, itu frekuensi latihan minimal yang diperlukan.  Kalau sedang rajin, saya tambah 1 kali per minggu berlatih sendiri tidak dengan Personal Trainer; kadang saya hanya treadmill selama 1 jam, atau ikut kelas2 yang tersedia seperti RPM (sepeda static) class, Body Pump Class, Yoga, dll. 

Untuk mengatasi kejenuhan yang kadang-kadang melanda, lakukan variasi-variasi latihan, ngobrol dengan teman-teman berlatih, ikut class-class yang menyenangkan, atau istirahat sejenak.. jangan kelamaan istirahatnya.

Kalau kita ingat hasil yang akan didapat dengan apa yang kita lakukan, pasti kita akan berusaha untuk melakukannya, kita akan berusaha membuat senang apa yang kita lakukan, cari cara supaya kita senang dan nyaman dalam berlatih.

Okay.. selamat mencoba...

Minggu, 17 Januari 2010

Clear up the bigger size...

Nothing tastes as good as skinny feels.. bener deh.. Tangan menjadi kecil dan keras berotot; tapi gak seperti laki lho tangannya.. tetep mulus.. hihi.., kaki dan paha langsing, tidak ada jendolan di punggung, perut lurus gak ndut lagi, muka sedikit tirus gak bulet lagi... I am happy!!

Problem baru timbul, tapi............ GOOD problem..; baju2, celana panjang, pakaian dalam semua menjadi kebesaran.. Waduh.. saya belum mempersiapkan hal ini.  Belum ada kesempatan untuk membeli baju baru, belum disiapin juga sih budgetnya... hehehe.. tapi sepertinya ini emergency case.. jadi gak apa-apa pakai pos yang lain untuk sedikit-sedikit beli baju.

Sebetulnya saya sudah berniat membeli baju sejak berat badan turun 6 kg, tapi My Personal Trainer bilang jangan dulu.. karena masih akan menjadi lebih kecil lagi badan saya.. Jadi gimana dong?? Setiap malam saya berpikir baju mana yang akan saya pakai besok.  Ribet juga ya... karena kebanyakan baju saya gombrong-gombrong, kan gak lucu kalo dipakai... keliatan banget kegedeannya.

Akhirnya saya gak tahan juga untuk membeli celana panjang dan baju baru setelah berat badan saya turun 8 kg... Wow... celananya sekarang pakai no 10, tadinya 14 lho... Bajunya gimana? Sebetulnya bisa pakai no 10 juga, tapi too sexy ah... pakai no 12 aja, sebelumnya no 14.  Termasuk pakaian dalamnya lho yang perlu dibeli.. hehe..  Saya beli beberapa baju untuk kerja yang paling penting dan pakaian dalam yang juga penting..

Saya amat-amati lemari baju saya, penuh juga nih lemari.. Beberapa baju yang terlipat dan tergantung masih pengen saya pakai sebetulnya; batik yang coklat itu baru 2 kali saya pakai, yang biru baru 1 x saya pakai.  Pfff sayang juga kalau gak dipakai lagi.  Hmmmm, saya ada ide; saya telpon penjahit pakaian langganan saya:  "Bu, bisa kecil2in baju gak?"  Jawaban penjahit: "bisa bu, bawa aja kesini semua."   Alhamdulillah... lumayan bisa lebih berhemat; kalau harus beli baru sejumlah yang saya punya sekarang lumayan juga biayanya.. Bisa buat bayar Personal Trainer tuh... hahaha...

Minggu pagi, hari yang saya pilih untuk memilih pakaian yang masih mau dipakai dan akan dibawa ke tukang jahit, sekaligus membersihkan lemari dari pakaian-pakaian yang kegedean dan tidak ingin saya pakai lagi.
Dibantu oleh mbak yang tentunya akan mendapat bagian pakaian yang saya singkirkan dari lemari, saya bongkar lemari pakaian saya... Hwa??? banyak banget ya... kayaknya gak perlu sebanyak ini deh.. Itulah wanita, kebanyakan gaya... hahaha..

Pilih.. pilih.. pilih... Ini hasilnya; dua kantong plastik besar untuk pakaian yang masih mau saya pakai dan akan dibawa ke penjahit, dua kantong untuk pakaian yang akan dihibahkan ke mbak-mbak yang dengan setia membantu pekerjaanku di rumah.  Bergegas saya pergi ke penjahit langganan, dan diukur ulang badan saya.. Hwalah emang berkurang banyak nih ukuran-ukuran badan, terutama lingkar pinggang dan pinggul.  Seminggu ya bu kecilin baju-baju ini, udah bingung nih..

Alhamdulillaah.. selain kesehatan yang membaik mudah2an, penampilan yang lebih menarik, "project" saya ini juga berbagi rezeki untuk mbak-mbak di rumah dan untuk penjahit langgananku..

By the way... "project" saya belum selesai lho... apakah saya akan mengecil lagi?? Let we see..

Rabu, 13 Januari 2010

Pesta Perkawinan

Tuntas sudah kewajiban orang tuaku mengantarkan putri-putri nya ke jenjang pernikahan.  Ya, adik bungsuku akan menikah.  Berbagai persiapan kita lakukan; acara, makanan, pakaian, penginapan untuk keluarga dari luar kota, dan masih banyak lagi hal lainnya.  Sebagai anak paling tua, saya membantu orang tuaku mencari catering untuk acara di rumah.

Ada 4 acara penting yang dilakukan; pengajian, siraman, midodareni, dan resepsi yang akan dilakukan mulai hari Jumat hingga hari Minggu.  Di masing-masing acara tersebut tentunya banyak makanan dong.  Seperti biasa, saya menceritakan hal ini ke My Personal Trainer, untuk minta izin makan lebih banyak... hahaha.. program belum selesai, target belum tercapai.  Izin diberikan hanya untuk 1 hari acara, bagaimana saya menyiasati hal ini??

Acara pertama adalah pengajian yang diselenggarakan di rumah pada hari Jumat pagi; menu untuk acara ini: gule kambing, sate kambing, sop ayam, cah jangung muda + sosis, ayam bumbu kecap, kerupuk udang, acar, dan dessertnya adalah pudding coklat.  Ini yang saya lakukan pada hari itu : pagi; sarapan roti gandum seperti biasa, makan siang; 1 sendok sayur gule tanpa kuah, 4 tusuk sate dengan bumbu kecap, dan cah jagung muda tanpa sosis, ditambah sedikit sop.  Banyak ya... gak pake nasi soalnya, lupa gak bawa nasi merah.  Untuk mengganti kalori makanan yang masuk, saya sempatkan untuk tetap berlatih dengan My Personal Trainer di waktu malam hari.

Acara hari ke 2 : siraman dan midodareni yang dimulai dari jam 12 siang hingga jam 22 malam.  Menu makanan hari itu : Sate, cendol, nasi bogana komplit, siomay + tahu, mie kocok, buah2-an.   Keinginan hati sih makan nasi bogana komplit dan mie kocok.. hehe.. tapi itu santen semua yang ada di nasi bogana, trus mie nya gimana... Pikir.... Pikir...Pikir... Pilih mana ya? Kenikmatan sesaat di mulut atau kenikmatan di badan .... Hahaha... berat amat ya kayak gini aja???  Akhirnya ini yang saya putuskan : Saya makan dulu roti gandum supaya kenyang... terus, saya makan tahu dan telur (putihnya saja) dengan kecap tanpa bumbu kacang, kemudian banyak2 makan buah... dan mengicip 2 sendok mie kocok punya saudara.  Ternyata tidak menderita, biasa aja...

Acara hari ke 3 : Akad nikah dan resepsi pernikahan.  Menu makanan hari itu : Soto Sokaraja untuk akad nikah dan banyak jenis makanan untuk resepsi.  Acara dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 1 siang dan  untuk keperluan make up dan berpakaian, saya sudah tiba di tempat jam 5 pagi di gedung.  Saya membawa persiapan roti gandum dalam tas saya.. in case diperlukan.  Saya tidak makan sotonya waktu sarapan, saya makan perbekalan saya roti gandum dilapisi selai kacang.. hm... yummie juga kalau lagi lapar sih..  Pada saat resepsi, saya mengitari area makanan untuk melihat apa yang enak dan memungkinkan saya makan.  Ini pilihan saya; dimsum 3 potong kecil, sayur-sayuran + kentang rebus yang disiram daging sapi dengan kuah semur, buah-buahan tentunya.  E.. di pojokan sana ada jamu tradisional, pasti sehat kan?? Saya minum jamu beras kencur dan jamu kunyit asam.. segarr rasanya...Gak usah keliling-keliling makanan ah... ntar kepengen nyomot.  Mendingan waktunya dipergunakan untuk ngobrol dengan tamu2... Saya kan termasuk tuan rumah, jadi harus menyambut tamu-tamu yang datang.  Siasat ini cukup berhasil, kalau agak lapar... saya berjalan ke lokasi buah-buahan.

Di waktu-waktu makan pada saat tidak ada acara, saya makan seperti biasa; pagi hari makan roti gandum atau oatmeal, malam hari makan sayur dan lauk pauk.

Alhamdulillah acara berjalan lancar, rasa-rasanya program saya tetap berjalan.. ya salah-salah dikit gak apa-apalah.. namanya juga kejadian yang tidak biasa.  Besok bisa diperbaiki dengan makan yang benar, oalah raga yang teratur, dan istirahat yang cukup.

Jumat, 08 Januari 2010

Enjoy my Skinny feels..

Menjadi kurus ternyata luar biasa rasanya; hati berbunga-bunga, tersenyum-senyum malu jika ada yang memuji, memandang cermin lebih lama... hm.... seperti orang yang sedang jatuh cinta... Orang lain begitu gak ya??? Tapi itulah yang saya rasakan.. Perasaan itu timbul setelah berat badan turun 8 kg dengan ukuran2 badan yang mengecil.  Saya bisa menggunakan baju dengan ukuran S/M.. biasanya kan L/XL, ukuran celana turun 2 nomor.

Saya mempunyai baju warna peach tua, berbahan kaos.. Baju itu sudah lama tidak saya pakai, karena yaitu.. merasa tidak enak dilihat jika dipakai.  Menonjol sana-sini, terlihat berlipat-lipat di bagian punggung, bikin gak percaya diri kalau saya menggunakannya.

Kemarin saya keluarkan baju itu dari lemari, saya amat-amati baju itu.  Bisa saya pakai lagi gak ya baju ini? Selesai mandi, dengan hati sedikit berdebar saya pakai baju itu... Wow.. beda lho!!  Bagian tangan terlihat kecil dan kencang, tidak ada lipatan-lipatan baju di bagian punggung, bagian perut lurus tidak ada yang menonjol, bagian pinggul juga mengecil, menurut tukang jahit berbeda 10 cm dari sebelumnya.  Terus ke bagian kaki terutama daerah paha yang juga terlihat langsing, beda banget!!  Saya bercermin untuk bermake up; terlihat wajah saya sedikit tirus gak bulet lagi.  Saya dekatkan muka saya ke cermin, bintik-bintik hitam agak berkurang, muka terlihat lebih segar.  Ternyata kebiasaan berolah raga pun membuat kualitas kulit berubah menjadi lebih muda. Secara ilmiah saya tidak mengerti bagaimana bisa terjadi, nanti dicari tau di internet ya... Saya teringat cincin saya yang sudah lama tidak dipakai karena kekecilan, saya ambil cincin itu dari kotaknya dan saya coba.. Subhanallah.. cincin itu bisa saya pakai sekarang...

Saya berlama-lama memandang diri saya di cermin, memang terlihat sangat berbeda.  I love my body... I am look younger.. Perempuan mana sih yang gak senang kalau terlihat lebih muda.. apalagi di usia seperti saya sekarang ini.

Energi saya pun meningkat, gimana gak meningkat kalau setiap kali saya berlatih angkat beban selalu ditingkatkan berat beban dan repetisi latihannya dari waktu ke waktu.  Tadinya saya hanya kuat menahan badan saya dengan posisi push up selama 15 detik, sekarang sudah bisa 45 detik;  tadinya kaki hanya bisa mendorong beban seberat 15 kg, sekarang sudah 45 kg; tangan hanya bisa menarik beban 5 kg, sekarang 20 kg.  Pengaruh kekuatan ini membuat saya tidak mudah lelah dan lebih berenergi.  Kalau saya sedang menyetir dan jalanan macet, kaki tidak terasa pegal meskipun harus injak kopling terus menerus.  Saya bisa berjalan lebih cepat dan lebih lama tanpa sesak napas dan badanpun terasa lebih ringan.

Perasaan luar biasa pun hinggap di hati saya, saya menjadi lebih senang, mudah tersenyum; apalagi kalau dipuji.. hihi narsis ya..., bersemangat.  Yang saya tahu perasaan kita bisa menular ke orang-orang sekitar.  Apalagi dengan berbagai peran yang saya mainkan.  Sebagai seorang ibu, perasaan senang dan bersemangat akan menular ke anak, suami, dan orang-orang di rumah.  Kalau ibunya BT... semua ikut BT kan?? Sebagai pekerja yang memiliki anak buah, semangat saya, senyum saya, perasaan senang saya, tentunya akan berdampak baik buat mereka.  Suasana kerja yang menyenangkan tentunya akan membuat produktivitas kerja meningkat..

Alhamdulillah ya Allah atas semua nikmat yang Kau berikan... Aku diberi kesempatan untuk menjadi seperti ini.. Mudah2an apa-apa yang saya lakukan memberikan manfaat terhadap diri saya dan orang-orang di sekitar saya.. Tidak menjadikan diri saya sombong dengan hasil yang telah saya capai..

I am enjoy with my Skinny feels.. 

Rabu, 06 Januari 2010

Additional Task.............

Setiap kali kita mempunyai "Goals" baru, pasti ada pekerjaan tambahan yang harus kita lakukan.  Apalagi jika "Goals" tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa.  "Project" yang saya lakukan ini, merupakan pencapaian yang luar biasa buat saya jika berhasil.  Bayangkan, seumur hidup saya, belum pernah sekalipun saya berhasil menurunkan berat badan hingga 10kg dalam waktu 3 bulan.  Mungkin buat orang lain hal ini adalah hal yang biasa saja, tapi tidak untuk saya.

"Project" yang saya lakukan ini, menuntut 3 hal; yang pertama adalah Olah Raga yang teratur, yang kedua mengatur pola makan, dan yang terakhir istirahat yang cukup.  Tiga hal tersebut sangat penting untuk membuat metabolisme di dalam tubuh menjadi baik.  Jika metabolisme baik, pembakaran lemak akan mudah dilakukan, massa otot akan meningkat, sehingga badan kita akan menjadi lebih mudah mencapai "Goal fitness" yang sudah ditetapkan.

Tentunya untuk melakukan hal tersebut di atas, perlu persiapan2 tambahan yang harus dilakukan; Supaya Olah Raga teratur, di hari2 saya menjadwalkan untuk olah raga saya perlu menyiapkan 1 tas yang berisi peralatan untuk Olah Raga; baju, celana, pakaian dalam, peralatan mandi, dan peralatan make up, dan sepatu/sandal. Jenis pakaian yang dibawa tergantung dari jam Olah Raga, kalau pagi berarti saya membawa pakaian kerja, kalau malam berarti saya membawa pakaian Olah Raga.

Untuk urusan makanan yang agak repot; sekarang ini di rumah harus selalu tersedia beras merah, roti gandum, oatmeal, dan buah-buahan.  Sebenernya sih gak repot-repot amat, hanya saja tadinya makanan ini tidak selalu ada di rumah, tergantung hari belanja; kalau baru belanja, buah selalu ada, tapi beberapa hari kemudian gak ada dan saya tidak memaksa diri saya untuk belanja buah kalau belum waktunya belanja.  Sekarang saya selalu cek lemari es di rumah untuk memastikan buah tersedia, kalau abis.. mampir bentar ke supermarket untuk beli buah.

Jika hendak bepergian yang melewatkan makan siang di luar, termasuk kerja tentunya; saya menyiapkan 1 tempat yang berisi nasi merah, 2/3 porsi buah-buahan, minum air putih, dan roti gandum saya masukkan ke dalam tas jinjing saya.  Tapi tenang aja, saya sudah mentraining mbak di rumah untuk menyiapkan keperluan ini, jadi saya tinggal angkat dan bawa pergi.

Pada saat makan di luar; saya sempatkan untuk bertanya cara memasak ke pelayan restoran.  Sebisa mungkin saya hindari makanan yang digoreng.  Saya berusaha untuk makan dengan low carbo, low fat, hi protein dan serat.  Sebenernya gak berat-berat amat sih... nikmati aja; selalu ingat jangan kita hanya memanjakan lidah/mulut, tapi manjakanlah tubuh.  Kalau kepengen banget makan yang kurang sehat, biasanya saya hanya mencicipi sedikit; satu sendok atau secuil cukuplah... hanya karena penasaran

Saya juga berusaha untuk istirahat yang cukup; menurut Personal Trainer perlu waktu 6-7 jam beristirahat.  Istirahat disini bukan hanya tidur banget tapi tidur-tiduran/leyeh-leyeh termasuk kategori istirahat.  Pada saat beristirahat; tubuh melakukan relaksasi dan tetap membakar kalori kalau kita Olah Raga teratur.

Hal lain yang saya lakukan; adalah menambah pengetahuan mengenai kesehatan; saya tambahkan jenis bacaan yang saya baca dengan buku2 mengenai kesehatan; buku "Fat-Loss not Weight Loss, Gemuk tapi Ramping karangan dr Phaidon L. Toruan, MM yang sekarang sedang saya baca.  Bukunya bagus secara kualitas fisik, isinya sederhana, bagus, lengkap, cara menyajikannya membuat kita tidak bosan membacanya.  Buku-buku karangan Ade Rai mengenai Fitness juga saya baca.  Dengan membaca buku, saya menjadi lebih aware dengan hal2 yang saya lakukan; mencocokan dengan program latihan yang diberikan Personal Trainer, mengetahui kapan waktu yang tepat untuk Olah Raga, mengetahui kapan sebaiknya saya makan; sebelum/sesudah Olah Raga, berapa lama waktu yang direkomendasikan untuk Olah Raga, jenis makanan apa yang sebaiknya saya makan, dan masih banyak lagi informasi yang didapat.

Sebenernya gak ada yang sulit dengan pekerjaan tambahan ini; awalnya aja yang sulit karena merubah kebiasaan.  Setelah sebulan berjalan, semuanya menjadi biasa aja, tidak merasa direpotkan.  Semuanya diawali dari perubahan cara berpikir;  karena saya berpikir "project' ini sangat penting untuk kesehatan dan penampilan saya, saya dengan rela hati melakukan perubahan-perubahan kecil yang nantinya akan menjadi gaya hidup saya.  Perubahan-perubahan kecil ini akan membawa dampak yang besar terhadap hasil yang diinginkan.

Jangan pernah takut untuk berubah, karena perubahan itu selalu terjadi dalam kehidupan kita.  Orang yang tidak mau berubah, seperti buah yang sudah matang dan lama-lama akan menjadi busuk.  Kita gak mau kan seperti buah yang membusuk???