Dua bulan belakangan ini, saya dengan beberapa rekan kerja mempersiapkan project yang akan dilaunch pada awal tahun depan. Sudah beberapa kali meeting kita lakukan, mulai dari mendengarkan paparan visi dan misi dari General Manager, penentuan project leader, brain storming ide2, memilih ide2 yang akan digunakan, pembagian tugas, dsb.
Biasanya, meeting dilakukan di Head office atau di restoran dan memakan waktu 3-4 jam. Meeting yang cukup menguras pikiran dan tenaga, karena kita harus mengeluarkan ide2 yang out of the box.
Jumat ini, akan ada meeting lanjutan. Project Leader meminta waktu kita sehari penuh.... wuih.... luar biasa. Kebayang dong capenya dan garing kalau meetingnya di Head Office. Meeting sehari penuh kan perlu energi yang banyak, ya gak? Makanan apa yang ada di Head office?? Paling cuman ada makanan2 kecil dari mpok Oneng dan teh botol tentunya..
My Blackberry bergetar, ada e mail dari Mbak Retno, salah satu tim di project ini. Tulisannya begini: "Mau di mana meetingnya?? Di rumah saya atau di Head Office." Tidak lama setelah e mail itu, beberapa kali my BB bergetar karena balasan teman2 di project menanggapi e mail Mbak Retno. Sudah bisa diduga, 100% memilih meeting di rumah mbak Retno.
Banyak alasan kenapa semua memilih di rumah mbak Retno; rumahnya besar, ada kolam renang, wifi, lega, pake AC... tapi yang paling menarik, karena mbak Retno senang menjamu teman2nya dengan makanan yang enak-enak. Beberapa kali mbak Retno membawa Brownies bakar dan Banana Bread ke kantor.. Hm... yummiee.. rasanya legit tapi gak "magteg". Saya paling suka Banana Breadnya, rasa pisang dalam adonan rotinya begitu menggoda, pas sekali rasanya.. Two thumbs up buat Banana Bread buatan mbak Retno.
Saya agak terintimidasi dengan acara ini, takut tergoda dengan makanan2 lezat itu.. Bisa kacau program yang sedang saya jalankan. Tapi..... 'tring-tring'... saya ingat kalau mbak Retno selalu membawa makan sendiri ke kantor, isinya nasi merah dan sayur2an dicampur dengan olive oil... Hahaha... saya pernah dikasih mbak Retno makanan itu ketika saya ditinggal makan siang oleh teman-teman. Rasanya.... weks!!! gak ada rasa... saya menghabiskan nasi merah + sayur2an itu karena gak enak sama mbak Retno. Ternyata mbak Retno sekarang menjalankan gaya hidup sehat, salah satunya dengan makan makanan sehat. Mbak Retno juga rajin Gym dan menggunakan Profesional Trainer untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya.
Ini makanan yang ditawarkan mbak Retno di email untuk makan siang : Burger, Hot dog, Grilled chicken, French Fries, Brownies, Banana Bread, dan makanan jajanan pasar... Saya reply e mail mbak Retno : " mbak Retno, sediain nasi merah ya..." Jawaban mbak Reno :"oke". Cukup melegakan...
Hari H nya tiba; hidangan pertama disajikan.. aneka jajanan pasar; ada pastel, lapis, bolu kukus, kroket, lemper, sosis solo, dan banyak lagi. Teman2 langsung menyerbu; gak ada deh yang makan cuman 1 potong.. rata-rata 2-3 potong. Tadinya saya gak akan makan, tapi tergoda juga lho... saya makan 1 potong pastel pake cabe rawit tentunya. Ennnnak banget!! Adonan di dalem pastelnya itu lho... campuran daging cincang, wortel, buncis, dan kentang... hm.... rasanya pengen nambah lagi... tapi STOP!! Mbak Retno memandang saya, dia tau kalau saya sedang menjalan program menurunkan berat badan. Dengan sigapnya mbak Retno menawarkan buah-buahan.. Haduh.. suka cita sekali saya mendengarkannya. Mbak Retno menyiapkan sepiring besar buah-buahan berisi potongan-potongan kecil mangga, apel, pepaya, nenas, dan jeruk.
Meeting dimulai, semua team konsentrasi menuangkan ide2 nya. Kadang-kadang terjadi keributan-keributan kecil, guyonan-guyonan, cela-celaan, tapi serius juga sih... Kalau mulai kehabisan ide, pada ke meja makan ambil makanan dan minuman. Termasuk saya, tapi saya hanya ngemil buah-buahan.
Adzan berkumandang, menandakan para pria yang muslim dipanggil ke mesjid untuk sholat Jum'at. Yang tidak sholat Jum'at mulai memasak.... ya.. "Barbeque Party".. Teman2 mulai memanggang 3 jenis daging hidangan. Sosis yang gede, ukurannya kurang lebih 15 cm dengan diameter 4 cm, bukan sosis biasa yang kecil2, tapi sosis kelas premium... pasti enak banget. Olahan daging burger yang tebel banget. Mbak Retno buat adonan sendiri untuk daging burger ini, sehingga ukurannya tebal dan bumbunya sangat terasa, hmmmmm..... haruuuum. Yang ketiga, chicken yang sudah dimarinasi dengan barbeque saus. Ternyata para lelaki lebih jago lho dalam urusan ini, mereka semangat banget memanggang para daging2 yang jumlahnya cukup banyak. Harumnya panggangan terasa sampai meja makan......
Waktu makan tiba, semua tim sudah lengkap di meja... Semua mulai menyiapkan makanan masing2; ada yang buat hot dog, burger, dan mulai menyusun makanan di piring masing2. Hampir semua tim menambah lauknya pada saat santapan pertama habis. Kalau saja saya mengikuti keinginan, pasti saya akan melakukan hal yang sama. Tapi...., saya ingat dengan komitmen yang telah saya buat. Saya hanya makan 1 grilled chicken bagian dada dan nasi merah. Ditambah sepotong kecil daging untuk burger (yang ini penasaran aja, soalnya semua bilang uennaaakkkk.... banget). Hhhhmmmmmm.... semua sangat bersemangat makan sambil becanda, tangan berseliweran di atas meja makan, bolak balik ke panggangan karena masih ada yang belum mateng, mulut terus bergerak mengunyah... seru banget.. Saya pun merasakan kegembiraan itu meskipun saya tidak terlalu banyak makan...
Jam makan selesai!! dilanjutkan dengan meeting sesi ke 2.... produktivitas agak menurun, karena kekenyangan.. mata mulai kiyip2, otak sulit untuk berpikir... Penyakit sesudah makan siang mulai melanda... Tapi..., meeting ini harus membuahkan action plan.. Mbak Retno mulai memberi semangat semua tim untuk terus bekerja..
Jam 3 sore: perlu energi baru, udah pada gak tahan... 15 minutes break... Mbak Retno mulai sibuk lagi mengeluarkan "DESSERT"!!! dan kopi... Banana Bread dan Brownies andalan Mbak Retno.. Tangan mulai berseliweran di atas meja, mulut kembali mengunyah dan menyeruput kopi buatan mbak Retno. Teman2, kira2 saya ikutan makan gak???? Hmmmmm... kali ini, saya BERHASIL menahan diri... saya ngemil buah yang masih ada di mangkok, nggak kalah enaknya dengan Banana Bread dan Brownies (.... hehehe... menghibur diri...). Meeting dilanjutkan lebih produktif, karena harus menghasilkan action plan di jam 4 sore!!
Jam 4 sore : konsep sudah selesai, mbak Retno membacakan apa2 saja yang sudah kita kerjakan sehari penuh... Luar biasa!!! Meeting selesai dengan hasil yang memuaskan!! Puas dalam arti menghasilkan sebuah konsep dengan action plan nya, perut kenyang dengan makanan yang luar biasa banyak dan enak. Ditambah buah tangan untuk dibawa pulang.... BROWNIES!! Kalau yang dibawa pulang ini saya tidak menolak.. bukan untuk saya, tapi untuk my little princess dan my hubby di rumah...
Teman2, kalau komitmen sudah dibuat; godaan2 tidak akan berarti untuk kita.. kadang meleset dikit, tapi kita akan kembali pada track nya. Komitmen sangat penting dalam pencapaian suatu target.
Salah satu komitmen yang saya buat adalah mengikuti saran my Personal Trainer untuk makan rendah kalori dan fat. Dan dalam situasi party ini; Saya merasa berhasil mempertahankan komitmen yang sudah dibuat untuk tidak makan lebih dari seharusnya dengan pilihan-pilihan makanan tertentu.
Terima kasih mbak Retno untuk juga menyiapkan makanan pilihan untuk saya.... Terima kasih my Personal Trainer yang memberikan support untuk mempertahankan komitmen yang sudah dibuat. Terima kasih Tuhan untuk nikmat luar biasa yang telah Engkau berikan....
Tadi sudah komen tapi error hehe...
BalasHapusMbak tulisannya keren punya euy. Saya punya buku yang se-genre dengan tulisan-tulisan mbak ini
ma kasih Bamby... layak gak dibukukan..
BalasHapus