Minggu, 25 Juli 2010
Minggu, 06 Juni 2010
Diet Food....
Boong aja kalau yang namanya Program pembentukan badan gak pake mengatur pola makan. Itu namanya dusta belaka.. Udah pasti dong pake.. Kadang-kadang hal ini yang membuat orang tidak memutuskan untuk mempunyai badan lebih bagus, karena gak rela mengurangi kebiasaan makan-makan enak.. Ya kan??? Katanya.. hidup hanya sekali, harus dinikmati... padahal itu hanya kenikmatan sesaat di mulut.. hihi... mempunyai badan yang bagus, juga suatu kenikmatan dan sifatnya lebih long life asal kita bisa menjaganya.
Jangan berpikir, Diet itu makanannya gak enak, karena kalau dipikir begitu ya jadi gak enak.. Sesuatu yang kita rasakan kebanyakan berasal dari pemikiran kita sebelumnya. Berpikirlah enak, pasti jadi enak. Ini hanya masalah merubah kebiasaan makan.. Terang aja berasa sulit, udah berapa lama kita makan dengan pola, jenis, dan rasa yang sekarang??? Ya mungkin seumur hidup kita sekarang ini dikurangi masa kanak-kanak. Jadi hal yang manusiawi, kalau nggak gampang memulainya.
Ada beberapa cara melakukan Diet, ada diet berdasarkan golongan darah, ada diet dengan melakukan detoksifikasi terlebih dahulu, ada diet dengan minum air kelapa muda, diet makan sesedikit mungkin, diet berdasarkan warna makanan, dan masih banyak lagi cara-cara berdiet.
Saya menggunakan cara Diet yang umum saja, makan rendah kalori, rendah lemak, kaya protein dan serat. Rasa-rasanya ini Diet yang paling bisa saya lakukan. Diet dengan cara ini, lebih ke masalah pemilihan makanan, tidak terlalu mengurangi porsi makan, karena kalau kita memilih makanan yang tepat, porsi makan tidak terlalu menjadi masalah; cukup aja porsinya dan lebih sering makan. Memang kita jadi harus tahu jenis-jenis makanan dengan kriteria di atas; rendah kalori, rendah lemak, kaya protein dan serat.
Makanan apa saja sih yang memenuhi kriteria di atas? Banyak juga sih sebenernya... saya kasih beberapa contoh yaa :
SARAPAN :
1. Oatmeal - Oatmeal merupakan karbohidrat yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Kadar serat yang sangat tinggi berpengaruh besar terhadap penurunan lemak dalam pembuluh darah. Dari buku yang saya baca, Oatmeal dikenal sebagai "functional food" oleh FDA (Food and Drud Administration), karena memiliki manfaat untuk kesehatan dan pencegahan penyakit. Teman saya mengganti nasi sebagai sarapan pagi dengan Oatmeal, jadi dia makan oatmeal dengan tempe, tahu, yaahh layaknya makan nasi gimana sih... Nice to try..
2. Roti gandum - Belilah roti gandum yang kualitas tinggi, jadi gak pake campuran terigu lagi.. Biasanya saya makan Roti gandum dioles dengan selai kacang, jangan pakai margarine lagi yaa. Alternatif lain, Roti gandum ditaburi scrambel putih telur, tapi ingat.. gak pake kebanyakan minyak goreng, masak deh pakai penggorengan kesehatan, jadi cukup di kasih sedikit banget minyak.. Kalau buru-buru mau pergi, saya makan roti gandum + susu cair coklat yang "low fat"
3. Pasta - spaghetti, makaroni, fusili bisa juga sebagai pengganti nasi waktu sarapan.. tapi hati2 sausnya yaa.. pake daging dan keju yang rendah kadar lemaknya
4. Jagung rebus, ubi rebus juga cocok sebagai alternatif sarapan. Sangat baik penuhi juga kebutuhan proteinnya bisa dengan makan telur rebus (putihnya aja ya) dan minum susu.
Nah, biasanya banyak nih yang punya kebiasaan minum teh manis atau kopi di pagi hari, sebagai informasi penggunaan gula pasir yang berlebihan kurang baik untuk kesehatan, karena kita beresiko menderita kegemukan dan diabetes. Kalau sulit mengurangi manis-manis, gunakan madu sebagi pengganti gula pasir. Meskipun madu sama manisnya denga gula pasir, tapi madu mempunyai karakter yang berbeda dengan gula pasir. Gula pasir mengandung 85%-90% sukrosa, sedangkan madu 41% fruktosa, 35% glukosa, dan 1,9% sukrosa. Gula yang terdapat dalam madu terkenal sebagai gula sederhana sehingga dapat segera diserap tubuh dan menghasilkan energi instan. Sukrosa perlu dicerna dalam tubuh dengan bantuan hormon insulin, sehingga apabila insulin yg dihasilkan tubuh sudah imun, gula akan disimpan dalam tubuh dan berubah menjadi timbunan lemak. Gak kepengen kan........
MAKAN SIANG
Kalau menu makan siang, banyak deh pilihannya. Yang terpenting, pilih jenis makanan dilihat dari bahan2nya dan cara memasak. Bahan makanan yang alami lebih baik dipilih, karena kata buku yang saya baca; makanan yang alami mengandung energi listrik yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap menyala istilahnya sehingga tubuh kita menjadi sehat; selain itu, karbohidrat yang disediakan alam untuk tubuh kita umumnya adalah karbohidrat yang kompleks, sehingga energi kita akan lebih stabil. Makanan alami yang mengandung gula sederhana sehingga rasanya manis adalah makanan yang rendah kalori dan kaya serat sehingga penyerapan menjadi lebih lambat, tubuh tidak mudah menjadi gemuk.
Makanan yang kita makan perlu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, yaitu; karbohidrat, protein, serat, gula baik, lemak baik, vitamin dan mineral.
Di bawah ini beberapa contoh masakan yang memenuhi kriteria tersebut di atas;
1. Nasi merah + sayur asem + ikan pepes + tempe/tahu bacem + apel
2. Gado-gado; gunakan kentang rebus sebagai pengganti nasi atau lontong + jeruk
3. Nasi merah + sayur sop (pilih daging yang tidak berlemak) + tahu oseng + pisang
4. Nasi merah + sayur bening bayam + pepes jamur + dada ayam bakar + pir
5. Nasi merah + soto ayam (pilih dada ayam dan tidak digoreng) + anggur
6. Kentang rebus/"mashed potatoes" + beef steak (sirloin) + wortel dan buncis rebus
7. Nasi merah + dada ayam woku + oseng bunga pepaya + semangka
8. Nasi merah + capcay + ikan kakap asam manis + apel
9. Tahu + Kentang + Kol + Telur (putihnya saja) + bumbu siomay + Strawberry juice tanpa gula
10. Nasi merah + Cah toge/cah baby kaylan + Ikan disteam + Pure Orange juice tanpa gula
dan masih banyak lagi variasi lainnya.
Warna jenis makanan yang lebih variatif sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Usahakan kita makan dengan lebih dari 5 warna makanan.
MAKAN MALAM
Makan terakhir yang disarankan adalah 4 jam sebelum tidur. Kurangi karbohidrat pada saat makan malam. Kalau terpaksa tidur lebih malam dan perut kita terasa lapar, makanlah buah. Buah pisang dan alpukat mengandung karbohidrat alami yang bisa membuat lebih kita lebih kenyang.
Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh; minumlah susu low fat. Susu sangat baik, karena banyak kandungan nutrisi di dalamnya. Yang membuat susu tidak baik diminum, biasanya adalah temennya susu yaitu gula, bener kan??
Vitamin dan mineral juga diperlukan tubuh, karena makanan yang dimasak akan berkurang nilai gizinya. Vitamin dan mineral diperlukan untuk proses pengolahan energi di dalam tubuh. Pilihlah vitamin dan mineral yang 100% alami, karena kalau tidak alami bukan membantu tubuh tetapi malah merusak tubuh.
Vitamin dan mineral yang dibutuhkan; anti oksidan terdiri dari vitamin C, vitamin E, dan Multicaroten. Pada saat kita berolah raga, radikal bebas terbentuk sehingga diperlukan anti oksidan untuk mengimbanginya. Vitamin B diperlukan untuk pembentukan sel darah merah yang berfungsi mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Untuk tulang dan otot, diperlukan kalsium, fosfor, dan magnesium. Zat besi (Iron) dibutuhkan untuk penambah darah.
Gitu deh kira-kira pengaturan pola makan nya.... Keliatannya ribet yaaa... itu karena belum biasa aja..
Ada harga yang harus dibayar, untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan berpenampilan menarik. Tapi percaya deh, menjadi sehat dan berpenampilan lebih menarik ternyata enak juga.. Coba deh!
Sekali-sekali boleh deh makan yang gak mikir sehat atau nggak.. hehe.. tapi jangan lebih dari sekali setiap minggu yaaa...
Selamat bereksperimen makanan..........
Jangan berpikir, Diet itu makanannya gak enak, karena kalau dipikir begitu ya jadi gak enak.. Sesuatu yang kita rasakan kebanyakan berasal dari pemikiran kita sebelumnya. Berpikirlah enak, pasti jadi enak. Ini hanya masalah merubah kebiasaan makan.. Terang aja berasa sulit, udah berapa lama kita makan dengan pola, jenis, dan rasa yang sekarang??? Ya mungkin seumur hidup kita sekarang ini dikurangi masa kanak-kanak. Jadi hal yang manusiawi, kalau nggak gampang memulainya.
Ada beberapa cara melakukan Diet, ada diet berdasarkan golongan darah, ada diet dengan melakukan detoksifikasi terlebih dahulu, ada diet dengan minum air kelapa muda, diet makan sesedikit mungkin, diet berdasarkan warna makanan, dan masih banyak lagi cara-cara berdiet.
Saya menggunakan cara Diet yang umum saja, makan rendah kalori, rendah lemak, kaya protein dan serat. Rasa-rasanya ini Diet yang paling bisa saya lakukan. Diet dengan cara ini, lebih ke masalah pemilihan makanan, tidak terlalu mengurangi porsi makan, karena kalau kita memilih makanan yang tepat, porsi makan tidak terlalu menjadi masalah; cukup aja porsinya dan lebih sering makan. Memang kita jadi harus tahu jenis-jenis makanan dengan kriteria di atas; rendah kalori, rendah lemak, kaya protein dan serat.
Makanan apa saja sih yang memenuhi kriteria di atas? Banyak juga sih sebenernya... saya kasih beberapa contoh yaa :
SARAPAN :
1. Oatmeal - Oatmeal merupakan karbohidrat yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Kadar serat yang sangat tinggi berpengaruh besar terhadap penurunan lemak dalam pembuluh darah. Dari buku yang saya baca, Oatmeal dikenal sebagai "functional food" oleh FDA (Food and Drud Administration), karena memiliki manfaat untuk kesehatan dan pencegahan penyakit. Teman saya mengganti nasi sebagai sarapan pagi dengan Oatmeal, jadi dia makan oatmeal dengan tempe, tahu, yaahh layaknya makan nasi gimana sih... Nice to try..
2. Roti gandum - Belilah roti gandum yang kualitas tinggi, jadi gak pake campuran terigu lagi.. Biasanya saya makan Roti gandum dioles dengan selai kacang, jangan pakai margarine lagi yaa. Alternatif lain, Roti gandum ditaburi scrambel putih telur, tapi ingat.. gak pake kebanyakan minyak goreng, masak deh pakai penggorengan kesehatan, jadi cukup di kasih sedikit banget minyak.. Kalau buru-buru mau pergi, saya makan roti gandum + susu cair coklat yang "low fat"
3. Pasta - spaghetti, makaroni, fusili bisa juga sebagai pengganti nasi waktu sarapan.. tapi hati2 sausnya yaa.. pake daging dan keju yang rendah kadar lemaknya
4. Jagung rebus, ubi rebus juga cocok sebagai alternatif sarapan. Sangat baik penuhi juga kebutuhan proteinnya bisa dengan makan telur rebus (putihnya aja ya) dan minum susu.
Nah, biasanya banyak nih yang punya kebiasaan minum teh manis atau kopi di pagi hari, sebagai informasi penggunaan gula pasir yang berlebihan kurang baik untuk kesehatan, karena kita beresiko menderita kegemukan dan diabetes. Kalau sulit mengurangi manis-manis, gunakan madu sebagi pengganti gula pasir. Meskipun madu sama manisnya denga gula pasir, tapi madu mempunyai karakter yang berbeda dengan gula pasir. Gula pasir mengandung 85%-90% sukrosa, sedangkan madu 41% fruktosa, 35% glukosa, dan 1,9% sukrosa. Gula yang terdapat dalam madu terkenal sebagai gula sederhana sehingga dapat segera diserap tubuh dan menghasilkan energi instan. Sukrosa perlu dicerna dalam tubuh dengan bantuan hormon insulin, sehingga apabila insulin yg dihasilkan tubuh sudah imun, gula akan disimpan dalam tubuh dan berubah menjadi timbunan lemak. Gak kepengen kan........
MAKAN SIANG
Kalau menu makan siang, banyak deh pilihannya. Yang terpenting, pilih jenis makanan dilihat dari bahan2nya dan cara memasak. Bahan makanan yang alami lebih baik dipilih, karena kata buku yang saya baca; makanan yang alami mengandung energi listrik yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap menyala istilahnya sehingga tubuh kita menjadi sehat; selain itu, karbohidrat yang disediakan alam untuk tubuh kita umumnya adalah karbohidrat yang kompleks, sehingga energi kita akan lebih stabil. Makanan alami yang mengandung gula sederhana sehingga rasanya manis adalah makanan yang rendah kalori dan kaya serat sehingga penyerapan menjadi lebih lambat, tubuh tidak mudah menjadi gemuk.
Makanan yang kita makan perlu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, yaitu; karbohidrat, protein, serat, gula baik, lemak baik, vitamin dan mineral.
Di bawah ini beberapa contoh masakan yang memenuhi kriteria tersebut di atas;
1. Nasi merah + sayur asem + ikan pepes + tempe/tahu bacem + apel
2. Gado-gado; gunakan kentang rebus sebagai pengganti nasi atau lontong + jeruk
3. Nasi merah + sayur sop (pilih daging yang tidak berlemak) + tahu oseng + pisang
4. Nasi merah + sayur bening bayam + pepes jamur + dada ayam bakar + pir
5. Nasi merah + soto ayam (pilih dada ayam dan tidak digoreng) + anggur
6. Kentang rebus/"mashed potatoes" + beef steak (sirloin) + wortel dan buncis rebus
7. Nasi merah + dada ayam woku + oseng bunga pepaya + semangka
8. Nasi merah + capcay + ikan kakap asam manis + apel
9. Tahu + Kentang + Kol + Telur (putihnya saja) + bumbu siomay + Strawberry juice tanpa gula
10. Nasi merah + Cah toge/cah baby kaylan + Ikan disteam + Pure Orange juice tanpa gula
dan masih banyak lagi variasi lainnya.
Warna jenis makanan yang lebih variatif sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Usahakan kita makan dengan lebih dari 5 warna makanan.
MAKAN MALAM
Makan terakhir yang disarankan adalah 4 jam sebelum tidur. Kurangi karbohidrat pada saat makan malam. Kalau terpaksa tidur lebih malam dan perut kita terasa lapar, makanlah buah. Buah pisang dan alpukat mengandung karbohidrat alami yang bisa membuat lebih kita lebih kenyang.
Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh; minumlah susu low fat. Susu sangat baik, karena banyak kandungan nutrisi di dalamnya. Yang membuat susu tidak baik diminum, biasanya adalah temennya susu yaitu gula, bener kan??
Vitamin dan mineral juga diperlukan tubuh, karena makanan yang dimasak akan berkurang nilai gizinya. Vitamin dan mineral diperlukan untuk proses pengolahan energi di dalam tubuh. Pilihlah vitamin dan mineral yang 100% alami, karena kalau tidak alami bukan membantu tubuh tetapi malah merusak tubuh.
Vitamin dan mineral yang dibutuhkan; anti oksidan terdiri dari vitamin C, vitamin E, dan Multicaroten. Pada saat kita berolah raga, radikal bebas terbentuk sehingga diperlukan anti oksidan untuk mengimbanginya. Vitamin B diperlukan untuk pembentukan sel darah merah yang berfungsi mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Untuk tulang dan otot, diperlukan kalsium, fosfor, dan magnesium. Zat besi (Iron) dibutuhkan untuk penambah darah.
Gitu deh kira-kira pengaturan pola makan nya.... Keliatannya ribet yaaa... itu karena belum biasa aja..
Ada harga yang harus dibayar, untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan berpenampilan menarik. Tapi percaya deh, menjadi sehat dan berpenampilan lebih menarik ternyata enak juga.. Coba deh!
Sekali-sekali boleh deh makan yang gak mikir sehat atau nggak.. hehe.. tapi jangan lebih dari sekali setiap minggu yaaa...
Selamat bereksperimen makanan..........
Jumat, 02 April 2010
Komedi Putar..
Sebenernya di sesi-sesi terakhir Project saya, saya udah mulai agak bosan berlatih... hehe... jangan marah ya PT... Saya sudah mulai mudah terprovokasi untuk tidak berlatih sesuai jadwal yang ditentukan. Kadang-kadang, pergi dari rumah niatnya mau berlatih, tapi begitu ada temen ngajak makan atau ngobrol-ngobrol, saya tergoda. Hahaha.. sepertinya itu hal yang manusiawi yaaa. Saya sudah 5 bulan menjalankan Project ini.
Hari ini saya menyemangati diri sendiri untuk berlatih, karena di hari sebelumnya saya juga tergoda untuk tidak berlatih angkat beban. Saya hanya Treadmill 25 menit saja.. ya lumayanlah daripada nggak sama sekali. Alasan yaa.
Ini instruksi pertama : "Ya, skipping 5 menit non stop! 2 menit cepat, 1 menit pelan, 1 menit cepat lagi, 1 menit terakhir pelan lagi!" Haaaahhh?? 5 menit?? kemarin latihan cuman disuruh 30 kali terus istirahat... Tapi kan nggak boleh nolak, saya coba untuk lakukan. Baru 2 menit udah nggak kuat, tapi PT yang ini sih nggak ada kasiannya.. tetep disuruh lanjut.. sampai di menit ke 4 bener-bener nggak kuat. Jantung saya berdebar-debar, keringat bercucuran, kaki agak panas dikit... Hehe.. masih kurang kuat nih Cardio saya..
Instruksi berikutnya :
"Squats 12 kali, lanjut dengan Dipping 12 kali, kemudian Seated Row 12 kali yaa.. itu dihitung 1 set, lakukan 3 set terus, tanpa istirahat." Haaahh?? Tanpa istirahat?? Are you kidding?? E ternyata nggak bercanda lho... saya pikir bercanda.. It's okey.. I'll do it! Pantang menyerah sebelum mencoba.. Agak terengah-engah sih ngerjainnya, tapi bisa saya lakukan. Yup! Finished.. istirahat..
Saya jelasin dikit yaaa Squats untuk melatih otot paha bagian depan, Dipping untuk melatih otot lengan bagian Triceps, Seated Row untuk melatih otot punggung.
Yok mulai lagi, ini instruksinya :
"Steps 12 kali, lanjut dengan Flat Dumbell 12 kali, kemudian Dumbell Press 12 kali yaaa..., seperti tadi lakukan 3 set terus menerus, ya mulai!" Hhhhmmmm... Set pertama oke, set ke 2 istirahat bentar banget, Set ke 3 agak oleng... hahaha... Cuapek yaaaa.. Terutama yang Steps itu lho, naik turun bangku bawa dumbell. Ya meskipun nggak sempurna, I can do that... Minum dulu deh.. atur napas, lap-lap keringat... Koq mau ya gw disiksa begini.. bayar lagi!!
Steps itu untuk melatih Cardio juga otot paha, Flat Dumbell untuk melatih otot dada, Dumbell Press untuk melatih otot bahu.
Setelah istirahat sekitar 3 menit, terdengar instruksi berikutnya :
"Standing Dumbell Curl 12 kali, lanjut dengan Triceps Kickback 12 kali, kemudian Abdominal 12 kali, as usual lakukan 3 set langsung, ya mulai!" Sip deh PT.. siapa takut, let's do it!! Sukses yang ini, non stop!!
Jelasin lagi dikit yaa.. Standing Dumbell Curl untuk lengan Biceps, selebihnya sesuai dengan namanya untuk lengan bagian Triceps dan perut.
Latihan yang tadi disebut di atas udah memakan waktu kurang lebih 40 menit. Sisa waktu pengennya sih berhenti, langsung aja kali streching... hehe.. maunya.. lanjut yang lain!!
Seru juga ya latihan hari ini, soalnya baru nih pake cara gak berhenti alias non stop!! Jantung berdegup kencang, keringat bukan cuman netes, minum cepet abis..
Eh tau nggak, di latihan hari berikutnya, semua gerakan dari instruksi pertama sampai ke tiga tadi, GAK PAKE ISTIRAHAT!!! Lanjut terus, dengan 9 variasi gerakan, masing-masing 3 set jadi total 27 repetisi. Ihhhhh capeeeekkkk banget.... tapi koq seneng yaaaa, pengen lagi jadinya..
Waktu abis latihan sih, nggak begitu sakit-sakit ototnya.. tapiii besoknya mulai deh tuh sakit-sakit badan.. Itu karena otot-otot kita mengalami kerusakan yang sifatnya kecil dan bisa dipulihkan dengan memberikan nutrisi ke dalam tubuh seperti protein, karbohidrat, dan kalori yang cukup, serta istirahat yang cukup. Waktu pemulihan tergantung faktor-faktor pendukung tadi di samping level fitness seseorang. Dan inilah yang disebut proses pembentukan otot; berlatih - memberikan nutrisi ke tubuh dan istirahat yang cukup - pemulihan.
Latihan di atas tadi disebut Circuit Set yang merupakan salah satu dari metode variasi gerakan dimana kita melakukan beberapa variasi gerakan yang melatih sebagian besar otot tubuh, dilakukan secara terus menerus tanpa istirahat dan diulang dari awal setelah hitungan 1 set selesai. Seperti KOMEDI PUTAR yaaa... Muter-muter gak berhenti.. hehehe.. untung gak bikin pusing.
Latihan ini tepat sekali dikasih ke saya yang mulai agak-agak bosen latihan, karena ternyata ada hubungan suasana hati dan pikiran dengan efektivitas latihan. Kalau kita sedang bosen, latihan juga jadi agak males2an, sering gak kuat dibanding kuatnya. Tapi kalau kita antusias, jadi kuat meskipun tadinya ragu-ragu melakukannya.
Dengan Circuit Set, kalori yang terbakar lebih banyak dan di dalamnya terdapat latihan cardio juga, kemudian hampir semua otot dilatih dengan intensitas yang cukup tinggi. Katanya, kalau kita lakukan terus menerus dalam waktu 8 minggu, bisa berkurang 8 inchi lingkar perutnya. Bener gak ya??? Coba aja kalau nggak percaya.. terutama untuk yang perutnya lumayan besaaaarrr. Cuman sih saran saya, pakai Personal Trainer.. kayaknya kalau ngerjain sendiri apalagi pemula; pertama gerakan bisa salah yang bisa membuat cedera otot, kedua kayaknya nggak kuat deh kalau nggak ada yang ngitungin sama nungguin.
Okay friends... Nice to try!!
Hari ini saya menyemangati diri sendiri untuk berlatih, karena di hari sebelumnya saya juga tergoda untuk tidak berlatih angkat beban. Saya hanya Treadmill 25 menit saja.. ya lumayanlah daripada nggak sama sekali. Alasan yaa.
Ini instruksi pertama : "Ya, skipping 5 menit non stop! 2 menit cepat, 1 menit pelan, 1 menit cepat lagi, 1 menit terakhir pelan lagi!" Haaaahhh?? 5 menit?? kemarin latihan cuman disuruh 30 kali terus istirahat... Tapi kan nggak boleh nolak, saya coba untuk lakukan. Baru 2 menit udah nggak kuat, tapi PT yang ini sih nggak ada kasiannya.. tetep disuruh lanjut.. sampai di menit ke 4 bener-bener nggak kuat. Jantung saya berdebar-debar, keringat bercucuran, kaki agak panas dikit... Hehe.. masih kurang kuat nih Cardio saya..
Instruksi berikutnya :
"Squats 12 kali, lanjut dengan Dipping 12 kali, kemudian Seated Row 12 kali yaa.. itu dihitung 1 set, lakukan 3 set terus, tanpa istirahat." Haaahh?? Tanpa istirahat?? Are you kidding?? E ternyata nggak bercanda lho... saya pikir bercanda.. It's okey.. I'll do it! Pantang menyerah sebelum mencoba.. Agak terengah-engah sih ngerjainnya, tapi bisa saya lakukan. Yup! Finished.. istirahat..
Saya jelasin dikit yaaa Squats untuk melatih otot paha bagian depan, Dipping untuk melatih otot lengan bagian Triceps, Seated Row untuk melatih otot punggung.
Yok mulai lagi, ini instruksinya :
"Steps 12 kali, lanjut dengan Flat Dumbell 12 kali, kemudian Dumbell Press 12 kali yaaa..., seperti tadi lakukan 3 set terus menerus, ya mulai!" Hhhhmmmm... Set pertama oke, set ke 2 istirahat bentar banget, Set ke 3 agak oleng... hahaha... Cuapek yaaaa.. Terutama yang Steps itu lho, naik turun bangku bawa dumbell. Ya meskipun nggak sempurna, I can do that... Minum dulu deh.. atur napas, lap-lap keringat... Koq mau ya gw disiksa begini.. bayar lagi!!
Steps itu untuk melatih Cardio juga otot paha, Flat Dumbell untuk melatih otot dada, Dumbell Press untuk melatih otot bahu.
Setelah istirahat sekitar 3 menit, terdengar instruksi berikutnya :
"Standing Dumbell Curl 12 kali, lanjut dengan Triceps Kickback 12 kali, kemudian Abdominal 12 kali, as usual lakukan 3 set langsung, ya mulai!" Sip deh PT.. siapa takut, let's do it!! Sukses yang ini, non stop!!
Jelasin lagi dikit yaa.. Standing Dumbell Curl untuk lengan Biceps, selebihnya sesuai dengan namanya untuk lengan bagian Triceps dan perut.
Latihan yang tadi disebut di atas udah memakan waktu kurang lebih 40 menit. Sisa waktu pengennya sih berhenti, langsung aja kali streching... hehe.. maunya.. lanjut yang lain!!
Seru juga ya latihan hari ini, soalnya baru nih pake cara gak berhenti alias non stop!! Jantung berdegup kencang, keringat bukan cuman netes, minum cepet abis..
Eh tau nggak, di latihan hari berikutnya, semua gerakan dari instruksi pertama sampai ke tiga tadi, GAK PAKE ISTIRAHAT!!! Lanjut terus, dengan 9 variasi gerakan, masing-masing 3 set jadi total 27 repetisi. Ihhhhh capeeeekkkk banget.... tapi koq seneng yaaaa, pengen lagi jadinya..
Waktu abis latihan sih, nggak begitu sakit-sakit ototnya.. tapiii besoknya mulai deh tuh sakit-sakit badan.. Itu karena otot-otot kita mengalami kerusakan yang sifatnya kecil dan bisa dipulihkan dengan memberikan nutrisi ke dalam tubuh seperti protein, karbohidrat, dan kalori yang cukup, serta istirahat yang cukup. Waktu pemulihan tergantung faktor-faktor pendukung tadi di samping level fitness seseorang. Dan inilah yang disebut proses pembentukan otot; berlatih - memberikan nutrisi ke tubuh dan istirahat yang cukup - pemulihan.
Latihan di atas tadi disebut Circuit Set yang merupakan salah satu dari metode variasi gerakan dimana kita melakukan beberapa variasi gerakan yang melatih sebagian besar otot tubuh, dilakukan secara terus menerus tanpa istirahat dan diulang dari awal setelah hitungan 1 set selesai. Seperti KOMEDI PUTAR yaaa... Muter-muter gak berhenti.. hehehe.. untung gak bikin pusing.
Latihan ini tepat sekali dikasih ke saya yang mulai agak-agak bosen latihan, karena ternyata ada hubungan suasana hati dan pikiran dengan efektivitas latihan. Kalau kita sedang bosen, latihan juga jadi agak males2an, sering gak kuat dibanding kuatnya. Tapi kalau kita antusias, jadi kuat meskipun tadinya ragu-ragu melakukannya.
Dengan Circuit Set, kalori yang terbakar lebih banyak dan di dalamnya terdapat latihan cardio juga, kemudian hampir semua otot dilatih dengan intensitas yang cukup tinggi. Katanya, kalau kita lakukan terus menerus dalam waktu 8 minggu, bisa berkurang 8 inchi lingkar perutnya. Bener gak ya??? Coba aja kalau nggak percaya.. terutama untuk yang perutnya lumayan besaaaarrr. Cuman sih saran saya, pakai Personal Trainer.. kayaknya kalau ngerjain sendiri apalagi pemula; pertama gerakan bisa salah yang bisa membuat cedera otot, kedua kayaknya nggak kuat deh kalau nggak ada yang ngitungin sama nungguin.
Okay friends... Nice to try!!
Kamis, 18 Maret 2010
Day Off..
Ini beberapa makanan kesukaan saya, tempat saya makan dengan keluarga, teman-teman...
1. Bakmie GM. Menu favorit saya di Bakmie GM adalah Bakmie masak yaitu bakmie dengan campuran sayur-sayuran, seafood, ayam, dan bakso. Seger banget.... Kuahnya gurih, sayur-sayuran nya segar.. hmm enak banget. Coba deh sekali-sekali. Dulu, saya mampu menghabiskan 1 mangkok sendiri, banyak banget yaaa. Menu lain yang biasa saya pesan adalah bakmi bakso, ini saya pesan kalo lagi gak terlalu lapar.. hehe nggak laper aja makannya 1 mangkok. Menu tambahan di Bakmie GM yaitu pangsit goreng plus sausnya, gak ada duanya deh ni pangsit goreng, renyah banget, gak pernah tuh ada yang melempen atau keras, gak terlalu asin, tapi juga gak hambar.. pokoknya pas deh rasanya...
2. Bakmie SAM, saya biasa makan di Bakmi SAM di jam makan siang bareng temen-temen kantor. Lokasinya kurang lebih 3 km dari kantor, jadi harus pake mobil atau taksi kalau mau makan siang di sini. Bela-belain banget ya... Yummie soalnya.. Menu yang biasa saya pesan adalah siomay 2 potong sebagai pembuka... hihi.. berat amat ya appetizer-nya.. setelah itu menu utamanya bakmie bakso yamin manis 1 mangkok, ditambah 1 gelas juice strawberry. kenyang gak sih?? So pasti!! Sampai jam 5 sore nggak laper lagi tuh...
4. Bakmie Boy, tempat ini sebagai alternatif another bakmi waktu makan siang... Appetizer-nya otak-otak goreng yang jualan di depan kiosnya dilanjutkan dengan semangkok bakmie bakso dan 1 gelas es jeruk atau es teh tawar.
5. Another bakmie.... Bakmie jalan Bumi. Bakmie jalan Bumi hanya buka dari jam 5 sore sampai jam 12 malam. Jadi tau dong kapan saya makan bakmie ini. Biasanya saya makan bakmie ini dalam perjalanan pulang kantor. Kadang-kadang makan bareng suami, teman, adik, sendiri juga pernah. Saya biasa makan dalam mobil, karena bakmie ini jualannya di pinggir jalan dan hanya pake tenda kecil dan beberapa kursi. Tapi jangan salah, yang makan di sini antri bo!!
6. Soto pak Mien, lokasinya di daerah Santa kurang lebih 2 km dari kantor. Sama dengan Bakmie SAM, kudu pake mobil atau taksi kalau kesini. Sotonya seger, rasanya pas dan nggak eneg. Menu yang biasa dipesan; 1 mangkok soto ayam + nasi ditambah beberapa potong gorengan ati dan empela.. wuih enak banget ditambah renyahnya kerupuk legendar.. tau nggak legendar?? itu lho.. kerupuk yang terbuat dari nasi.. bingung yaaa.. coba aja deh ke tempatnya.
7. Soto ceker.. Buka hanya sore hari hingga malam hari, letaknya di arah perjalanan pulang dari kantor dan hanya gerobak dan kursi-kursi yang disusun di pinggir taman. Kalau udah malem, penerangannya hanya pakai lilin dan petromaks di gerobaknya.. so romantis yaaa... hehe.. romantis alias gelap tepatnya!! Tapi, meskipun cuman begitu.. rame banget juga ni tempat makan.. Saya biasa makan 1 mangkok soto ceker + nasi.. tapi biasanya sih nambah lagi cekernya doang 1 mangkok lagi.. Seger banget lho ni soto.. Saya biasa makan di sini sehabis meeting atau training, jadi bareng temen2 yang rumahnya searah. Suami gak suka soto ceker soalnya.
8. Nasi Uduk sektor 9 Bintaro, nah yang ini juga bukanya malem doang.. Kalau selesai kerja di Bintaro dan kemaleman pulang, kita mampir deh makan malam di nasi uduk ini. Menu yang biasa dipesan, 1 piring nasi uduk + 1 potong ayam goreng dan 1 porsi usus goreng. Tambah sambel dan lalap tentunya.. hm.. laper nih jadinya.
9. Bakwan Malang sektor 9, letaknya bersebelahan dengan Nasi Uduk, kadang-kadang makannya jadi 2 porsi deh;1 mangkok bakwan Malang dan Nasi uduk.. hihi banyak banget ya..
10. Nasi uduk Pondok Indah, letaknya di pinggir jalan sebelah sekolah Bhakti Mulia. Cuman pake gerobak dan beberapa kursi plastik. Ini menu sarapan, buka dari jam 6 pagi sampai jam 9 pagi doang.. Jadi kalau mau makan di sini harus direncanakan.. biasanya saya makan di sini bareng temen2 kerja kalau mau meeting atau training. Menu yang dipesan, nasi uduk, empal goreng dan telur balado.
11. Pizza... ini juga tempat makan yang agak sering didatengin.. My Raissa seneng banget makan lasagna di sini. Saya siy sebenernya gak suka-suka banget makan di sini. Cuman demi anak, terpaksa makan di sini... tapi kalau udah sampe sini ya masa nggak makan..
12. Sushi.. Waaaahhh ini kesukaan anakku.. Bisa berapa potong tuh yang dia makan.. main ambil aja dia di piring-piring yang berjalan di rel berjalan. Ikutan deh gw makan gak diitung.. hahaha..
13. Lamien... hobby banget nih saya... Mangkoknya gede, mie nya gede2, kuahnya segeeeerrrr banget... aduh pengen nih...
Nah itulah sebagian eating out saya. masih banyak sih yang laen, cuman kalau ditulis di sini semua, semakin lapar deh gue..
Semenjak Project dimulai, gak pernah lagi saya makan yang tadi di tulis. Ini diet makanan yang saya lakukan :
Sarapan : 1-2 slice roti gandum + selai kacang / 2 butir putih telur / low fat yoghurt plain + 1 buah apel/pir
Jam 9 pagi : 1 slice roti gandum + buah apel/pir
Makan siang : Nasi merah + sayur mayur + lauk tidak digoreng + buah
Sore +/- jam 3 : 1 slice roti gandum / pisang
Jam 6-7 : Sayur mayur + lauk tanpa nasi + buah
Jam 9 malem : susu low fat..
Saya sangat disiplin dengan pola makan saya, karena keinginan yang kuat untuk berhasil dalam Project ini. Hampir tidak pernah saya tergiur dengan makanan- makanan enak yang biasa saya makan dengan keluarga atau teman-teman.
Tapi..., pernah juga saya pengeeeenn banget makan yang enak-enak tanpa batasan. Apa yang saya lakukan??
Saya minta izin DAY OFF ke Personal Trainer saya. Horeeee!!!! Dikabulkan...
Terasa banget nikmatnya makanan hari itu, karena bukan makanan biasa lagi...
Berdasarkan buku yang saya baca, memang kita perlu mengatur pola makan untuk supaya tubuh kita sehat dan mempunyai penampilan yang menarik. Jadi Project yang saya lakukan, bukan Project sesaat, tapi merupakan Project yang berkelanjutan dan merupakan proses dari merubah kebiasaan. Merubah kebiasaan dari tidak pernah Olah Raga menjadi Olah Raga seminggu 3 kali. Merubah dari kebiasaan makan yang kurang baik menjadi lebih teratur dan lebih sehat.
Untuk Pola makan, kita pakai istilah 6+1. Enam hari makan dengan menu makan yang benar, dan 1 hari DAY OFF, dimana kita bisa menikmati makanan-makanan enak tanpa memikirkan berapa kalori, dimasak dengan cara apa, dan berapa banyak. Pasti terasa lebih nikmat pada saat DAY OFF............
Mau coba?? Kalau udah biasa nggak menderita koq.. tenang aja...
1. Bakmie GM. Menu favorit saya di Bakmie GM adalah Bakmie masak yaitu bakmie dengan campuran sayur-sayuran, seafood, ayam, dan bakso. Seger banget.... Kuahnya gurih, sayur-sayuran nya segar.. hmm enak banget. Coba deh sekali-sekali. Dulu, saya mampu menghabiskan 1 mangkok sendiri, banyak banget yaaa. Menu lain yang biasa saya pesan adalah bakmi bakso, ini saya pesan kalo lagi gak terlalu lapar.. hehe nggak laper aja makannya 1 mangkok. Menu tambahan di Bakmie GM yaitu pangsit goreng plus sausnya, gak ada duanya deh ni pangsit goreng, renyah banget, gak pernah tuh ada yang melempen atau keras, gak terlalu asin, tapi juga gak hambar.. pokoknya pas deh rasanya...
2. Bakmie SAM, saya biasa makan di Bakmi SAM di jam makan siang bareng temen-temen kantor. Lokasinya kurang lebih 3 km dari kantor, jadi harus pake mobil atau taksi kalau mau makan siang di sini. Bela-belain banget ya... Yummie soalnya.. Menu yang biasa saya pesan adalah siomay 2 potong sebagai pembuka... hihi.. berat amat ya appetizer-nya.. setelah itu menu utamanya bakmie bakso yamin manis 1 mangkok, ditambah 1 gelas juice strawberry. kenyang gak sih?? So pasti!! Sampai jam 5 sore nggak laper lagi tuh...
4. Bakmie Boy, tempat ini sebagai alternatif another bakmi waktu makan siang... Appetizer-nya otak-otak goreng yang jualan di depan kiosnya dilanjutkan dengan semangkok bakmie bakso dan 1 gelas es jeruk atau es teh tawar.
5. Another bakmie.... Bakmie jalan Bumi. Bakmie jalan Bumi hanya buka dari jam 5 sore sampai jam 12 malam. Jadi tau dong kapan saya makan bakmie ini. Biasanya saya makan bakmie ini dalam perjalanan pulang kantor. Kadang-kadang makan bareng suami, teman, adik, sendiri juga pernah. Saya biasa makan dalam mobil, karena bakmie ini jualannya di pinggir jalan dan hanya pake tenda kecil dan beberapa kursi. Tapi jangan salah, yang makan di sini antri bo!!
6. Soto pak Mien, lokasinya di daerah Santa kurang lebih 2 km dari kantor. Sama dengan Bakmie SAM, kudu pake mobil atau taksi kalau kesini. Sotonya seger, rasanya pas dan nggak eneg. Menu yang biasa dipesan; 1 mangkok soto ayam + nasi ditambah beberapa potong gorengan ati dan empela.. wuih enak banget ditambah renyahnya kerupuk legendar.. tau nggak legendar?? itu lho.. kerupuk yang terbuat dari nasi.. bingung yaaa.. coba aja deh ke tempatnya.
7. Soto ceker.. Buka hanya sore hari hingga malam hari, letaknya di arah perjalanan pulang dari kantor dan hanya gerobak dan kursi-kursi yang disusun di pinggir taman. Kalau udah malem, penerangannya hanya pakai lilin dan petromaks di gerobaknya.. so romantis yaaa... hehe.. romantis alias gelap tepatnya!! Tapi, meskipun cuman begitu.. rame banget juga ni tempat makan.. Saya biasa makan 1 mangkok soto ceker + nasi.. tapi biasanya sih nambah lagi cekernya doang 1 mangkok lagi.. Seger banget lho ni soto.. Saya biasa makan di sini sehabis meeting atau training, jadi bareng temen2 yang rumahnya searah. Suami gak suka soto ceker soalnya.
8. Nasi Uduk sektor 9 Bintaro, nah yang ini juga bukanya malem doang.. Kalau selesai kerja di Bintaro dan kemaleman pulang, kita mampir deh makan malam di nasi uduk ini. Menu yang biasa dipesan, 1 piring nasi uduk + 1 potong ayam goreng dan 1 porsi usus goreng. Tambah sambel dan lalap tentunya.. hm.. laper nih jadinya.
9. Bakwan Malang sektor 9, letaknya bersebelahan dengan Nasi Uduk, kadang-kadang makannya jadi 2 porsi deh;1 mangkok bakwan Malang dan Nasi uduk.. hihi banyak banget ya..
10. Nasi uduk Pondok Indah, letaknya di pinggir jalan sebelah sekolah Bhakti Mulia. Cuman pake gerobak dan beberapa kursi plastik. Ini menu sarapan, buka dari jam 6 pagi sampai jam 9 pagi doang.. Jadi kalau mau makan di sini harus direncanakan.. biasanya saya makan di sini bareng temen2 kerja kalau mau meeting atau training. Menu yang dipesan, nasi uduk, empal goreng dan telur balado.
11. Pizza... ini juga tempat makan yang agak sering didatengin.. My Raissa seneng banget makan lasagna di sini. Saya siy sebenernya gak suka-suka banget makan di sini. Cuman demi anak, terpaksa makan di sini... tapi kalau udah sampe sini ya masa nggak makan..
12. Sushi.. Waaaahhh ini kesukaan anakku.. Bisa berapa potong tuh yang dia makan.. main ambil aja dia di piring-piring yang berjalan di rel berjalan. Ikutan deh gw makan gak diitung.. hahaha..
13. Lamien... hobby banget nih saya... Mangkoknya gede, mie nya gede2, kuahnya segeeeerrrr banget... aduh pengen nih...
Nah itulah sebagian eating out saya. masih banyak sih yang laen, cuman kalau ditulis di sini semua, semakin lapar deh gue..
Semenjak Project dimulai, gak pernah lagi saya makan yang tadi di tulis. Ini diet makanan yang saya lakukan :
Sarapan : 1-2 slice roti gandum + selai kacang / 2 butir putih telur / low fat yoghurt plain + 1 buah apel/pir
Jam 9 pagi : 1 slice roti gandum + buah apel/pir
Makan siang : Nasi merah + sayur mayur + lauk tidak digoreng + buah
Sore +/- jam 3 : 1 slice roti gandum / pisang
Jam 6-7 : Sayur mayur + lauk tanpa nasi + buah
Jam 9 malem : susu low fat..
Saya sangat disiplin dengan pola makan saya, karena keinginan yang kuat untuk berhasil dalam Project ini. Hampir tidak pernah saya tergiur dengan makanan- makanan enak yang biasa saya makan dengan keluarga atau teman-teman.
Tapi..., pernah juga saya pengeeeenn banget makan yang enak-enak tanpa batasan. Apa yang saya lakukan??
Saya minta izin DAY OFF ke Personal Trainer saya. Horeeee!!!! Dikabulkan...
Terasa banget nikmatnya makanan hari itu, karena bukan makanan biasa lagi...
Berdasarkan buku yang saya baca, memang kita perlu mengatur pola makan untuk supaya tubuh kita sehat dan mempunyai penampilan yang menarik. Jadi Project yang saya lakukan, bukan Project sesaat, tapi merupakan Project yang berkelanjutan dan merupakan proses dari merubah kebiasaan. Merubah kebiasaan dari tidak pernah Olah Raga menjadi Olah Raga seminggu 3 kali. Merubah dari kebiasaan makan yang kurang baik menjadi lebih teratur dan lebih sehat.
Untuk Pola makan, kita pakai istilah 6+1. Enam hari makan dengan menu makan yang benar, dan 1 hari DAY OFF, dimana kita bisa menikmati makanan-makanan enak tanpa memikirkan berapa kalori, dimasak dengan cara apa, dan berapa banyak. Pasti terasa lebih nikmat pada saat DAY OFF............
Mau coba?? Kalau udah biasa nggak menderita koq.. tenang aja...
Sabtu, 06 Maret 2010
Behind The Scenes...
Setiap suatu Project dikerjakan, pasti ada orang-orang di belakang layar yang membantu atau memberikan dukungan supaya Project berjalan lancar. Demikian halnya dengan Project yang saya jalankan, beberapa orang terlibat di dalamnya dengan peran dan dukungan masing-masing. Tanpa mereka, mungkin Project ini tidak akan berjalan seperti ini.
Siapakah mereka??
Yang pertama adalah Suami tercinta... Dialah yang mengajak saya bergabung di Club kebugaran ini. Di awal-awal pembukaan club kebugaran ini, saya belum aktif terlibat karena saya malas berlatih di bulan puasa, kebetulan Club ini dibuka beberapa hari sebelum bulan puasa. Setelah saya memutuskan untuk aktif, suami saya pula yang menghubungi Personal Trainer untuk bertemu dengan saya untuk menjelaskan dan memperkenalkan alat-alat di Club tempat berlatih. Luar biasa yaaa suamiku... Dan setelah dilakukan pengecekan "vital sign" tubuh, saya disarankan mengikuti program Rapid Result Trainer karena jeleknya kondisi tubuh saya. Terus terang saya sangat ragu untuk mengikuti program tersebut, tetapi lagi-lagi suami saya yang mendorong saya untuk mengikuti Program tersebut. Mungkin Dia mengkhawatirkan kesehatan saya, istri satu-satunya.. cuit..cuit..... Sayangnya saya padanya...
Selama saya menjalankan Project ini, banyak bentuk dukungan yang diberikannya. Kalau kebetulan sedang ke supermarket, dengan otomatis Dia akan mengambil beras merah untukku. Suamiku jugalah yang membelikan Food Supplement untukku. Dia tau banget deh, kalau saya suka malas minum Food Supplement, apalagi kalau disuruh beli sendiri.. he..he.. Kadang-kadang, suamiku menunggu saya berlatih di Club, sekali-sekali godain saya yang sedang disiksa oleh Personal Trainer.... ya di mana aja ada kesempatan, boleh kan godain istrinya.. asal gak vulgar. Dukungan lainnya, suamiku gak pernah komplain dengan jadwal latihan saya yang nggak sama dengan jadwal Dia berlatih. Ada yang jam 7 pagi, sehingga saya harus pergi dari rumah jam 6 pagi, ada yang jam 8 malam, sehingga saya sampai di rumah jam 10 malam. Kadang-kadang bareng sih kalau latihan di saat weekend.
Gak kalah pentingnya dukungan My Raissa, putri semata wayang saya... Raissa senang dengan My New Body.. Katanya ibu lebih cantik kalau kurus.. hahaha.. anak-anak aja tau yaaaa... Meskipun kadang-kadang dia agak merengek kalau saya tinggal berlatih, tapi itu nggak berlangsung lama. Kadang-kadang Raissa menunggu saya berlatih, kebetulan dekat tempat berlatih ada arena bermain untuk anak dan toko buku. Raissa pun kenal dengan Personal Trainer saya, menurut Raissa sih baik orangnya... kenapa dia bilang gitu ya?? Nggak ngerti deh...Kalau ke supermarket, Raissa akan menanyakan buah apa ayang akan dibeli, karena semenjak saya menjalankan Project ini, saya menjadi rajin makan buah.. kebiasaan baru yang bagus..
Mbak di rumah.... Wuih, orang yang satu ini luar biasa dukungannya... Pagi-pagi mbak di rumah akan menyiapkan bekal makan saya, berisi nasi merah, buah, dan minum. Kenapa saya selalu bawa nasi merah, karena susah banget ya nyari tempat makan yang menjual nasi merah, padahal ini adalah salah satu anjuran diet saya. Kalau lauk gampanglah... yang penting ada sayur, protein, dan tidak digoreng.
Di hari saya berlatih, Mbak di rumah juga sudah sigap menyiapkan baju latihan untuk dibawa, saya tinggal bilang baju yang mana, selebihnya dia tau apa yang harus disiapkan. Yang hebat siapa yaaa?? Yang ngajarin kali yaaa... Mbak pun merubah pola memasak sekarang, lebih jarang masak santan, lebih jarang goreng-goreng, lebih sering buat pepes, tempe dan tahu bacem.
Nggak ketinggalan peran keluarga yang lain; ibu, adik-adik... Kalau kita pergi untuk makan bareng, mereka dengan rela hati makan di tempat yang sudah pasti ada menu yang bisa saya makan. Mereka menyerahkan pilihan tempat makan ke saya. My Mom pun mendukung saya.. kalau saya main ke rumah, beliau akan masak shabu-shabu atau ikan panggang.. Semua senang dengan Project saya dan turut mendukung, hanya di akhir-akhir ini mereka komplain karena katanya saya terlalu kurus, masa sih?? Kayaknya cukup deh...
Teman-teman kerja; ada teman yang mendukung, ada yang biasa aja, ada yang mempertanyakan, ada yang menunggu kegagalan Project.. Macem-macem yaa.... Beberapa teman kehilangan teman makan, dulu saya paling semangat diajak makan bakso, siomay, bakmi, mpek-mpek, dll. Apa sih makanan yang nggak saya coba?? Buat saya semua makanan enak... hihi.. Sekarang, makan pilih-pilih, nanya cara masak ke pelayan, request nggak digoreng, nyari makanan yang lebih sehat meskipun nggak sehat banget. Yaa pasti ada yang jadi nggak seneng juga sih dengan cara makan saya sekarang ini.. Maaaaffff yaaa... Ini Project besar nih.. harus berhasil!!
Sahabat-sahabat di Club, mereka-mereka yang sepemikiran dengan saya dalam menjalankan Project. Saling mendukung, memberi semangat, teman ngobrol, meskipun kadang-kadang jadi provokator juga kalau lagi males.. hahaha.. Mereka seperti bunga-bunga di Project ini, memberikan warna dalam menjalankan Project. Gak ada bantuan langsung yang mereka berikan, tapi keberadaa mereka sangat berarti. Merasa berjuang di Project yang sama, jadi ngerasa senasib.
Personal Trainer..., waaaaahhhh yang ini gimana ngomongnya yaaa... Udah baca kan apa yang mereka lakukan di Project ini.. Yang pasti I am really appreciate on them... Mereka luar biasa, masih muda, bisa mempengaruhi orang-orang yang kebanyakan usianya jauh di atasnya. Para pengguna jasa Personal Trainer kebanyakan sih percaya banget sama PT nya... termasuk saya... Jadi jangan diboongin yaaa kita-kita... Mereka sudah menjadi teman baik, teman dekat, tempat bertanya, tempat curhat (curhat apa yaaa??) selama Project ini. Mungkin mereka juga sering terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan yang menurut mereka kurang penting, suka menerima BBM picture makanan yang sedang dimakan atau pengen dimakan... Ya memang kita kayak orang aneh di luaran pada saat jalanin Project ini, jadi satu2nya yang paling mengerti ya mereka lah...
Terima kasih semua tim di belakang layar Project ini... Mungkin ada yang lupa saya tulis di sini, makasih juga yaaa... I love you all...
Siapakah mereka??
Yang pertama adalah Suami tercinta... Dialah yang mengajak saya bergabung di Club kebugaran ini. Di awal-awal pembukaan club kebugaran ini, saya belum aktif terlibat karena saya malas berlatih di bulan puasa, kebetulan Club ini dibuka beberapa hari sebelum bulan puasa. Setelah saya memutuskan untuk aktif, suami saya pula yang menghubungi Personal Trainer untuk bertemu dengan saya untuk menjelaskan dan memperkenalkan alat-alat di Club tempat berlatih. Luar biasa yaaa suamiku... Dan setelah dilakukan pengecekan "vital sign" tubuh, saya disarankan mengikuti program Rapid Result Trainer karena jeleknya kondisi tubuh saya. Terus terang saya sangat ragu untuk mengikuti program tersebut, tetapi lagi-lagi suami saya yang mendorong saya untuk mengikuti Program tersebut. Mungkin Dia mengkhawatirkan kesehatan saya, istri satu-satunya.. cuit..cuit..... Sayangnya saya padanya...
Selama saya menjalankan Project ini, banyak bentuk dukungan yang diberikannya. Kalau kebetulan sedang ke supermarket, dengan otomatis Dia akan mengambil beras merah untukku. Suamiku jugalah yang membelikan Food Supplement untukku. Dia tau banget deh, kalau saya suka malas minum Food Supplement, apalagi kalau disuruh beli sendiri.. he..he.. Kadang-kadang, suamiku menunggu saya berlatih di Club, sekali-sekali godain saya yang sedang disiksa oleh Personal Trainer.... ya di mana aja ada kesempatan, boleh kan godain istrinya.. asal gak vulgar. Dukungan lainnya, suamiku gak pernah komplain dengan jadwal latihan saya yang nggak sama dengan jadwal Dia berlatih. Ada yang jam 7 pagi, sehingga saya harus pergi dari rumah jam 6 pagi, ada yang jam 8 malam, sehingga saya sampai di rumah jam 10 malam. Kadang-kadang bareng sih kalau latihan di saat weekend.
Gak kalah pentingnya dukungan My Raissa, putri semata wayang saya... Raissa senang dengan My New Body.. Katanya ibu lebih cantik kalau kurus.. hahaha.. anak-anak aja tau yaaaa... Meskipun kadang-kadang dia agak merengek kalau saya tinggal berlatih, tapi itu nggak berlangsung lama. Kadang-kadang Raissa menunggu saya berlatih, kebetulan dekat tempat berlatih ada arena bermain untuk anak dan toko buku. Raissa pun kenal dengan Personal Trainer saya, menurut Raissa sih baik orangnya... kenapa dia bilang gitu ya?? Nggak ngerti deh...Kalau ke supermarket, Raissa akan menanyakan buah apa ayang akan dibeli, karena semenjak saya menjalankan Project ini, saya menjadi rajin makan buah.. kebiasaan baru yang bagus..
Mbak di rumah.... Wuih, orang yang satu ini luar biasa dukungannya... Pagi-pagi mbak di rumah akan menyiapkan bekal makan saya, berisi nasi merah, buah, dan minum. Kenapa saya selalu bawa nasi merah, karena susah banget ya nyari tempat makan yang menjual nasi merah, padahal ini adalah salah satu anjuran diet saya. Kalau lauk gampanglah... yang penting ada sayur, protein, dan tidak digoreng.
Di hari saya berlatih, Mbak di rumah juga sudah sigap menyiapkan baju latihan untuk dibawa, saya tinggal bilang baju yang mana, selebihnya dia tau apa yang harus disiapkan. Yang hebat siapa yaaa?? Yang ngajarin kali yaaa... Mbak pun merubah pola memasak sekarang, lebih jarang masak santan, lebih jarang goreng-goreng, lebih sering buat pepes, tempe dan tahu bacem.
Nggak ketinggalan peran keluarga yang lain; ibu, adik-adik... Kalau kita pergi untuk makan bareng, mereka dengan rela hati makan di tempat yang sudah pasti ada menu yang bisa saya makan. Mereka menyerahkan pilihan tempat makan ke saya. My Mom pun mendukung saya.. kalau saya main ke rumah, beliau akan masak shabu-shabu atau ikan panggang.. Semua senang dengan Project saya dan turut mendukung, hanya di akhir-akhir ini mereka komplain karena katanya saya terlalu kurus, masa sih?? Kayaknya cukup deh...
Teman-teman kerja; ada teman yang mendukung, ada yang biasa aja, ada yang mempertanyakan, ada yang menunggu kegagalan Project.. Macem-macem yaa.... Beberapa teman kehilangan teman makan, dulu saya paling semangat diajak makan bakso, siomay, bakmi, mpek-mpek, dll. Apa sih makanan yang nggak saya coba?? Buat saya semua makanan enak... hihi.. Sekarang, makan pilih-pilih, nanya cara masak ke pelayan, request nggak digoreng, nyari makanan yang lebih sehat meskipun nggak sehat banget. Yaa pasti ada yang jadi nggak seneng juga sih dengan cara makan saya sekarang ini.. Maaaaffff yaaa... Ini Project besar nih.. harus berhasil!!
Sahabat-sahabat di Club, mereka-mereka yang sepemikiran dengan saya dalam menjalankan Project. Saling mendukung, memberi semangat, teman ngobrol, meskipun kadang-kadang jadi provokator juga kalau lagi males.. hahaha.. Mereka seperti bunga-bunga di Project ini, memberikan warna dalam menjalankan Project. Gak ada bantuan langsung yang mereka berikan, tapi keberadaa mereka sangat berarti. Merasa berjuang di Project yang sama, jadi ngerasa senasib.
Personal Trainer..., waaaaahhhh yang ini gimana ngomongnya yaaa... Udah baca kan apa yang mereka lakukan di Project ini.. Yang pasti I am really appreciate on them... Mereka luar biasa, masih muda, bisa mempengaruhi orang-orang yang kebanyakan usianya jauh di atasnya. Para pengguna jasa Personal Trainer kebanyakan sih percaya banget sama PT nya... termasuk saya... Jadi jangan diboongin yaaa kita-kita... Mereka sudah menjadi teman baik, teman dekat, tempat bertanya, tempat curhat (curhat apa yaaa??) selama Project ini. Mungkin mereka juga sering terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan yang menurut mereka kurang penting, suka menerima BBM picture makanan yang sedang dimakan atau pengen dimakan... Ya memang kita kayak orang aneh di luaran pada saat jalanin Project ini, jadi satu2nya yang paling mengerti ya mereka lah...
Terima kasih semua tim di belakang layar Project ini... Mungkin ada yang lupa saya tulis di sini, makasih juga yaaa... I love you all...
Kamis, 04 Maret 2010
Jangan Pegangan!!!
Kayaknya udah sering banget deh saya melakukan Treadmill.. Dari awal saya menjalankan Project ini, setiap latihan diawali dengan Treadmill. Di awal Project malahan diawali dan diakhiri dengan Treadmill.
Treadmill merupakan latihan yang sifatnya aerobik, bermanfaat untuk fat burning / pembakaran lemak dan bisa juga untuk latihan cardio atau melatih kekuatan otot jantung. Sebetulnya untuk latihan yang sifatnya Aerobik, tidak hanya dengan melakukan Treadmill saja; bisa dengan berenang, jogging, basket, cross trainer, sepeda static/RPM dan masih banyak lagi. Tapi banyak orang memilih melakukan dengan cara Treadmill. Dengan melakukan treadmill, hambatan-hambatan yang terjadi seperti pada saat jogging atau jalan di udara bebas seperti terpaan angin, bisa dikurangi. Demikian halnya dengan saya.. Selama saya berlatih di Project ini, Treadmill adalah pilihan latihan Aerobik saya, belum tergantikan oleh latihan yang lainnya.
Rasa-rasanya sih saya sudah melakukan dengan benar pada saat melakukan Treadmill. Pertama, pilih jenis latihan Treadmill yang akan dilakukan; Fat burning atau Cardio atau Manual. Dari awal saya berlatih, Personal Trainer selalu memilih Manual. Dengan pilihan manual, berati kecepatan dan kemiringan alat kita yang menentukan.. e salah.. Personal Trainer yang menentukan, walaupun Personal Trainer akan melihat sejauh mana kemampuan kita. Langkah berikutnya, masukkan berat badan dan usia kita. Kemudian masukkan kecepatan dan kemiringan alat yang diinginkan. Mulai deh kita Treadmill... Gampang kan... Pada mesin Treadmill yang saya gunakan, kita bisa melihat berapa kalori yang dibakar setiap saat hingga selesai berlatih. Rasanya senang sekali, kalau angka yang tertera di mesin tersebut tinggi, seakan-akan makanan yang kita makan luruh tidak menjadi lemak yang tertimbun di dalam tubuh. Kita juga bisa melihat berapa heart rate kita pada saat Treadmill dengan meletakkan tangan di handle yang tersedia yang terdapat sensornya.
Personal Trainer saya yang baru, mendampingi saya di Treadmill pertama berlatih dengannya... Hahaha.. udah lama tuh nggak didampingi pada saat Treadmill. Saya kan member yang mandiri, bisa melakukan sendiri tanpa pengawasan.. sok tau banget ya gue... Tapi, koq Treadmill nya lain yaaa ama kemaren-kemaren.. Lainnya; pada saat saya Treadmill, Personal Trainer cerewet banget dengan kata-kata "Jangan Pegangan". Iiiihhh kenapa sih nggak boleh pegangan, kan udah disediain pegangannya. Setiap tangan saya menyentuh handle mesin, beberapa detik kemudian keluarlah kata-kata itu "Jangan Pegangan". Terasa lebih berat memang kalau kita tidak memegang handle, makanya beberapa kali saya berpegangan karena merasa tidak kuat. Padahal, kecepatan dan kemiringan mesin diset lebih rendah dari biasanya.
Di latihan ke 2, Mesin Treadmill diset dengan waktu 30 menit.... hehe.. kecepetan dateng ni latihan sampai diset 30 menit. Di menit pertama sih belum berat, kecepatan dan kemiringan masih rendah meskipun tetap "Jangan Pegangan". Berikutnya hampir setiap 2-3 menit, kecepatan dan kemiringan ditambah. Waaaahhhh koq lama-lama cape banget yaaa. Beberapa kali tangan saya menyentuh handle, gak lebih dari 5 detik kata-kata "Jangan Pegangan" terdengar. Beberapa kali, tangan saya dipukul; pelan tapinya, karena kelamaan pegangan. Galak banget siy... kan capek dan mau jatoh. Di menit ke 25, saya gak tahan.. saya tekan tombol "Pause".. hahaha... Kirain mau kasian ni PT sama gw.... eee nggak loh.... suruh terusin tuh 5 menit lagi... Dan tetep dong... "Jangan Pegangan"
Pernah nih... saya sedang Treadmill sendiri tidak didampingi.. Wah enak nih bisa pegangan lebih lama... hahaha.. tetep aja ya kalo nggak diawasin sih pengen melanggar aturan. BlackBerry kedip2 nih di depan, berarti ada BBM... Buka ahh... siapa tau penting.. Tau gak sih siapa yang kirim??? Tulisannya "Jangan Pegangan". Liat aja lagi gw pegangan.... Dasaaaarrr suka ngintip... hihi..
Segitu pentingnya "Jangan Pegangan" pada saat Treadmill, sampai bolak balik diingatkan. Kenapa sih?? Ini jawabannya ; Lakukan Treadmill, seperti kalau kita berjalan atau jogging atau lari tidak menggunakan alat, jadi harus seperti keadaan sebenarnya. Tangan bebas tidak memegang apa-apa, perut ditarik ke dalam, buka dadanya, pandangan lurus ke depan, mulai deh. Kalau Treadmill dengan tangan memegang handle terasa lebih ringan, sehingga kalori yang terbakar tidak maksimal. Lalu apa maksudnya kalori terbakar yang tertera di mesin? Itu adalah keadaan ideal dan merupakan hitungan matematis dari input yang kita masukkan ke mesin di awal sebelum Treadmill; berat badan, usia, kecepatan, dan kemiringan. Jadi kalau kita berpegangan pada saat Treadmill, menjadi tidak ideal karena terasa lebih ringan dan jangan bahagia dengan kalori terbakar yang tertera di mesin, itu bukan kalori terbakar yang sebenarnya..
Yaaaahhhh, koq baru tau sih??? Better late than never deh... Meskipun berasa late banget.
Nggak percaya dengan omongan Personal Trainer, saya cari informasi di Google mengenai "Jangan Pegangan". Gak ada sih yang secara detil menjelaskan, tapi kalau saya lihat foto-foto mengenai Treadmill memang gak ada juga yang pegangan. Jadi, kesimpulan saya memang gak usah nanya lagi kenapa gak boleh pegangan, itu adalah sudah aturannya kalau ingin pembakaran kalori maksimal.
Jadi.... "Jangan Pegangan" yaaaaa.... Lakukan Treadmill dengan benar untuk hasil yang maksimal..
Treadmill merupakan latihan yang sifatnya aerobik, bermanfaat untuk fat burning / pembakaran lemak dan bisa juga untuk latihan cardio atau melatih kekuatan otot jantung. Sebetulnya untuk latihan yang sifatnya Aerobik, tidak hanya dengan melakukan Treadmill saja; bisa dengan berenang, jogging, basket, cross trainer, sepeda static/RPM dan masih banyak lagi. Tapi banyak orang memilih melakukan dengan cara Treadmill. Dengan melakukan treadmill, hambatan-hambatan yang terjadi seperti pada saat jogging atau jalan di udara bebas seperti terpaan angin, bisa dikurangi. Demikian halnya dengan saya.. Selama saya berlatih di Project ini, Treadmill adalah pilihan latihan Aerobik saya, belum tergantikan oleh latihan yang lainnya.
Rasa-rasanya sih saya sudah melakukan dengan benar pada saat melakukan Treadmill. Pertama, pilih jenis latihan Treadmill yang akan dilakukan; Fat burning atau Cardio atau Manual. Dari awal saya berlatih, Personal Trainer selalu memilih Manual. Dengan pilihan manual, berati kecepatan dan kemiringan alat kita yang menentukan.. e salah.. Personal Trainer yang menentukan, walaupun Personal Trainer akan melihat sejauh mana kemampuan kita. Langkah berikutnya, masukkan berat badan dan usia kita. Kemudian masukkan kecepatan dan kemiringan alat yang diinginkan. Mulai deh kita Treadmill... Gampang kan... Pada mesin Treadmill yang saya gunakan, kita bisa melihat berapa kalori yang dibakar setiap saat hingga selesai berlatih. Rasanya senang sekali, kalau angka yang tertera di mesin tersebut tinggi, seakan-akan makanan yang kita makan luruh tidak menjadi lemak yang tertimbun di dalam tubuh. Kita juga bisa melihat berapa heart rate kita pada saat Treadmill dengan meletakkan tangan di handle yang tersedia yang terdapat sensornya.
Personal Trainer saya yang baru, mendampingi saya di Treadmill pertama berlatih dengannya... Hahaha.. udah lama tuh nggak didampingi pada saat Treadmill. Saya kan member yang mandiri, bisa melakukan sendiri tanpa pengawasan.. sok tau banget ya gue... Tapi, koq Treadmill nya lain yaaa ama kemaren-kemaren.. Lainnya; pada saat saya Treadmill, Personal Trainer cerewet banget dengan kata-kata "Jangan Pegangan". Iiiihhh kenapa sih nggak boleh pegangan, kan udah disediain pegangannya. Setiap tangan saya menyentuh handle mesin, beberapa detik kemudian keluarlah kata-kata itu "Jangan Pegangan". Terasa lebih berat memang kalau kita tidak memegang handle, makanya beberapa kali saya berpegangan karena merasa tidak kuat. Padahal, kecepatan dan kemiringan mesin diset lebih rendah dari biasanya.
Di latihan ke 2, Mesin Treadmill diset dengan waktu 30 menit.... hehe.. kecepetan dateng ni latihan sampai diset 30 menit. Di menit pertama sih belum berat, kecepatan dan kemiringan masih rendah meskipun tetap "Jangan Pegangan". Berikutnya hampir setiap 2-3 menit, kecepatan dan kemiringan ditambah. Waaaahhhh koq lama-lama cape banget yaaa. Beberapa kali tangan saya menyentuh handle, gak lebih dari 5 detik kata-kata "Jangan Pegangan" terdengar. Beberapa kali, tangan saya dipukul; pelan tapinya, karena kelamaan pegangan. Galak banget siy... kan capek dan mau jatoh. Di menit ke 25, saya gak tahan.. saya tekan tombol "Pause".. hahaha... Kirain mau kasian ni PT sama gw.... eee nggak loh.... suruh terusin tuh 5 menit lagi... Dan tetep dong... "Jangan Pegangan"
Pernah nih... saya sedang Treadmill sendiri tidak didampingi.. Wah enak nih bisa pegangan lebih lama... hahaha.. tetep aja ya kalo nggak diawasin sih pengen melanggar aturan. BlackBerry kedip2 nih di depan, berarti ada BBM... Buka ahh... siapa tau penting.. Tau gak sih siapa yang kirim??? Tulisannya "Jangan Pegangan". Liat aja lagi gw pegangan.... Dasaaaarrr suka ngintip... hihi..
Segitu pentingnya "Jangan Pegangan" pada saat Treadmill, sampai bolak balik diingatkan. Kenapa sih?? Ini jawabannya ; Lakukan Treadmill, seperti kalau kita berjalan atau jogging atau lari tidak menggunakan alat, jadi harus seperti keadaan sebenarnya. Tangan bebas tidak memegang apa-apa, perut ditarik ke dalam, buka dadanya, pandangan lurus ke depan, mulai deh. Kalau Treadmill dengan tangan memegang handle terasa lebih ringan, sehingga kalori yang terbakar tidak maksimal. Lalu apa maksudnya kalori terbakar yang tertera di mesin? Itu adalah keadaan ideal dan merupakan hitungan matematis dari input yang kita masukkan ke mesin di awal sebelum Treadmill; berat badan, usia, kecepatan, dan kemiringan. Jadi kalau kita berpegangan pada saat Treadmill, menjadi tidak ideal karena terasa lebih ringan dan jangan bahagia dengan kalori terbakar yang tertera di mesin, itu bukan kalori terbakar yang sebenarnya..
Yaaaahhhh, koq baru tau sih??? Better late than never deh... Meskipun berasa late banget.
Nggak percaya dengan omongan Personal Trainer, saya cari informasi di Google mengenai "Jangan Pegangan". Gak ada sih yang secara detil menjelaskan, tapi kalau saya lihat foto-foto mengenai Treadmill memang gak ada juga yang pegangan. Jadi, kesimpulan saya memang gak usah nanya lagi kenapa gak boleh pegangan, itu adalah sudah aturannya kalau ingin pembakaran kalori maksimal.
Jadi.... "Jangan Pegangan" yaaaaa.... Lakukan Treadmill dengan benar untuk hasil yang maksimal..
Jumat, 26 Februari 2010
Begin with the end in mind...........
Begin with the end in mind... saya baca tulisan itu dari buku 7 habits of highly effective people... Maksud dari statement itu adalah Mulailah sesuatu dengan hasil akhir sebagai acuan.
Empat bulan sudah saya menjalankan Project ini, mengalami semangat sekali, semangat, dan drop semangatnya... Program saya masih tersisa 1,5 bulan lagi. Sebetulnya secara angka2 Goal Fitness saya sudah tercapai; Berat badan sudah turun 11 kg, Kadar lemak tubuh sudah average, Body age sudah lebih muda 10 tahun dari sebelum menjalankan project. Apalagi yang bisa memotivasi saya... Apalagi my Personal Trainer baru saya kenal.
Pada saat saya memutuskan mengganti Personal Trainer, Manager di Club saya bergabung menyerahkan sepenuhnya kepada saya siapa yang akan menjadi pengganti Personal Trainer berikutnya.. hihi.. sering banget ya ganti Personal Trainer; ini ke dua kalinya saya ganti Personal Trainer. Sebetulnya semua Personal Trainer mendapatkan ilmu yang sama sebelum mereka menjadi Personal Trainer, yang membedakan adalah bagaimana mereka menggunakan ilmunya dan soft skill yang mereka punya, dan hal tersebut penting untuk diketahui oleh trainee-nya. Salah satu yang diperkenalkan kepada saya adalah Personal Trainer yang baru pindah dari Club lain. Konon menurut Manager Club dan orang-orang lain di Club, Personal Trainer yang ini berkualitas, levelnya lebih tinggi dari yang lain. Tapi menurut teman saya tampangnya koq agak serem yaaaa.. kayaknya galak banget deh.. Agak ragu saya..
Apa yang bisa memotivasi saya? Saya hampir saja memutuskan untuk tidak melanjutkan Project ini. Tapi sayang juga yaaa sesi yang tersisa, saya sudah bayar mahal untuk itu. Akhirnya saya putuskan menerima tawaran Manager Club menggunakan jasa Personal Trainer yang menurut teman saya orangnya serius, tampangnya serem dan berkesan galak. Mungkin dia bisa memberikan tantangan buat saya.
My new Personal Trainer menghubungi saya beberapa jam sebelum berlatih, saya meminta waktu untuk ngobrol-ngobrol terlebih dahulu. Saya ingin mengetahui apa yang bisa saya dapat dari sesi tersisa ini. Saya juga ingin my new Personal Trainer tahu dimana posisi saya sekarang dalam hal level fitness saya dan situasi yang sedang low motivation. Buat saya ini penting untuk diketahui kedua belah pihak, terlebih buat saya yang sedang low motivation. Saya sedang mencari, apa yang bisa membuat semangat saya timbul kembali. Semangat perlu dicari, jangan berharap akan datang dengan sendirinya. Kita yang memutuskan untuk bersemangat atau tidak; bukan orang lain, bukan lingkungan, bukan situasi.
Setelah berbincang-bincang, dilakukan pengecekan "vital sign" tubuh dan pengukuran bagian-bagian tubuh spt lingkar lengan, leher, perut, dll. Dari hasil pengecekan; secara umum "vital sign" tubuh menunjukaan perbaikan dibandingkan sebelum Project. Ya iya laaahhh... masa gak ada perbaikan... bisa komplain saya kalau gak ada perbaikan yang significant. Ini hasilnya :
1. Berat Badan turun 11 kg; dari 65 kg menjadi 54 kg
2. Kadar lemak turun 7%; dari 35% menjadi 28%
3. Usia Tubuh turun 10 tahun dibandingkan sebelumnya.
Tapi kalau dilihat lebih detil, di bagian-bagian tertentu tubuh, kedar lemaknya masih tinggi. Seperti di lengan, perut, dan paha, secara fisik keliatan juga sih kalau masih agak banyak timbunan lemak di bagian tersebut.
Dari hasil pengecekan tersebut, diputuskan bahwa Goal Fitness selanjutnya adalah menurunkan kadar lemak di bagian-bagian tertentu, pengencangan tubuh, dan melatih fleksibilitas tubuh.
Namanya juga Personal Trainer baru, dia perlu waktu untuk melihat sampai dimana kemampuan saya. Setelah berlatih di hari pertama dengan Personal Trainer baru, ternyata masih banyak yang perlu saya perbaiki. Pada saat berlatih Cardio, terlihat sekali kalau otot jantung dan paru-paru saya belum kuat. Saya terlihat berat melakukan treadmill dengan kriteria yang ditentukan-nya (beda soalnya treadmillnya sama PT lama) dan terlihat sangat lelah hampir tidak kuat. Menurutnya, Latihan Cardio sangat penting, karena itu adalah pondasi. Percuma kalau bentuk badannya bagus tetapi Otot Jantung dan Paru-parunya tidak kuat. Iya juga sih... secara itu organ tubuh yang membuat kita hidup bukan???
Pada saat angkat beban, terlihat Core Muscle atau otot inti saya juga belum kuat..., yeaaaahhhhh..... kemana aja ya kemarin latihannya?? koq belum kuat siiihhhh.... Apa standard PT baru ini terlalu tinggi kali... hihihi... alasannnn. Perasaan kemarin oke-oke aja tuh.. koq jadi kurang oke... Kalau Core Muscle belum baik, berarti penurunan Berat Badan saya lebih banyak karena pengaturan pola makan bukan karena otot yang terbentuk. Hahay.... agak sedih dengernya... Tapi gak usah balik ke belakang deh... Let's move on!!
Ini kesimpulan, dimana saya berada pada saat itu :
1. Berat badan sudah cukup
2. Secara fisik, terlihat tubuh saya belum kencang
3. Power/tenaga masih kurang karena otot yang terbentuk belum baik
4. Kemampuan Cardio saya masih 65%, masih terlihat lelah pada saat berlatih cardio
Waaaahhh saya tidak boleh menyia-nyiakan waktu yang tersisa untuk memperbaiki hal-hal tersebut. Saya kembali bersemangat!! Saya akan fokus di hasil akhir yang akan dicapai... Begin with the end in mind...
Kita lihat 1 bulan ke depan yaaaa....
Empat bulan sudah saya menjalankan Project ini, mengalami semangat sekali, semangat, dan drop semangatnya... Program saya masih tersisa 1,5 bulan lagi. Sebetulnya secara angka2 Goal Fitness saya sudah tercapai; Berat badan sudah turun 11 kg, Kadar lemak tubuh sudah average, Body age sudah lebih muda 10 tahun dari sebelum menjalankan project. Apalagi yang bisa memotivasi saya... Apalagi my Personal Trainer baru saya kenal.
Pada saat saya memutuskan mengganti Personal Trainer, Manager di Club saya bergabung menyerahkan sepenuhnya kepada saya siapa yang akan menjadi pengganti Personal Trainer berikutnya.. hihi.. sering banget ya ganti Personal Trainer; ini ke dua kalinya saya ganti Personal Trainer. Sebetulnya semua Personal Trainer mendapatkan ilmu yang sama sebelum mereka menjadi Personal Trainer, yang membedakan adalah bagaimana mereka menggunakan ilmunya dan soft skill yang mereka punya, dan hal tersebut penting untuk diketahui oleh trainee-nya. Salah satu yang diperkenalkan kepada saya adalah Personal Trainer yang baru pindah dari Club lain. Konon menurut Manager Club dan orang-orang lain di Club, Personal Trainer yang ini berkualitas, levelnya lebih tinggi dari yang lain. Tapi menurut teman saya tampangnya koq agak serem yaaaa.. kayaknya galak banget deh.. Agak ragu saya..
Apa yang bisa memotivasi saya? Saya hampir saja memutuskan untuk tidak melanjutkan Project ini. Tapi sayang juga yaaa sesi yang tersisa, saya sudah bayar mahal untuk itu. Akhirnya saya putuskan menerima tawaran Manager Club menggunakan jasa Personal Trainer yang menurut teman saya orangnya serius, tampangnya serem dan berkesan galak. Mungkin dia bisa memberikan tantangan buat saya.
My new Personal Trainer menghubungi saya beberapa jam sebelum berlatih, saya meminta waktu untuk ngobrol-ngobrol terlebih dahulu. Saya ingin mengetahui apa yang bisa saya dapat dari sesi tersisa ini. Saya juga ingin my new Personal Trainer tahu dimana posisi saya sekarang dalam hal level fitness saya dan situasi yang sedang low motivation. Buat saya ini penting untuk diketahui kedua belah pihak, terlebih buat saya yang sedang low motivation. Saya sedang mencari, apa yang bisa membuat semangat saya timbul kembali. Semangat perlu dicari, jangan berharap akan datang dengan sendirinya. Kita yang memutuskan untuk bersemangat atau tidak; bukan orang lain, bukan lingkungan, bukan situasi.
Setelah berbincang-bincang, dilakukan pengecekan "vital sign" tubuh dan pengukuran bagian-bagian tubuh spt lingkar lengan, leher, perut, dll. Dari hasil pengecekan; secara umum "vital sign" tubuh menunjukaan perbaikan dibandingkan sebelum Project. Ya iya laaahhh... masa gak ada perbaikan... bisa komplain saya kalau gak ada perbaikan yang significant. Ini hasilnya :
1. Berat Badan turun 11 kg; dari 65 kg menjadi 54 kg
2. Kadar lemak turun 7%; dari 35% menjadi 28%
3. Usia Tubuh turun 10 tahun dibandingkan sebelumnya.
Tapi kalau dilihat lebih detil, di bagian-bagian tertentu tubuh, kedar lemaknya masih tinggi. Seperti di lengan, perut, dan paha, secara fisik keliatan juga sih kalau masih agak banyak timbunan lemak di bagian tersebut.
Dari hasil pengecekan tersebut, diputuskan bahwa Goal Fitness selanjutnya adalah menurunkan kadar lemak di bagian-bagian tertentu, pengencangan tubuh, dan melatih fleksibilitas tubuh.
Namanya juga Personal Trainer baru, dia perlu waktu untuk melihat sampai dimana kemampuan saya. Setelah berlatih di hari pertama dengan Personal Trainer baru, ternyata masih banyak yang perlu saya perbaiki. Pada saat berlatih Cardio, terlihat sekali kalau otot jantung dan paru-paru saya belum kuat. Saya terlihat berat melakukan treadmill dengan kriteria yang ditentukan-nya (beda soalnya treadmillnya sama PT lama) dan terlihat sangat lelah hampir tidak kuat. Menurutnya, Latihan Cardio sangat penting, karena itu adalah pondasi. Percuma kalau bentuk badannya bagus tetapi Otot Jantung dan Paru-parunya tidak kuat. Iya juga sih... secara itu organ tubuh yang membuat kita hidup bukan???
Pada saat angkat beban, terlihat Core Muscle atau otot inti saya juga belum kuat..., yeaaaahhhhh..... kemana aja ya kemarin latihannya?? koq belum kuat siiihhhh.... Apa standard PT baru ini terlalu tinggi kali... hihihi... alasannnn. Perasaan kemarin oke-oke aja tuh.. koq jadi kurang oke... Kalau Core Muscle belum baik, berarti penurunan Berat Badan saya lebih banyak karena pengaturan pola makan bukan karena otot yang terbentuk. Hahay.... agak sedih dengernya... Tapi gak usah balik ke belakang deh... Let's move on!!
Ini kesimpulan, dimana saya berada pada saat itu :
1. Berat badan sudah cukup
2. Secara fisik, terlihat tubuh saya belum kencang
3. Power/tenaga masih kurang karena otot yang terbentuk belum baik
4. Kemampuan Cardio saya masih 65%, masih terlihat lelah pada saat berlatih cardio
Waaaahhh saya tidak boleh menyia-nyiakan waktu yang tersisa untuk memperbaiki hal-hal tersebut. Saya kembali bersemangat!! Saya akan fokus di hasil akhir yang akan dicapai... Begin with the end in mind...
Kita lihat 1 bulan ke depan yaaaa....
Sabtu, 20 Februari 2010
Ooowww Maceeettt.........
Jakarta Ooo Jakarta.... Macet bukan hal yang aneh, udah jadi salah satu trademark-nya bukan?? Pagi udah pasti macetnya, semua pendatang Jakarta berhamburan dari kediaman masing-masing demi mencari "Sebongkah Berlian". Juga yang masih menuntut ilmu; dianter sopir, bawa mobil sendiri, motor, berseragam abu2, biru, batik, kotak-kotak; gak kalah banyaknya.. Belom lagi Metro Mini, Bis ber-AC, Bis non-AC, Bis Feeder Busway... Semua berebutan menggunakan jalan yang sama yang kayaknya susah lagi untuk dilebarin.. Jam Pulang kantor gimana?? Samaaaaa, gak berkurang macetnya. apa lagi kalau lagi musim hujan.. waaahhhh bisa 2 - 4 jam sampe di rumah... What's a life...
Saya ada di salah satu bagian dari kehidupan itu... Rumah di pinggiran Jakarta, mencari "Segunung Berlian" ke beberapa tempat yang berbeda setiap hari. Nggak pake sopir; nyetir sendiri.. Mobilnya bukan yang Matic alias Manual... Gak kalah jago nyetirnya sama sopir Metro Mini..
Pagi ini kebetulan hujan merata.. dari rumah hingga kota Jakarta diguyur hujan yang lumayan... Udah pasti dong lebih macet dari biasanya... Hari ini tujuan saya adalah daerah Senayan.. Berangkat dari rumah dengan hati yang ikut menjadi dingin, menembus jalanan diiringi lagu yang bisa membuat semangat. Tidak ada hambatan yang berarti dari pintu gerbang perumahan, jalan propinsi, hingga masuk Tol.. ooo senangnya tidak perlu menginjak kopling dan rem.
Menjelang keluar tol, terlihat antrian mobil yang cukup panjang dengan 2 jalur kendaraan... Agak ragu saya memilih; ambil kiri atau kanan.. Kiri berarti ikut dalam antrian tersebut, kanan berarti tidak ada antrian, tetapi harus bayar tol lagi untuk jarak kurang dari 2 km. Saya putuskan ambil kanan; relakan deh Rp 7000,- bayar tol untuk 2 km jalan. Alhamdulillah tidak ada antrian hingga keluar tol berikutnya.. Gak rugi deh bayar... Semakin semangat saya menyetir mobil dan ikut bernyanyi..
Lampu merah terlihat kurang lebih 200 meter di depan, saya harus belok kiri... begitu belok kiri... Hup!! Mobil harus berhenti; ternyata padat!! Mobil maju perlahan dan hanya beberapa meter, kemudian berhenti lagi. Beberapa saat kemudian, jalan lagi.... hup!! berhenti lagi.. Begitu seterusnya sampai kurang lebih 3 km yang memakan waktu kurang lebih 45 menit... Terpaksa kaki kiri saya berkali-kali menginjak kopling, kaki kanan berkali-kali menginjak rem bergantian dengan gas... Oow.. kasiannya ini kaki...
Saya jadi inget pada saat berlatih di Fitness Center... Pada saat bolak balik menginjak kopling, kaki saya berlatih otot apa ya??? Sepertinya otot yang di pergelangan kaki, betis, dan paha bagian depan... Berapa repetisi ya tadi?? Lebih dari 30 kali repetisi kayanya... Berapa set ya?? Hahaha... Terus peregangannya gimana?? Kata Personal Trainer; kaki yang berlatih diangkat dan diluruskan ke kursi dengan posisi kita tetap berdiri, kemudian tangan memegang ujung jari-jari dan ditarik ke arah badan. Kemudian, dengan posisi berdiri, kaki dilipat ke arah belakang untuk peregangan di bagian paha depan... Waduh... tapi yang berlatih cuman kaki kiri yaaa... gimana nih yang kanan? Gerakkan kaki kanan seolah-olah sedang nyetir dan macet di jalan... Bener gak siiihhh??? Hihi.. ntar tanya lagi deh...
Dalam setiap kesempatan; meskipun keadaan kurang menyenangkan... selalu ada sisi positifnya.. kalaudicari.com
Selamat mencoba mencari sisi positif dari keadaan kurang menyenangkan...
Saya ada di salah satu bagian dari kehidupan itu... Rumah di pinggiran Jakarta, mencari "Segunung Berlian" ke beberapa tempat yang berbeda setiap hari. Nggak pake sopir; nyetir sendiri.. Mobilnya bukan yang Matic alias Manual... Gak kalah jago nyetirnya sama sopir Metro Mini..
Pagi ini kebetulan hujan merata.. dari rumah hingga kota Jakarta diguyur hujan yang lumayan... Udah pasti dong lebih macet dari biasanya... Hari ini tujuan saya adalah daerah Senayan.. Berangkat dari rumah dengan hati yang ikut menjadi dingin, menembus jalanan diiringi lagu yang bisa membuat semangat. Tidak ada hambatan yang berarti dari pintu gerbang perumahan, jalan propinsi, hingga masuk Tol.. ooo senangnya tidak perlu menginjak kopling dan rem.
Menjelang keluar tol, terlihat antrian mobil yang cukup panjang dengan 2 jalur kendaraan... Agak ragu saya memilih; ambil kiri atau kanan.. Kiri berarti ikut dalam antrian tersebut, kanan berarti tidak ada antrian, tetapi harus bayar tol lagi untuk jarak kurang dari 2 km. Saya putuskan ambil kanan; relakan deh Rp 7000,- bayar tol untuk 2 km jalan. Alhamdulillah tidak ada antrian hingga keluar tol berikutnya.. Gak rugi deh bayar... Semakin semangat saya menyetir mobil dan ikut bernyanyi..
Lampu merah terlihat kurang lebih 200 meter di depan, saya harus belok kiri... begitu belok kiri... Hup!! Mobil harus berhenti; ternyata padat!! Mobil maju perlahan dan hanya beberapa meter, kemudian berhenti lagi. Beberapa saat kemudian, jalan lagi.... hup!! berhenti lagi.. Begitu seterusnya sampai kurang lebih 3 km yang memakan waktu kurang lebih 45 menit... Terpaksa kaki kiri saya berkali-kali menginjak kopling, kaki kanan berkali-kali menginjak rem bergantian dengan gas... Oow.. kasiannya ini kaki...
Saya jadi inget pada saat berlatih di Fitness Center... Pada saat bolak balik menginjak kopling, kaki saya berlatih otot apa ya??? Sepertinya otot yang di pergelangan kaki, betis, dan paha bagian depan... Berapa repetisi ya tadi?? Lebih dari 30 kali repetisi kayanya... Berapa set ya?? Hahaha... Terus peregangannya gimana?? Kata Personal Trainer; kaki yang berlatih diangkat dan diluruskan ke kursi dengan posisi kita tetap berdiri, kemudian tangan memegang ujung jari-jari dan ditarik ke arah badan. Kemudian, dengan posisi berdiri, kaki dilipat ke arah belakang untuk peregangan di bagian paha depan... Waduh... tapi yang berlatih cuman kaki kiri yaaa... gimana nih yang kanan? Gerakkan kaki kanan seolah-olah sedang nyetir dan macet di jalan... Bener gak siiihhh??? Hihi.. ntar tanya lagi deh...
Dalam setiap kesempatan; meskipun keadaan kurang menyenangkan... selalu ada sisi positifnya.. kalaudicari.com
Selamat mencoba mencari sisi positif dari keadaan kurang menyenangkan...
Sabtu, 13 Februari 2010
Bad Mood....
Bad Mood.... siapa yang belum pernah ngerasain? Pasti hampir semua pernah ngerasain.. Apa sih yang terlihat kalau orang lagi Bad Mood??? Mungkin tampangnya menyeramkan, nggak pernah senyum, nggak ngomong, diajak ngomong nggak komentar, uring-uringan, dia ada tapi nggak ada... maksudnya fisiknya sih ada, tapi kayak nggak ada nyawanya... Nggak enak banget berdekatan dengan orang yang sedang Bad Mood...
My Personal Trainer sedang Bad Mood... ciri-ciri yang tadi di atas terlihat jelas... Saya sebagai member yang sedang berlatih sangat tidak nyaman. Rasanya pengen marah, pengen cepet pulang; padahal waktu berlatih 1 jam lamanya... Rasanya seperti berjam-jam. Sebetulnya saya mencoba untuk bertanya; what happened?? Tapi... bukan urusan gue kali yaaaa... tidak dijawab..
Latihan hari itu tetap berjalan, hanya terdengar instruksi; 15 x repetisi, 3 set ya.. satu.., dua..,tiga.., dst. Pada saat istirahat sejenak, tidak ada percakapan; saya takut untuk bertanya, Personal Trainer sedang mikirin dirinya sendiri. Biasanya gak kayak begitu pada saat berlatih; ada sedikit becanda, ngobrolin makanan, diri sendiri, hobby, cita-cita, kegiatan lain diluar... pokoknya suasana berlatih tidak kaku dan menyenangkan. Meskipun ada becandanya, latihan tetap serius; nggak ada ampun pada saat angkat beban; nggak boleh cengeng, harus bisa sampai betul-betul nggak kuat. Tapi..., My Personal Trainer sedang Bad Mood, nggak tau apa sebabnya. Siapa yang menjadi korban?? Saya, sebagai membernya. Boleh nggak sih kayak gitu??? Saya kan client lho... udah bayar mahal untuk berlatih...
Saya mencoba untuk mengerti, bahwa semua orang punya masalah dan kadang-kadang tidak bisa menyembunyikan bahwa kita sedang mempunyai masalah. Apalagi My Personal Trainer masih sangat muda, idealis, merasa benar sendiri, dan belum percaya bahwa orang itu harus berubah untuk menjadi yang lebih baik. "Inilah saya" , itu yang ada di benaknya, gak bisa dibelokin dikit ke kanan, dibelokin dikit ke kiri. Ihhhh.. gemes deh... Dulu saya gitu nggak sih waktu seumur sama dia??
Sekali latihan...., maklum deh... mungkin lagi ada masalah dengan pacarnya. Latihan ke dua... e koq masih sama ya... agak gerah ni gue... Pernah saking nyebelinnya latihan hari itu, saya lingkari komentar "TIDAK MEMUASKAN" di form yang harus saya tanda tangani setelah latihan. Latihan berikutnya... agak baekan.. lagi sadar kali dia kalau dia sedang berhadapan dengan Client; bukan ibunya, adiknya, pacarnya, atau siapapun yang boleh2 aja menerima akibat dari Bad Mood nya dia.
Teman latihan saya; yang sama2 menggunakan Personal Trainer menyarankan saya untuk mengganti Personal Trainer, karena Moody banget... nih.. Kadang oke, kadang nggak. Tapi... koq males ya ganti-ganti Personal Trainer. Ini pemikiran saya kenapa saya enggan mengganti Personal Trainer; saya malas beradaptasi lagi, seperti memulai dari awal. Pasti Personal Trainer yang baru pun akan mencari-cari cara yang cocok untuk berlatih dengan saya; maksudnya bukan cara latihannya, tapi lebih ke cara berkomunikasi. Dan lagi, Personal Trainer yang baru perlu mengevaluasi sudah sampai mana pencapaian fitness goal saya, dan saya sekarang berada di level fitness seperti apa; berapa speed yang saya sudah mampu pada saat treadmill, berapa beban yang sudah bisa saya angkat, berapa kali push up saya bisa melakukannya, semuanya meraba-raba lagi. Udah gitu, apakah Personal Trainer yang baru akan lebih baik dari yang sekarang? Gambling juga. Pokoknya banyak kegamangan untuk mengganti Personal Trainer. Mungkin pemikiran saya tidak benar, tapi juga tidak salah.
Satu hal lagi adalah masalah disiplin; My Personal Trainer suka terlambat, beberapa kali tidak masuk pada jadwal yang ditentukan. Mungkin karena saya latihan terlalu pagi, sebelum berangkat kerja atau.. mungkin karena sedang Bad Mood. Kadang-kadang akhirnya saya berlatih sendiri.. udah bisa lah dikit2 menggunakan alat2, karena... I don't want to waste my time... Saya sudah sampai tempat berlatih, masa balik lagi pulang.. atau pergi aja langsung ke kantor. No!! It's not ME.
Kondisi ini membuat saya sedikit tergoncang motivasinya, mental saya agak drop.. Untung Fitness Goal saya sudah tercapai dari sisi angka2; berat badan, body mass index, kadar lemak tubuh. Tinggal mengencangkan otot, melatih fleksibilitas tubuh, dan mantain result yang sudah tercapai.
Mengatasi kondisi ini; saya berusaha untuk tetap stabil moodnya... saya tetap hadir di jadwal latihan saya, tetap berlatih dengan serius meskipun kurang nyaman, saya mengikuti kelas2 yang ada supaya tidak bosan; ikut RPM class, Body Pump Class, Yoga, saya juga mempunyai teman bercerita untuk saling memberi semangat.
Membuat tetap termotivasi untuk terus Berlatih lebih sulit dibandingkan dengan Latihannya itu sendiri. Perlu memaksa diri sendiri untuk tetap termotivasi. Bayangkan hasil yang akan didapat, uang yang sudah dikeluarkan, waktu yang sudah diinvestasikan, menahan diri untuk tidak makan semaunya, tenaga yang sudah dikeluarkan, itu membuat motivasi meningkat kembali.
Tapi, akhirnya pertahanan saya runtuh, kesabaran saya terhadap Personal Trainer yang kedua habis... Saya putuskan untuk mengganti Personal Trainer saya. Mudah2an semua akan baik2 saja..
Ini yang saya belajar; Mental seseorang pada saat memutuskan untuk bekerja; apalagi di bidang jasa dimana kita berhubungan dengan Client harus disiapkan. Kita harus bisa memilah dimana kita bisa mengekspresikan Mood yang tidak baik, apakah Client berhak mendapatkan itu?? Tentunya tidak. Menghormati waktu yang dimiliki Client membuat kita berusaha untuk menepati waktu. Banyak cara untuk tidak terlambat; istirahat lebih cepat, menggunakan alat bantu untuk bangun lebih awal (weker, teman, satpam), dan yang terpenting adalah niat untuk tidak terlambat.
Usia yang masih belia perlu digembleng untuk mempersiapkan mental ini. Perusahaan mempunyai andil yang besar dalam penggemblengan karyawannya.
Saya sebagai Client belajar bahwa mungkin saya yang menyebabkan Personal Trainer Bad Mood, perlu ada komunikasi yang membuat semua tidak menjadi salah paham. Saya juga harus lebih cepat mengambil keputusan untuk supaya motivasi saya tetap terjaga dan objektif saya tercapai.
Dengan tidak mengurangi rasa terima kasih saya sudah dibantu untuk mencapai Goal Fitness saya, saya juga minta maaf kalau saya sebagai Client sangat merepotkan. No hurt feeling yaa... semua untuk kebaikan bersama...
Selamat datang Personal Trainer saya yang baru...
My Personal Trainer sedang Bad Mood... ciri-ciri yang tadi di atas terlihat jelas... Saya sebagai member yang sedang berlatih sangat tidak nyaman. Rasanya pengen marah, pengen cepet pulang; padahal waktu berlatih 1 jam lamanya... Rasanya seperti berjam-jam. Sebetulnya saya mencoba untuk bertanya; what happened?? Tapi... bukan urusan gue kali yaaaa... tidak dijawab..
Latihan hari itu tetap berjalan, hanya terdengar instruksi; 15 x repetisi, 3 set ya.. satu.., dua..,tiga.., dst. Pada saat istirahat sejenak, tidak ada percakapan; saya takut untuk bertanya, Personal Trainer sedang mikirin dirinya sendiri. Biasanya gak kayak begitu pada saat berlatih; ada sedikit becanda, ngobrolin makanan, diri sendiri, hobby, cita-cita, kegiatan lain diluar... pokoknya suasana berlatih tidak kaku dan menyenangkan. Meskipun ada becandanya, latihan tetap serius; nggak ada ampun pada saat angkat beban; nggak boleh cengeng, harus bisa sampai betul-betul nggak kuat. Tapi..., My Personal Trainer sedang Bad Mood, nggak tau apa sebabnya. Siapa yang menjadi korban?? Saya, sebagai membernya. Boleh nggak sih kayak gitu??? Saya kan client lho... udah bayar mahal untuk berlatih...
Saya mencoba untuk mengerti, bahwa semua orang punya masalah dan kadang-kadang tidak bisa menyembunyikan bahwa kita sedang mempunyai masalah. Apalagi My Personal Trainer masih sangat muda, idealis, merasa benar sendiri, dan belum percaya bahwa orang itu harus berubah untuk menjadi yang lebih baik. "Inilah saya" , itu yang ada di benaknya, gak bisa dibelokin dikit ke kanan, dibelokin dikit ke kiri. Ihhhh.. gemes deh... Dulu saya gitu nggak sih waktu seumur sama dia??
Sekali latihan...., maklum deh... mungkin lagi ada masalah dengan pacarnya. Latihan ke dua... e koq masih sama ya... agak gerah ni gue... Pernah saking nyebelinnya latihan hari itu, saya lingkari komentar "TIDAK MEMUASKAN" di form yang harus saya tanda tangani setelah latihan. Latihan berikutnya... agak baekan.. lagi sadar kali dia kalau dia sedang berhadapan dengan Client; bukan ibunya, adiknya, pacarnya, atau siapapun yang boleh2 aja menerima akibat dari Bad Mood nya dia.
Teman latihan saya; yang sama2 menggunakan Personal Trainer menyarankan saya untuk mengganti Personal Trainer, karena Moody banget... nih.. Kadang oke, kadang nggak. Tapi... koq males ya ganti-ganti Personal Trainer. Ini pemikiran saya kenapa saya enggan mengganti Personal Trainer; saya malas beradaptasi lagi, seperti memulai dari awal. Pasti Personal Trainer yang baru pun akan mencari-cari cara yang cocok untuk berlatih dengan saya; maksudnya bukan cara latihannya, tapi lebih ke cara berkomunikasi. Dan lagi, Personal Trainer yang baru perlu mengevaluasi sudah sampai mana pencapaian fitness goal saya, dan saya sekarang berada di level fitness seperti apa; berapa speed yang saya sudah mampu pada saat treadmill, berapa beban yang sudah bisa saya angkat, berapa kali push up saya bisa melakukannya, semuanya meraba-raba lagi. Udah gitu, apakah Personal Trainer yang baru akan lebih baik dari yang sekarang? Gambling juga. Pokoknya banyak kegamangan untuk mengganti Personal Trainer. Mungkin pemikiran saya tidak benar, tapi juga tidak salah.
Satu hal lagi adalah masalah disiplin; My Personal Trainer suka terlambat, beberapa kali tidak masuk pada jadwal yang ditentukan. Mungkin karena saya latihan terlalu pagi, sebelum berangkat kerja atau.. mungkin karena sedang Bad Mood. Kadang-kadang akhirnya saya berlatih sendiri.. udah bisa lah dikit2 menggunakan alat2, karena... I don't want to waste my time... Saya sudah sampai tempat berlatih, masa balik lagi pulang.. atau pergi aja langsung ke kantor. No!! It's not ME.
Kondisi ini membuat saya sedikit tergoncang motivasinya, mental saya agak drop.. Untung Fitness Goal saya sudah tercapai dari sisi angka2; berat badan, body mass index, kadar lemak tubuh. Tinggal mengencangkan otot, melatih fleksibilitas tubuh, dan mantain result yang sudah tercapai.
Mengatasi kondisi ini; saya berusaha untuk tetap stabil moodnya... saya tetap hadir di jadwal latihan saya, tetap berlatih dengan serius meskipun kurang nyaman, saya mengikuti kelas2 yang ada supaya tidak bosan; ikut RPM class, Body Pump Class, Yoga, saya juga mempunyai teman bercerita untuk saling memberi semangat.
Membuat tetap termotivasi untuk terus Berlatih lebih sulit dibandingkan dengan Latihannya itu sendiri. Perlu memaksa diri sendiri untuk tetap termotivasi. Bayangkan hasil yang akan didapat, uang yang sudah dikeluarkan, waktu yang sudah diinvestasikan, menahan diri untuk tidak makan semaunya, tenaga yang sudah dikeluarkan, itu membuat motivasi meningkat kembali.
Tapi, akhirnya pertahanan saya runtuh, kesabaran saya terhadap Personal Trainer yang kedua habis... Saya putuskan untuk mengganti Personal Trainer saya. Mudah2an semua akan baik2 saja..
Ini yang saya belajar; Mental seseorang pada saat memutuskan untuk bekerja; apalagi di bidang jasa dimana kita berhubungan dengan Client harus disiapkan. Kita harus bisa memilah dimana kita bisa mengekspresikan Mood yang tidak baik, apakah Client berhak mendapatkan itu?? Tentunya tidak. Menghormati waktu yang dimiliki Client membuat kita berusaha untuk menepati waktu. Banyak cara untuk tidak terlambat; istirahat lebih cepat, menggunakan alat bantu untuk bangun lebih awal (weker, teman, satpam), dan yang terpenting adalah niat untuk tidak terlambat.
Usia yang masih belia perlu digembleng untuk mempersiapkan mental ini. Perusahaan mempunyai andil yang besar dalam penggemblengan karyawannya.
Saya sebagai Client belajar bahwa mungkin saya yang menyebabkan Personal Trainer Bad Mood, perlu ada komunikasi yang membuat semua tidak menjadi salah paham. Saya juga harus lebih cepat mengambil keputusan untuk supaya motivasi saya tetap terjaga dan objektif saya tercapai.
Dengan tidak mengurangi rasa terima kasih saya sudah dibantu untuk mencapai Goal Fitness saya, saya juga minta maaf kalau saya sebagai Client sangat merepotkan. No hurt feeling yaa... semua untuk kebaikan bersama...
Selamat datang Personal Trainer saya yang baru...
Sabtu, 30 Januari 2010
What are you doing??
Pada saat saya berolah raga dengan My Personal Trainer, ada 4 bagian penting yang dilakukan setiap kali saya berlatih. Empat bagian penting itu adalah Pemanasan, Aerobik, Latihan Beban dan Peregangan.
Pemanasan dilakukan di lima menit pertama pada saat saya melakukan Treadmill atau hingga keringat pertama keluar dari tubuh kita. Pada saat treadmill, yang dilakukan pertama kali adalah memilih menu apakah kita akan melakukan latihan secara manual, untuk cardio, atau untuk fat burner. Saya pilih treadmill dengan cara manual, sehingga treadmill akan dilakukan dengan kecepatan dan incline yang diatur oleh kita. Kemudian mesin akan meminta kita untuk mengisi umur, berat badan, incline, kecepatan, dan waktu yang diinginkan. Di awal melakukan treadmill untuk pemanasan, biasanya saya set di incline 10 dan speed 4,5 dan waktu 15 menit. Yang dimaksud incline 10 adalah alat diset dengan kemiringan 10 derajat, jadi seolah-olah kita sedang berjalan menanjak dengan kemiringan 10 derajat, speed 4,5 maksudnya kecepatan gerakan 4,5 km/jam. Tentunya setting ini berlainan untuk setiap orang, tergantung dari level fitness dan stamina seseorang. Biasanya Personal Trainer akan melihat kemampuan kita untuk menetapkan setting ini.
Fungsi dari pemanasan adalah mempersiapkan tubuh untuk bekerja, dari keadaan tidak beraktivitas menjadi beraktivitas. Yang saya rasakan sesaat setelah melakukan pemanasan, jantung berdetak lebih cepat yang berarti aliran darah bergerak lebih cepat, napas sedikit terengah-engah dan pastinya berkeringat.
Setelah 3-5 menit, incline saya naikkan menjadi 15 dan speed dinaikkan menjadi 5,5. Tahap ini sudah dinamakan Aerobik atau latihan cardiovaskuler. Latihan cardiovaskuler adalah latihan yang melibatkan sekelompok otot jantung dan menggunakan banyak oksigen. Gerakan dari latihan ini berulang-ulang, kontinyu, dan berirama, seperti treadmill yang selalu saya lakukan. Pada saat treadmill ini, kita juga bisa melihat heart rate atau detak jantung per menit kita. Untuk latihan Cardio, heart rate yang terjadi seharusnya berkisar di 80%-90% dari maksimal detak jantung. Rumusaan maksimal detak jantung adalah 220-usia (untuk pria), dan 210-usia (untuk wanita). Pada alat treadmill yang canggih, kita dapat melihat heart rate yang terjadi dengan cara meletakan tangan kita di sensor alat tersebut dan untuk mendapatkan heart rate yang diinginkan, kita dapat mengubah incline atau speed dari alat tersebut. Sebetulnya banyak jenis lain yang termasuk latihan cardiovaskuler; seperti cross trainer, sepeda statis, stair climber.
Sumber energi yang digunakan untuk latihan ini adalah lemak dengan syarat latihan ini dilakukan pada saat cadangan gula dalam darah rendah; umumnya kalau kita berlatih pagi hari sebelum sarapan dan sesudah latihan beban. Syarat lainnya; detak jantung per menit mencapai zona pembakaran; 60%-80% dari maksimal detak jantung.
Banyak manfaat dari latihan cardiovaskuler ini; mengurangi kadar lemak hdl dan meningkatkan lemak ldl sehingga dapat menurunkan kadar kolestrol di dalam tubuh, meningkatkan kekuatan otot jantung, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Setelah latihan cardiovaskuler, saya bersama Personal Trainer melakukan latihan beban atau resistance training selama kurang lebih 45 menit. Latihan Beban adalah latihan yang mengacu kepada beban untuk menkontraksi kekuatan otot sehingga massa otot meningkat. Tenang aja para wanita..., Latihan ini tidak akan membuat badan kita berotot seperti Ade Rai, tapi akan membuat badan kita berbentuk sesuai dengan yang diinginkan; tinggal pilih mau seperti siapa bentuk badan yang diinginkan; seperti Angelina Jolie? Bisa... Seperti Julia Perez? Bisa... Atau seperti Luna Maya?? Bisa juga... Para Personal Trainer pada pinter koq...
Peningkatan massa otot ini memberikan banyak manfaat; membantu mencegah osteoporosis dan sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes. Bayangkan kalau kita menderita penyakit osteoporosis di saat tua nanti, aduuhh pasti sakit banget tulang-tulangnya. Atau menderita diabetes yang merupakan "ibu" nya penyakit. Orang yang sudah menderita diabetes, seringkali mempunyai penyakit degeneratif yang lain. Manfaat penting lain adalah untuk membentuk tubuh supaya ideal.... waaaahhh kayaknya kalau secara visual ini yang paling penting, betul gak????? Jadi latihan bebanlah.. Udah pasti gak ada ruginya.
Otot apa saja sih yang dilatih pada saat Latihan Beban? Yang dilatih adalah Otot Rangka yang umumnya terbagi menjadi Otot Bahu, Dada, Perut, Lengan, Punggung, Paha dan Betis Belakang, Paha Depan.
Di awal sesi latihan, my Personal Trainer melakukan Total Body Conditioning, yang berarti semua jenis otot dilatih. Dalam 1 kali sesi latihan, biasanya 3-4 otot dilatih. Karena badan saya awalnya besar di semua bagian, tentunya mudah saja menentukan otot mana dulu yang akan dilatih. Paha, perut, dan tangan sepertinya menjadi perhatian utama my Personal Trainer pada awalnya.
Nah ini, latihan-latihan yang bisa dilakukan untuk masing-masing otot...
Latihan untuk melatih otot Paha : Squats Leg Press, Dumble Lunges, Leg Extension
Latihan untuk meatih otot Perut : Hanging Leg Raises, Crunches, Sit Up
Latihan untuk melatih otot Tangan : (Biceps) Preacher Curl, One Arm Cable Curl, Concentration Curl ; (Triceps) Close Grip Banch Press, Triceps Pushdown, Triceps Kickback
Latihan untuk melatih otot Bahu : Dumbell/Barbell Press, Side Lateral Raise, Barbel Shrug
Latihan untuk melatih otot Dada : Pec Dec, Incline Press (Dumble), Dumbell Pullover
Latihan untuk melatih otot Punggung : Pulldown, Bent Over Row, Deadlift, Hyperextension, One Arm Dumbell Row
Foto-fotonya menyusul yaaa....
Pada saat latihan beban, ada istilah yang namanya repetisi atau pengulangan, itu berarti dari masing-masing gerakan perlu dilakukan beberapa kali pengulangan. Ada juga istilah set yang berarti setiap gerakan dengan masing-masing repetisinya dilakukan beberapa kali. Kata-kata yang saya sering dengar dari My Personal Trainer : "Ya 15 kali repetisi, 3 set ya.. mulai : satu, dua, tiga, empat....." dan seterusnya. Itu diwaktu awal-awal latihan. Lama-lama 20 kali repetisi, 3 set; 25 kali repetisi 3 set, hehe... nggak ada matinya tuh Personal Trainer.. Setiap set gerakan kita beristirahat sebentar antara 30 detik - 2 menit tergantung otot yang dilatih dan intensitas latihan. Pada saat istirahat ini, sebaiknya kita melakukan peregangan otot yang baru saja dilatih, semakin tinggi intensitas latihan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk istirahat atau melakukan peregangan.
Setelah beberapa kali latihan; hasil sudah kelihatan; dilihat dari berat badan yang sudah dicapai, fat persen tubuh, massa otot yang sudah terbentuk, metode latihan dirubah. Di satu kali pertemuan, dilatih hanya 1 bagian otot saja; misalnya hari Selasa latihan tangan Bicep dan Tricep, hari Jumat kaki paha depan, belakang, dan betis dan seterusnya. Trainer juga menawarkan ke kita, bagian mana lagi yang masih dirasa kurang dan ingin dibentuk lebih bagus. Bener kan bisa bikin badan kaya siapa aja.... ya disinilah waktunya kita bereksperimen dengan cara yang alami.
Penting bagi pemula untuk melakukan gerakan dengan benar, that's what Personal Trainer are for.. memastikan latihan berjalan dengan benar. Tidak perlu beban yang terlalu berat, yang penting melakukan latihan dengan gerakan yang benar. Ini sangat penting untuk menguasai teknik berlatih, sehingga untuk jangka panjang jika beban sudah mulai berat akan mengurangi resiko cedera otot.
Di akhir sesi latihan, kurang lebih 10 menit terakhir, dilakukan Peregangan untuk semua otot. Dari semua latihan pada setiap sesi latihan, bagian inilah yang paling enak.. hahaha.. Dengan posisi laying down, badan rileks, otot2 yang baru saja dilatih diregang, maunya sih lama waktunya... tapi Trainernya gak mau kali... hehehe.
Saya berlatih 3 kali seminggu, itu frekuensi latihan minimal yang diperlukan. Kalau sedang rajin, saya tambah 1 kali per minggu berlatih sendiri tidak dengan Personal Trainer; kadang saya hanya treadmill selama 1 jam, atau ikut kelas2 yang tersedia seperti RPM (sepeda static) class, Body Pump Class, Yoga, dll.
Untuk mengatasi kejenuhan yang kadang-kadang melanda, lakukan variasi-variasi latihan, ngobrol dengan teman-teman berlatih, ikut class-class yang menyenangkan, atau istirahat sejenak.. jangan kelamaan istirahatnya.
Kalau kita ingat hasil yang akan didapat dengan apa yang kita lakukan, pasti kita akan berusaha untuk melakukannya, kita akan berusaha membuat senang apa yang kita lakukan, cari cara supaya kita senang dan nyaman dalam berlatih.
Okay.. selamat mencoba...
Pemanasan dilakukan di lima menit pertama pada saat saya melakukan Treadmill atau hingga keringat pertama keluar dari tubuh kita. Pada saat treadmill, yang dilakukan pertama kali adalah memilih menu apakah kita akan melakukan latihan secara manual, untuk cardio, atau untuk fat burner. Saya pilih treadmill dengan cara manual, sehingga treadmill akan dilakukan dengan kecepatan dan incline yang diatur oleh kita. Kemudian mesin akan meminta kita untuk mengisi umur, berat badan, incline, kecepatan, dan waktu yang diinginkan. Di awal melakukan treadmill untuk pemanasan, biasanya saya set di incline 10 dan speed 4,5 dan waktu 15 menit. Yang dimaksud incline 10 adalah alat diset dengan kemiringan 10 derajat, jadi seolah-olah kita sedang berjalan menanjak dengan kemiringan 10 derajat, speed 4,5 maksudnya kecepatan gerakan 4,5 km/jam. Tentunya setting ini berlainan untuk setiap orang, tergantung dari level fitness dan stamina seseorang. Biasanya Personal Trainer akan melihat kemampuan kita untuk menetapkan setting ini.
Fungsi dari pemanasan adalah mempersiapkan tubuh untuk bekerja, dari keadaan tidak beraktivitas menjadi beraktivitas. Yang saya rasakan sesaat setelah melakukan pemanasan, jantung berdetak lebih cepat yang berarti aliran darah bergerak lebih cepat, napas sedikit terengah-engah dan pastinya berkeringat.
Setelah 3-5 menit, incline saya naikkan menjadi 15 dan speed dinaikkan menjadi 5,5. Tahap ini sudah dinamakan Aerobik atau latihan cardiovaskuler. Latihan cardiovaskuler adalah latihan yang melibatkan sekelompok otot jantung dan menggunakan banyak oksigen. Gerakan dari latihan ini berulang-ulang, kontinyu, dan berirama, seperti treadmill yang selalu saya lakukan. Pada saat treadmill ini, kita juga bisa melihat heart rate atau detak jantung per menit kita. Untuk latihan Cardio, heart rate yang terjadi seharusnya berkisar di 80%-90% dari maksimal detak jantung. Rumusaan maksimal detak jantung adalah 220-usia (untuk pria), dan 210-usia (untuk wanita). Pada alat treadmill yang canggih, kita dapat melihat heart rate yang terjadi dengan cara meletakan tangan kita di sensor alat tersebut dan untuk mendapatkan heart rate yang diinginkan, kita dapat mengubah incline atau speed dari alat tersebut. Sebetulnya banyak jenis lain yang termasuk latihan cardiovaskuler; seperti cross trainer, sepeda statis, stair climber.
Sumber energi yang digunakan untuk latihan ini adalah lemak dengan syarat latihan ini dilakukan pada saat cadangan gula dalam darah rendah; umumnya kalau kita berlatih pagi hari sebelum sarapan dan sesudah latihan beban. Syarat lainnya; detak jantung per menit mencapai zona pembakaran; 60%-80% dari maksimal detak jantung.
Banyak manfaat dari latihan cardiovaskuler ini; mengurangi kadar lemak hdl dan meningkatkan lemak ldl sehingga dapat menurunkan kadar kolestrol di dalam tubuh, meningkatkan kekuatan otot jantung, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Setelah latihan cardiovaskuler, saya bersama Personal Trainer melakukan latihan beban atau resistance training selama kurang lebih 45 menit. Latihan Beban adalah latihan yang mengacu kepada beban untuk menkontraksi kekuatan otot sehingga massa otot meningkat. Tenang aja para wanita..., Latihan ini tidak akan membuat badan kita berotot seperti Ade Rai, tapi akan membuat badan kita berbentuk sesuai dengan yang diinginkan; tinggal pilih mau seperti siapa bentuk badan yang diinginkan; seperti Angelina Jolie? Bisa... Seperti Julia Perez? Bisa... Atau seperti Luna Maya?? Bisa juga... Para Personal Trainer pada pinter koq...
Peningkatan massa otot ini memberikan banyak manfaat; membantu mencegah osteoporosis dan sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes. Bayangkan kalau kita menderita penyakit osteoporosis di saat tua nanti, aduuhh pasti sakit banget tulang-tulangnya. Atau menderita diabetes yang merupakan "ibu" nya penyakit. Orang yang sudah menderita diabetes, seringkali mempunyai penyakit degeneratif yang lain. Manfaat penting lain adalah untuk membentuk tubuh supaya ideal.... waaaahhh kayaknya kalau secara visual ini yang paling penting, betul gak????? Jadi latihan bebanlah.. Udah pasti gak ada ruginya.
Otot apa saja sih yang dilatih pada saat Latihan Beban? Yang dilatih adalah Otot Rangka yang umumnya terbagi menjadi Otot Bahu, Dada, Perut, Lengan, Punggung, Paha dan Betis Belakang, Paha Depan.
Di awal sesi latihan, my Personal Trainer melakukan Total Body Conditioning, yang berarti semua jenis otot dilatih. Dalam 1 kali sesi latihan, biasanya 3-4 otot dilatih. Karena badan saya awalnya besar di semua bagian, tentunya mudah saja menentukan otot mana dulu yang akan dilatih. Paha, perut, dan tangan sepertinya menjadi perhatian utama my Personal Trainer pada awalnya.
Nah ini, latihan-latihan yang bisa dilakukan untuk masing-masing otot...
Latihan untuk melatih otot Paha : Squats Leg Press, Dumble Lunges, Leg Extension
Latihan untuk meatih otot Perut : Hanging Leg Raises, Crunches, Sit Up
Latihan untuk melatih otot Tangan : (Biceps) Preacher Curl, One Arm Cable Curl, Concentration Curl ; (Triceps) Close Grip Banch Press, Triceps Pushdown, Triceps Kickback
Latihan untuk melatih otot Bahu : Dumbell/Barbell Press, Side Lateral Raise, Barbel Shrug
Latihan untuk melatih otot Dada : Pec Dec, Incline Press (Dumble), Dumbell Pullover
Latihan untuk melatih otot Punggung : Pulldown, Bent Over Row, Deadlift, Hyperextension, One Arm Dumbell Row
Foto-fotonya menyusul yaaa....
Pada saat latihan beban, ada istilah yang namanya repetisi atau pengulangan, itu berarti dari masing-masing gerakan perlu dilakukan beberapa kali pengulangan. Ada juga istilah set yang berarti setiap gerakan dengan masing-masing repetisinya dilakukan beberapa kali. Kata-kata yang saya sering dengar dari My Personal Trainer : "Ya 15 kali repetisi, 3 set ya.. mulai : satu, dua, tiga, empat....." dan seterusnya. Itu diwaktu awal-awal latihan. Lama-lama 20 kali repetisi, 3 set; 25 kali repetisi 3 set, hehe... nggak ada matinya tuh Personal Trainer.. Setiap set gerakan kita beristirahat sebentar antara 30 detik - 2 menit tergantung otot yang dilatih dan intensitas latihan. Pada saat istirahat ini, sebaiknya kita melakukan peregangan otot yang baru saja dilatih, semakin tinggi intensitas latihan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk istirahat atau melakukan peregangan.
Setelah beberapa kali latihan; hasil sudah kelihatan; dilihat dari berat badan yang sudah dicapai, fat persen tubuh, massa otot yang sudah terbentuk, metode latihan dirubah. Di satu kali pertemuan, dilatih hanya 1 bagian otot saja; misalnya hari Selasa latihan tangan Bicep dan Tricep, hari Jumat kaki paha depan, belakang, dan betis dan seterusnya. Trainer juga menawarkan ke kita, bagian mana lagi yang masih dirasa kurang dan ingin dibentuk lebih bagus. Bener kan bisa bikin badan kaya siapa aja.... ya disinilah waktunya kita bereksperimen dengan cara yang alami.
Penting bagi pemula untuk melakukan gerakan dengan benar, that's what Personal Trainer are for.. memastikan latihan berjalan dengan benar. Tidak perlu beban yang terlalu berat, yang penting melakukan latihan dengan gerakan yang benar. Ini sangat penting untuk menguasai teknik berlatih, sehingga untuk jangka panjang jika beban sudah mulai berat akan mengurangi resiko cedera otot.
Di akhir sesi latihan, kurang lebih 10 menit terakhir, dilakukan Peregangan untuk semua otot. Dari semua latihan pada setiap sesi latihan, bagian inilah yang paling enak.. hahaha.. Dengan posisi laying down, badan rileks, otot2 yang baru saja dilatih diregang, maunya sih lama waktunya... tapi Trainernya gak mau kali... hehehe.
Saya berlatih 3 kali seminggu, itu frekuensi latihan minimal yang diperlukan. Kalau sedang rajin, saya tambah 1 kali per minggu berlatih sendiri tidak dengan Personal Trainer; kadang saya hanya treadmill selama 1 jam, atau ikut kelas2 yang tersedia seperti RPM (sepeda static) class, Body Pump Class, Yoga, dll.
Untuk mengatasi kejenuhan yang kadang-kadang melanda, lakukan variasi-variasi latihan, ngobrol dengan teman-teman berlatih, ikut class-class yang menyenangkan, atau istirahat sejenak.. jangan kelamaan istirahatnya.
Kalau kita ingat hasil yang akan didapat dengan apa yang kita lakukan, pasti kita akan berusaha untuk melakukannya, kita akan berusaha membuat senang apa yang kita lakukan, cari cara supaya kita senang dan nyaman dalam berlatih.
Okay.. selamat mencoba...
Minggu, 17 Januari 2010
Clear up the bigger size...
Nothing tastes as good as skinny feels.. bener deh.. Tangan menjadi kecil dan keras berotot; tapi gak seperti laki lho tangannya.. tetep mulus.. hihi.., kaki dan paha langsing, tidak ada jendolan di punggung, perut lurus gak ndut lagi, muka sedikit tirus gak bulet lagi... I am happy!!
Problem baru timbul, tapi............ GOOD problem..; baju2, celana panjang, pakaian dalam semua menjadi kebesaran.. Waduh.. saya belum mempersiapkan hal ini. Belum ada kesempatan untuk membeli baju baru, belum disiapin juga sih budgetnya... hehehe.. tapi sepertinya ini emergency case.. jadi gak apa-apa pakai pos yang lain untuk sedikit-sedikit beli baju.
Sebetulnya saya sudah berniat membeli baju sejak berat badan turun 6 kg, tapi My Personal Trainer bilang jangan dulu.. karena masih akan menjadi lebih kecil lagi badan saya.. Jadi gimana dong?? Setiap malam saya berpikir baju mana yang akan saya pakai besok. Ribet juga ya... karena kebanyakan baju saya gombrong-gombrong, kan gak lucu kalo dipakai... keliatan banget kegedeannya.
Akhirnya saya gak tahan juga untuk membeli celana panjang dan baju baru setelah berat badan saya turun 8 kg... Wow... celananya sekarang pakai no 10, tadinya 14 lho... Bajunya gimana? Sebetulnya bisa pakai no 10 juga, tapi too sexy ah... pakai no 12 aja, sebelumnya no 14. Termasuk pakaian dalamnya lho yang perlu dibeli.. hehe.. Saya beli beberapa baju untuk kerja yang paling penting dan pakaian dalam yang juga penting..
Saya amat-amati lemari baju saya, penuh juga nih lemari.. Beberapa baju yang terlipat dan tergantung masih pengen saya pakai sebetulnya; batik yang coklat itu baru 2 kali saya pakai, yang biru baru 1 x saya pakai. Pfff sayang juga kalau gak dipakai lagi. Hmmmm, saya ada ide; saya telpon penjahit pakaian langganan saya: "Bu, bisa kecil2in baju gak?" Jawaban penjahit: "bisa bu, bawa aja kesini semua." Alhamdulillah... lumayan bisa lebih berhemat; kalau harus beli baru sejumlah yang saya punya sekarang lumayan juga biayanya.. Bisa buat bayar Personal Trainer tuh... hahaha...
Minggu pagi, hari yang saya pilih untuk memilih pakaian yang masih mau dipakai dan akan dibawa ke tukang jahit, sekaligus membersihkan lemari dari pakaian-pakaian yang kegedean dan tidak ingin saya pakai lagi.
Dibantu oleh mbak yang tentunya akan mendapat bagian pakaian yang saya singkirkan dari lemari, saya bongkar lemari pakaian saya... Hwa??? banyak banget ya... kayaknya gak perlu sebanyak ini deh.. Itulah wanita, kebanyakan gaya... hahaha..
Pilih.. pilih.. pilih... Ini hasilnya; dua kantong plastik besar untuk pakaian yang masih mau saya pakai dan akan dibawa ke penjahit, dua kantong untuk pakaian yang akan dihibahkan ke mbak-mbak yang dengan setia membantu pekerjaanku di rumah. Bergegas saya pergi ke penjahit langganan, dan diukur ulang badan saya.. Hwalah emang berkurang banyak nih ukuran-ukuran badan, terutama lingkar pinggang dan pinggul. Seminggu ya bu kecilin baju-baju ini, udah bingung nih..
Alhamdulillaah.. selain kesehatan yang membaik mudah2an, penampilan yang lebih menarik, "project" saya ini juga berbagi rezeki untuk mbak-mbak di rumah dan untuk penjahit langgananku..
By the way... "project" saya belum selesai lho... apakah saya akan mengecil lagi?? Let we see..
Problem baru timbul, tapi............ GOOD problem..; baju2, celana panjang, pakaian dalam semua menjadi kebesaran.. Waduh.. saya belum mempersiapkan hal ini. Belum ada kesempatan untuk membeli baju baru, belum disiapin juga sih budgetnya... hehehe.. tapi sepertinya ini emergency case.. jadi gak apa-apa pakai pos yang lain untuk sedikit-sedikit beli baju.
Sebetulnya saya sudah berniat membeli baju sejak berat badan turun 6 kg, tapi My Personal Trainer bilang jangan dulu.. karena masih akan menjadi lebih kecil lagi badan saya.. Jadi gimana dong?? Setiap malam saya berpikir baju mana yang akan saya pakai besok. Ribet juga ya... karena kebanyakan baju saya gombrong-gombrong, kan gak lucu kalo dipakai... keliatan banget kegedeannya.
Akhirnya saya gak tahan juga untuk membeli celana panjang dan baju baru setelah berat badan saya turun 8 kg... Wow... celananya sekarang pakai no 10, tadinya 14 lho... Bajunya gimana? Sebetulnya bisa pakai no 10 juga, tapi too sexy ah... pakai no 12 aja, sebelumnya no 14. Termasuk pakaian dalamnya lho yang perlu dibeli.. hehe.. Saya beli beberapa baju untuk kerja yang paling penting dan pakaian dalam yang juga penting..
Saya amat-amati lemari baju saya, penuh juga nih lemari.. Beberapa baju yang terlipat dan tergantung masih pengen saya pakai sebetulnya; batik yang coklat itu baru 2 kali saya pakai, yang biru baru 1 x saya pakai. Pfff sayang juga kalau gak dipakai lagi. Hmmmm, saya ada ide; saya telpon penjahit pakaian langganan saya: "Bu, bisa kecil2in baju gak?" Jawaban penjahit: "bisa bu, bawa aja kesini semua." Alhamdulillah... lumayan bisa lebih berhemat; kalau harus beli baru sejumlah yang saya punya sekarang lumayan juga biayanya.. Bisa buat bayar Personal Trainer tuh... hahaha...
Minggu pagi, hari yang saya pilih untuk memilih pakaian yang masih mau dipakai dan akan dibawa ke tukang jahit, sekaligus membersihkan lemari dari pakaian-pakaian yang kegedean dan tidak ingin saya pakai lagi.
Dibantu oleh mbak yang tentunya akan mendapat bagian pakaian yang saya singkirkan dari lemari, saya bongkar lemari pakaian saya... Hwa??? banyak banget ya... kayaknya gak perlu sebanyak ini deh.. Itulah wanita, kebanyakan gaya... hahaha..
Pilih.. pilih.. pilih... Ini hasilnya; dua kantong plastik besar untuk pakaian yang masih mau saya pakai dan akan dibawa ke penjahit, dua kantong untuk pakaian yang akan dihibahkan ke mbak-mbak yang dengan setia membantu pekerjaanku di rumah. Bergegas saya pergi ke penjahit langganan, dan diukur ulang badan saya.. Hwalah emang berkurang banyak nih ukuran-ukuran badan, terutama lingkar pinggang dan pinggul. Seminggu ya bu kecilin baju-baju ini, udah bingung nih..
Alhamdulillaah.. selain kesehatan yang membaik mudah2an, penampilan yang lebih menarik, "project" saya ini juga berbagi rezeki untuk mbak-mbak di rumah dan untuk penjahit langgananku..
By the way... "project" saya belum selesai lho... apakah saya akan mengecil lagi?? Let we see..
Rabu, 13 Januari 2010
Pesta Perkawinan
Tuntas sudah kewajiban orang tuaku mengantarkan putri-putri nya ke jenjang pernikahan. Ya, adik bungsuku akan menikah. Berbagai persiapan kita lakukan; acara, makanan, pakaian, penginapan untuk keluarga dari luar kota, dan masih banyak lagi hal lainnya. Sebagai anak paling tua, saya membantu orang tuaku mencari catering untuk acara di rumah.
Ada 4 acara penting yang dilakukan; pengajian, siraman, midodareni, dan resepsi yang akan dilakukan mulai hari Jumat hingga hari Minggu. Di masing-masing acara tersebut tentunya banyak makanan dong. Seperti biasa, saya menceritakan hal ini ke My Personal Trainer, untuk minta izin makan lebih banyak... hahaha.. program belum selesai, target belum tercapai. Izin diberikan hanya untuk 1 hari acara, bagaimana saya menyiasati hal ini??
Acara pertama adalah pengajian yang diselenggarakan di rumah pada hari Jumat pagi; menu untuk acara ini: gule kambing, sate kambing, sop ayam, cah jangung muda + sosis, ayam bumbu kecap, kerupuk udang, acar, dan dessertnya adalah pudding coklat. Ini yang saya lakukan pada hari itu : pagi; sarapan roti gandum seperti biasa, makan siang; 1 sendok sayur gule tanpa kuah, 4 tusuk sate dengan bumbu kecap, dan cah jagung muda tanpa sosis, ditambah sedikit sop. Banyak ya... gak pake nasi soalnya, lupa gak bawa nasi merah. Untuk mengganti kalori makanan yang masuk, saya sempatkan untuk tetap berlatih dengan My Personal Trainer di waktu malam hari.
Acara hari ke 2 : siraman dan midodareni yang dimulai dari jam 12 siang hingga jam 22 malam. Menu makanan hari itu : Sate, cendol, nasi bogana komplit, siomay + tahu, mie kocok, buah2-an. Keinginan hati sih makan nasi bogana komplit dan mie kocok.. hehe.. tapi itu santen semua yang ada di nasi bogana, trus mie nya gimana... Pikir.... Pikir...Pikir... Pilih mana ya? Kenikmatan sesaat di mulut atau kenikmatan di badan .... Hahaha... berat amat ya kayak gini aja??? Akhirnya ini yang saya putuskan : Saya makan dulu roti gandum supaya kenyang... terus, saya makan tahu dan telur (putihnya saja) dengan kecap tanpa bumbu kacang, kemudian banyak2 makan buah... dan mengicip 2 sendok mie kocok punya saudara. Ternyata tidak menderita, biasa aja...
Acara hari ke 3 : Akad nikah dan resepsi pernikahan. Menu makanan hari itu : Soto Sokaraja untuk akad nikah dan banyak jenis makanan untuk resepsi. Acara dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 1 siang dan untuk keperluan make up dan berpakaian, saya sudah tiba di tempat jam 5 pagi di gedung. Saya membawa persiapan roti gandum dalam tas saya.. in case diperlukan. Saya tidak makan sotonya waktu sarapan, saya makan perbekalan saya roti gandum dilapisi selai kacang.. hm... yummie juga kalau lagi lapar sih.. Pada saat resepsi, saya mengitari area makanan untuk melihat apa yang enak dan memungkinkan saya makan. Ini pilihan saya; dimsum 3 potong kecil, sayur-sayuran + kentang rebus yang disiram daging sapi dengan kuah semur, buah-buahan tentunya. E.. di pojokan sana ada jamu tradisional, pasti sehat kan?? Saya minum jamu beras kencur dan jamu kunyit asam.. segarr rasanya...Gak usah keliling-keliling makanan ah... ntar kepengen nyomot. Mendingan waktunya dipergunakan untuk ngobrol dengan tamu2... Saya kan termasuk tuan rumah, jadi harus menyambut tamu-tamu yang datang. Siasat ini cukup berhasil, kalau agak lapar... saya berjalan ke lokasi buah-buahan.
Di waktu-waktu makan pada saat tidak ada acara, saya makan seperti biasa; pagi hari makan roti gandum atau oatmeal, malam hari makan sayur dan lauk pauk.
Alhamdulillah acara berjalan lancar, rasa-rasanya program saya tetap berjalan.. ya salah-salah dikit gak apa-apalah.. namanya juga kejadian yang tidak biasa. Besok bisa diperbaiki dengan makan yang benar, oalah raga yang teratur, dan istirahat yang cukup.
Ada 4 acara penting yang dilakukan; pengajian, siraman, midodareni, dan resepsi yang akan dilakukan mulai hari Jumat hingga hari Minggu. Di masing-masing acara tersebut tentunya banyak makanan dong. Seperti biasa, saya menceritakan hal ini ke My Personal Trainer, untuk minta izin makan lebih banyak... hahaha.. program belum selesai, target belum tercapai. Izin diberikan hanya untuk 1 hari acara, bagaimana saya menyiasati hal ini??
Acara pertama adalah pengajian yang diselenggarakan di rumah pada hari Jumat pagi; menu untuk acara ini: gule kambing, sate kambing, sop ayam, cah jangung muda + sosis, ayam bumbu kecap, kerupuk udang, acar, dan dessertnya adalah pudding coklat. Ini yang saya lakukan pada hari itu : pagi; sarapan roti gandum seperti biasa, makan siang; 1 sendok sayur gule tanpa kuah, 4 tusuk sate dengan bumbu kecap, dan cah jagung muda tanpa sosis, ditambah sedikit sop. Banyak ya... gak pake nasi soalnya, lupa gak bawa nasi merah. Untuk mengganti kalori makanan yang masuk, saya sempatkan untuk tetap berlatih dengan My Personal Trainer di waktu malam hari.
Acara hari ke 2 : siraman dan midodareni yang dimulai dari jam 12 siang hingga jam 22 malam. Menu makanan hari itu : Sate, cendol, nasi bogana komplit, siomay + tahu, mie kocok, buah2-an. Keinginan hati sih makan nasi bogana komplit dan mie kocok.. hehe.. tapi itu santen semua yang ada di nasi bogana, trus mie nya gimana... Pikir.... Pikir...Pikir... Pilih mana ya? Kenikmatan sesaat di mulut atau kenikmatan di badan .... Hahaha... berat amat ya kayak gini aja??? Akhirnya ini yang saya putuskan : Saya makan dulu roti gandum supaya kenyang... terus, saya makan tahu dan telur (putihnya saja) dengan kecap tanpa bumbu kacang, kemudian banyak2 makan buah... dan mengicip 2 sendok mie kocok punya saudara. Ternyata tidak menderita, biasa aja...
Acara hari ke 3 : Akad nikah dan resepsi pernikahan. Menu makanan hari itu : Soto Sokaraja untuk akad nikah dan banyak jenis makanan untuk resepsi. Acara dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 1 siang dan untuk keperluan make up dan berpakaian, saya sudah tiba di tempat jam 5 pagi di gedung. Saya membawa persiapan roti gandum dalam tas saya.. in case diperlukan. Saya tidak makan sotonya waktu sarapan, saya makan perbekalan saya roti gandum dilapisi selai kacang.. hm... yummie juga kalau lagi lapar sih.. Pada saat resepsi, saya mengitari area makanan untuk melihat apa yang enak dan memungkinkan saya makan. Ini pilihan saya; dimsum 3 potong kecil, sayur-sayuran + kentang rebus yang disiram daging sapi dengan kuah semur, buah-buahan tentunya. E.. di pojokan sana ada jamu tradisional, pasti sehat kan?? Saya minum jamu beras kencur dan jamu kunyit asam.. segarr rasanya...Gak usah keliling-keliling makanan ah... ntar kepengen nyomot. Mendingan waktunya dipergunakan untuk ngobrol dengan tamu2... Saya kan termasuk tuan rumah, jadi harus menyambut tamu-tamu yang datang. Siasat ini cukup berhasil, kalau agak lapar... saya berjalan ke lokasi buah-buahan.
Di waktu-waktu makan pada saat tidak ada acara, saya makan seperti biasa; pagi hari makan roti gandum atau oatmeal, malam hari makan sayur dan lauk pauk.
Alhamdulillah acara berjalan lancar, rasa-rasanya program saya tetap berjalan.. ya salah-salah dikit gak apa-apalah.. namanya juga kejadian yang tidak biasa. Besok bisa diperbaiki dengan makan yang benar, oalah raga yang teratur, dan istirahat yang cukup.
Jumat, 08 Januari 2010
Enjoy my Skinny feels..
Menjadi kurus ternyata luar biasa rasanya; hati berbunga-bunga, tersenyum-senyum malu jika ada yang memuji, memandang cermin lebih lama... hm.... seperti orang yang sedang jatuh cinta... Orang lain begitu gak ya??? Tapi itulah yang saya rasakan.. Perasaan itu timbul setelah berat badan turun 8 kg dengan ukuran2 badan yang mengecil. Saya bisa menggunakan baju dengan ukuran S/M.. biasanya kan L/XL, ukuran celana turun 2 nomor.
Saya mempunyai baju warna peach tua, berbahan kaos.. Baju itu sudah lama tidak saya pakai, karena yaitu.. merasa tidak enak dilihat jika dipakai. Menonjol sana-sini, terlihat berlipat-lipat di bagian punggung, bikin gak percaya diri kalau saya menggunakannya.
Kemarin saya keluarkan baju itu dari lemari, saya amat-amati baju itu. Bisa saya pakai lagi gak ya baju ini? Selesai mandi, dengan hati sedikit berdebar saya pakai baju itu... Wow.. beda lho!! Bagian tangan terlihat kecil dan kencang, tidak ada lipatan-lipatan baju di bagian punggung, bagian perut lurus tidak ada yang menonjol, bagian pinggul juga mengecil, menurut tukang jahit berbeda 10 cm dari sebelumnya. Terus ke bagian kaki terutama daerah paha yang juga terlihat langsing, beda banget!! Saya bercermin untuk bermake up; terlihat wajah saya sedikit tirus gak bulet lagi. Saya dekatkan muka saya ke cermin, bintik-bintik hitam agak berkurang, muka terlihat lebih segar. Ternyata kebiasaan berolah raga pun membuat kualitas kulit berubah menjadi lebih muda. Secara ilmiah saya tidak mengerti bagaimana bisa terjadi, nanti dicari tau di internet ya... Saya teringat cincin saya yang sudah lama tidak dipakai karena kekecilan, saya ambil cincin itu dari kotaknya dan saya coba.. Subhanallah.. cincin itu bisa saya pakai sekarang...
Saya berlama-lama memandang diri saya di cermin, memang terlihat sangat berbeda. I love my body... I am look younger.. Perempuan mana sih yang gak senang kalau terlihat lebih muda.. apalagi di usia seperti saya sekarang ini.
Energi saya pun meningkat, gimana gak meningkat kalau setiap kali saya berlatih angkat beban selalu ditingkatkan berat beban dan repetisi latihannya dari waktu ke waktu. Tadinya saya hanya kuat menahan badan saya dengan posisi push up selama 15 detik, sekarang sudah bisa 45 detik; tadinya kaki hanya bisa mendorong beban seberat 15 kg, sekarang sudah 45 kg; tangan hanya bisa menarik beban 5 kg, sekarang 20 kg. Pengaruh kekuatan ini membuat saya tidak mudah lelah dan lebih berenergi. Kalau saya sedang menyetir dan jalanan macet, kaki tidak terasa pegal meskipun harus injak kopling terus menerus. Saya bisa berjalan lebih cepat dan lebih lama tanpa sesak napas dan badanpun terasa lebih ringan.
Perasaan luar biasa pun hinggap di hati saya, saya menjadi lebih senang, mudah tersenyum; apalagi kalau dipuji.. hihi narsis ya..., bersemangat. Yang saya tahu perasaan kita bisa menular ke orang-orang sekitar. Apalagi dengan berbagai peran yang saya mainkan. Sebagai seorang ibu, perasaan senang dan bersemangat akan menular ke anak, suami, dan orang-orang di rumah. Kalau ibunya BT... semua ikut BT kan?? Sebagai pekerja yang memiliki anak buah, semangat saya, senyum saya, perasaan senang saya, tentunya akan berdampak baik buat mereka. Suasana kerja yang menyenangkan tentunya akan membuat produktivitas kerja meningkat..
Alhamdulillah ya Allah atas semua nikmat yang Kau berikan... Aku diberi kesempatan untuk menjadi seperti ini.. Mudah2an apa-apa yang saya lakukan memberikan manfaat terhadap diri saya dan orang-orang di sekitar saya.. Tidak menjadikan diri saya sombong dengan hasil yang telah saya capai..
I am enjoy with my Skinny feels..
Saya mempunyai baju warna peach tua, berbahan kaos.. Baju itu sudah lama tidak saya pakai, karena yaitu.. merasa tidak enak dilihat jika dipakai. Menonjol sana-sini, terlihat berlipat-lipat di bagian punggung, bikin gak percaya diri kalau saya menggunakannya.
Kemarin saya keluarkan baju itu dari lemari, saya amat-amati baju itu. Bisa saya pakai lagi gak ya baju ini? Selesai mandi, dengan hati sedikit berdebar saya pakai baju itu... Wow.. beda lho!! Bagian tangan terlihat kecil dan kencang, tidak ada lipatan-lipatan baju di bagian punggung, bagian perut lurus tidak ada yang menonjol, bagian pinggul juga mengecil, menurut tukang jahit berbeda 10 cm dari sebelumnya. Terus ke bagian kaki terutama daerah paha yang juga terlihat langsing, beda banget!! Saya bercermin untuk bermake up; terlihat wajah saya sedikit tirus gak bulet lagi. Saya dekatkan muka saya ke cermin, bintik-bintik hitam agak berkurang, muka terlihat lebih segar. Ternyata kebiasaan berolah raga pun membuat kualitas kulit berubah menjadi lebih muda. Secara ilmiah saya tidak mengerti bagaimana bisa terjadi, nanti dicari tau di internet ya... Saya teringat cincin saya yang sudah lama tidak dipakai karena kekecilan, saya ambil cincin itu dari kotaknya dan saya coba.. Subhanallah.. cincin itu bisa saya pakai sekarang...
Saya berlama-lama memandang diri saya di cermin, memang terlihat sangat berbeda. I love my body... I am look younger.. Perempuan mana sih yang gak senang kalau terlihat lebih muda.. apalagi di usia seperti saya sekarang ini.
Energi saya pun meningkat, gimana gak meningkat kalau setiap kali saya berlatih angkat beban selalu ditingkatkan berat beban dan repetisi latihannya dari waktu ke waktu. Tadinya saya hanya kuat menahan badan saya dengan posisi push up selama 15 detik, sekarang sudah bisa 45 detik; tadinya kaki hanya bisa mendorong beban seberat 15 kg, sekarang sudah 45 kg; tangan hanya bisa menarik beban 5 kg, sekarang 20 kg. Pengaruh kekuatan ini membuat saya tidak mudah lelah dan lebih berenergi. Kalau saya sedang menyetir dan jalanan macet, kaki tidak terasa pegal meskipun harus injak kopling terus menerus. Saya bisa berjalan lebih cepat dan lebih lama tanpa sesak napas dan badanpun terasa lebih ringan.
Perasaan luar biasa pun hinggap di hati saya, saya menjadi lebih senang, mudah tersenyum; apalagi kalau dipuji.. hihi narsis ya..., bersemangat. Yang saya tahu perasaan kita bisa menular ke orang-orang sekitar. Apalagi dengan berbagai peran yang saya mainkan. Sebagai seorang ibu, perasaan senang dan bersemangat akan menular ke anak, suami, dan orang-orang di rumah. Kalau ibunya BT... semua ikut BT kan?? Sebagai pekerja yang memiliki anak buah, semangat saya, senyum saya, perasaan senang saya, tentunya akan berdampak baik buat mereka. Suasana kerja yang menyenangkan tentunya akan membuat produktivitas kerja meningkat..
Alhamdulillah ya Allah atas semua nikmat yang Kau berikan... Aku diberi kesempatan untuk menjadi seperti ini.. Mudah2an apa-apa yang saya lakukan memberikan manfaat terhadap diri saya dan orang-orang di sekitar saya.. Tidak menjadikan diri saya sombong dengan hasil yang telah saya capai..
I am enjoy with my Skinny feels..
Rabu, 06 Januari 2010
Additional Task.............
Setiap kali kita mempunyai "Goals" baru, pasti ada pekerjaan tambahan yang harus kita lakukan. Apalagi jika "Goals" tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa. "Project" yang saya lakukan ini, merupakan pencapaian yang luar biasa buat saya jika berhasil. Bayangkan, seumur hidup saya, belum pernah sekalipun saya berhasil menurunkan berat badan hingga 10kg dalam waktu 3 bulan. Mungkin buat orang lain hal ini adalah hal yang biasa saja, tapi tidak untuk saya.
"Project" yang saya lakukan ini, menuntut 3 hal; yang pertama adalah Olah Raga yang teratur, yang kedua mengatur pola makan, dan yang terakhir istirahat yang cukup. Tiga hal tersebut sangat penting untuk membuat metabolisme di dalam tubuh menjadi baik. Jika metabolisme baik, pembakaran lemak akan mudah dilakukan, massa otot akan meningkat, sehingga badan kita akan menjadi lebih mudah mencapai "Goal fitness" yang sudah ditetapkan.
Tentunya untuk melakukan hal tersebut di atas, perlu persiapan2 tambahan yang harus dilakukan; Supaya Olah Raga teratur, di hari2 saya menjadwalkan untuk olah raga saya perlu menyiapkan 1 tas yang berisi peralatan untuk Olah Raga; baju, celana, pakaian dalam, peralatan mandi, dan peralatan make up, dan sepatu/sandal. Jenis pakaian yang dibawa tergantung dari jam Olah Raga, kalau pagi berarti saya membawa pakaian kerja, kalau malam berarti saya membawa pakaian Olah Raga.
Untuk urusan makanan yang agak repot; sekarang ini di rumah harus selalu tersedia beras merah, roti gandum, oatmeal, dan buah-buahan. Sebenernya sih gak repot-repot amat, hanya saja tadinya makanan ini tidak selalu ada di rumah, tergantung hari belanja; kalau baru belanja, buah selalu ada, tapi beberapa hari kemudian gak ada dan saya tidak memaksa diri saya untuk belanja buah kalau belum waktunya belanja. Sekarang saya selalu cek lemari es di rumah untuk memastikan buah tersedia, kalau abis.. mampir bentar ke supermarket untuk beli buah.
Jika hendak bepergian yang melewatkan makan siang di luar, termasuk kerja tentunya; saya menyiapkan 1 tempat yang berisi nasi merah, 2/3 porsi buah-buahan, minum air putih, dan roti gandum saya masukkan ke dalam tas jinjing saya. Tapi tenang aja, saya sudah mentraining mbak di rumah untuk menyiapkan keperluan ini, jadi saya tinggal angkat dan bawa pergi.
Pada saat makan di luar; saya sempatkan untuk bertanya cara memasak ke pelayan restoran. Sebisa mungkin saya hindari makanan yang digoreng. Saya berusaha untuk makan dengan low carbo, low fat, hi protein dan serat. Sebenernya gak berat-berat amat sih... nikmati aja; selalu ingat jangan kita hanya memanjakan lidah/mulut, tapi manjakanlah tubuh. Kalau kepengen banget makan yang kurang sehat, biasanya saya hanya mencicipi sedikit; satu sendok atau secuil cukuplah... hanya karena penasaran
Saya juga berusaha untuk istirahat yang cukup; menurut Personal Trainer perlu waktu 6-7 jam beristirahat. Istirahat disini bukan hanya tidur banget tapi tidur-tiduran/leyeh-leyeh termasuk kategori istirahat. Pada saat beristirahat; tubuh melakukan relaksasi dan tetap membakar kalori kalau kita Olah Raga teratur.
Hal lain yang saya lakukan; adalah menambah pengetahuan mengenai kesehatan; saya tambahkan jenis bacaan yang saya baca dengan buku2 mengenai kesehatan; buku "Fat-Loss not Weight Loss, Gemuk tapi Ramping karangan dr Phaidon L. Toruan, MM yang sekarang sedang saya baca. Bukunya bagus secara kualitas fisik, isinya sederhana, bagus, lengkap, cara menyajikannya membuat kita tidak bosan membacanya. Buku-buku karangan Ade Rai mengenai Fitness juga saya baca. Dengan membaca buku, saya menjadi lebih aware dengan hal2 yang saya lakukan; mencocokan dengan program latihan yang diberikan Personal Trainer, mengetahui kapan waktu yang tepat untuk Olah Raga, mengetahui kapan sebaiknya saya makan; sebelum/sesudah Olah Raga, berapa lama waktu yang direkomendasikan untuk Olah Raga, jenis makanan apa yang sebaiknya saya makan, dan masih banyak lagi informasi yang didapat.
Sebenernya gak ada yang sulit dengan pekerjaan tambahan ini; awalnya aja yang sulit karena merubah kebiasaan. Setelah sebulan berjalan, semuanya menjadi biasa aja, tidak merasa direpotkan. Semuanya diawali dari perubahan cara berpikir; karena saya berpikir "project' ini sangat penting untuk kesehatan dan penampilan saya, saya dengan rela hati melakukan perubahan-perubahan kecil yang nantinya akan menjadi gaya hidup saya. Perubahan-perubahan kecil ini akan membawa dampak yang besar terhadap hasil yang diinginkan.
Jangan pernah takut untuk berubah, karena perubahan itu selalu terjadi dalam kehidupan kita. Orang yang tidak mau berubah, seperti buah yang sudah matang dan lama-lama akan menjadi busuk. Kita gak mau kan seperti buah yang membusuk???
"Project" yang saya lakukan ini, menuntut 3 hal; yang pertama adalah Olah Raga yang teratur, yang kedua mengatur pola makan, dan yang terakhir istirahat yang cukup. Tiga hal tersebut sangat penting untuk membuat metabolisme di dalam tubuh menjadi baik. Jika metabolisme baik, pembakaran lemak akan mudah dilakukan, massa otot akan meningkat, sehingga badan kita akan menjadi lebih mudah mencapai "Goal fitness" yang sudah ditetapkan.
Tentunya untuk melakukan hal tersebut di atas, perlu persiapan2 tambahan yang harus dilakukan; Supaya Olah Raga teratur, di hari2 saya menjadwalkan untuk olah raga saya perlu menyiapkan 1 tas yang berisi peralatan untuk Olah Raga; baju, celana, pakaian dalam, peralatan mandi, dan peralatan make up, dan sepatu/sandal. Jenis pakaian yang dibawa tergantung dari jam Olah Raga, kalau pagi berarti saya membawa pakaian kerja, kalau malam berarti saya membawa pakaian Olah Raga.
Untuk urusan makanan yang agak repot; sekarang ini di rumah harus selalu tersedia beras merah, roti gandum, oatmeal, dan buah-buahan. Sebenernya sih gak repot-repot amat, hanya saja tadinya makanan ini tidak selalu ada di rumah, tergantung hari belanja; kalau baru belanja, buah selalu ada, tapi beberapa hari kemudian gak ada dan saya tidak memaksa diri saya untuk belanja buah kalau belum waktunya belanja. Sekarang saya selalu cek lemari es di rumah untuk memastikan buah tersedia, kalau abis.. mampir bentar ke supermarket untuk beli buah.
Jika hendak bepergian yang melewatkan makan siang di luar, termasuk kerja tentunya; saya menyiapkan 1 tempat yang berisi nasi merah, 2/3 porsi buah-buahan, minum air putih, dan roti gandum saya masukkan ke dalam tas jinjing saya. Tapi tenang aja, saya sudah mentraining mbak di rumah untuk menyiapkan keperluan ini, jadi saya tinggal angkat dan bawa pergi.
Pada saat makan di luar; saya sempatkan untuk bertanya cara memasak ke pelayan restoran. Sebisa mungkin saya hindari makanan yang digoreng. Saya berusaha untuk makan dengan low carbo, low fat, hi protein dan serat. Sebenernya gak berat-berat amat sih... nikmati aja; selalu ingat jangan kita hanya memanjakan lidah/mulut, tapi manjakanlah tubuh. Kalau kepengen banget makan yang kurang sehat, biasanya saya hanya mencicipi sedikit; satu sendok atau secuil cukuplah... hanya karena penasaran
Saya juga berusaha untuk istirahat yang cukup; menurut Personal Trainer perlu waktu 6-7 jam beristirahat. Istirahat disini bukan hanya tidur banget tapi tidur-tiduran/leyeh-leyeh termasuk kategori istirahat. Pada saat beristirahat; tubuh melakukan relaksasi dan tetap membakar kalori kalau kita Olah Raga teratur.
Hal lain yang saya lakukan; adalah menambah pengetahuan mengenai kesehatan; saya tambahkan jenis bacaan yang saya baca dengan buku2 mengenai kesehatan; buku "Fat-Loss not Weight Loss, Gemuk tapi Ramping karangan dr Phaidon L. Toruan, MM yang sekarang sedang saya baca. Bukunya bagus secara kualitas fisik, isinya sederhana, bagus, lengkap, cara menyajikannya membuat kita tidak bosan membacanya. Buku-buku karangan Ade Rai mengenai Fitness juga saya baca. Dengan membaca buku, saya menjadi lebih aware dengan hal2 yang saya lakukan; mencocokan dengan program latihan yang diberikan Personal Trainer, mengetahui kapan waktu yang tepat untuk Olah Raga, mengetahui kapan sebaiknya saya makan; sebelum/sesudah Olah Raga, berapa lama waktu yang direkomendasikan untuk Olah Raga, jenis makanan apa yang sebaiknya saya makan, dan masih banyak lagi informasi yang didapat.
Sebenernya gak ada yang sulit dengan pekerjaan tambahan ini; awalnya aja yang sulit karena merubah kebiasaan. Setelah sebulan berjalan, semuanya menjadi biasa aja, tidak merasa direpotkan. Semuanya diawali dari perubahan cara berpikir; karena saya berpikir "project' ini sangat penting untuk kesehatan dan penampilan saya, saya dengan rela hati melakukan perubahan-perubahan kecil yang nantinya akan menjadi gaya hidup saya. Perubahan-perubahan kecil ini akan membawa dampak yang besar terhadap hasil yang diinginkan.
Jangan pernah takut untuk berubah, karena perubahan itu selalu terjadi dalam kehidupan kita. Orang yang tidak mau berubah, seperti buah yang sudah matang dan lama-lama akan menjadi busuk. Kita gak mau kan seperti buah yang membusuk???
Langganan:
Postingan (Atom)